Biaya Sunat di Puskesmas, Segini Kisarannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya sunat di puskesmas menjadi informasi yang perlu diketahui oleh para orang tua sebelum mengkhitankan putra mereka. Dengan begitu, para orang tua pun bisa menyiapkan dana yang sesuai dan prosesi sunat bisa dilaksanakan dengan lancar.
Sebagai informasi, pelayanan sunat atau khitan di puskesmas yang dilakukan atas permintaan sendiri tidak dijamin BPJS Kesehatan. Namun, besaran tarif untuk pelayanan sunat di puskesmas umumnya lebih terjangkau dibandingkan di rumah sakit.
Lantas, berapa biaya sunat di puskesmas? Simak terus uraian artikel ini untuk mengetahui informasi lengkap seputar sunat, mulai dari pengertian hingga kisaran biaya pelayanannya di puskesmas terbaru.
Sekilas tentang Sunat
Dalam ilmu medis, sunat adalah proses menghilangkan sebagian atau seluruh kulit paling luar yang menutup alat genital laki-laki. Proses ini tidak ada hubungannya dengan budaya atau agama tertentu karena sudah dilakukan secara turun temurun di seluruh dunia.
Mengutip buku Seri Biologi Organ Tubuh Manusia yang dituliskan oleh Petshopbox Studio, prosesi sunat pertama kali dilakukan pada zaman kerajaan mesir tahun 1300 SM.
Prosesi sunat tidak harus dilakukan saat masih bayi atau anak-anak, orang dewasa tetap bisa melaksanakannya selama ia memang belum pernah dikhitan.
Sunat bisa memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan laki-laki, di antaranya membuat penis lebih mudah dibersihkan, mengurangi risiko infeksi saluran kencing, mengurangi risiko HIV/AIDS, dan masih banyak lagi.
Tata cara sunat di setiap negara bisa berbeda, tergantung tradisi dan budayanya. Di Indonesia, sunat umumnya dilakukan di puskesmas, rumah sakit, atau klinik dengan bantuan dokter.
Baca juga: Manfaat Khitan Menurut Pandangan Islam dan Dunia Medis
Biaya Sunat di Puskesmas
Berdasarkan informasi yang telah Berita Bisnis rangkum dari berbagai sumber, berikut kisaran biaya sunat di puskesmas untuk bayi, anak-anak, remaja dan dewasa.
Biaya sunat di puskesmas untuk bayi (usia 7 hari-1 tahun): Rp600.000 hingga Rp800.000.
Biaya sunat di puskesmas untuk anak-anak (usia 2-12 tahun): Rp600.000 hingga Rp850.000.
Biaya sunat di puskesmas untuk remaja dan dewasa (usia 12 tahun ke atas): Rp900.000 hingga Rp1.000.000.
Menurut keterangan yang dituliskan dalam laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), biaya sunat di puskesmas dapat berubah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.
Oleh karena itu, disarankan untuk menyiapkan dana lebih sekitar 20-30% dari biaya yang telah ditetapkan puskesmas agar prosesi sunat bisa berjalan tanpa hambatan.
(NDA)
