Capital Loss: Pengertian, Kategori, dan Cara Menghitungnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Capital loss adalah selisih antara harga beli dan harga jual aset saat harga jual aset lebih rendah dari harga belinya. Kerugian ini tak akan terealisasi sampai aset modal dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga semula.
Untuk mengetahui informasi seputar capital loss lebih rinci, simak pengertian dan cara menghitungnya di artikel Berita Bisnis ini.
Pengertian Capital Loss
Mengutip cleartax.in, capital loss atau kerugian modal adalah kehilangan yang terjadi ketika nilai aset modal menurun. Aset modal dapat berupa saham, investasi, obligasi, kendaraan, dan real estat.
Merujuk corporatefinanceinstitute.com, capital loss tak akan terjadi hingga aset tersebut dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga beli semula. Sementara, capital gain didefinisikan sebagai keuntungan yang terjadi ketika aset dijual dengan harga yang lebih tinggi.
Contoh capital loss adalah investor B membeli rumah seharga Rp2,5 miliar dan lima tahun kemudian investor B menjualnya seharga Rp2 miliar. Investor tersebut merealisasikan capital loss sebesar Rp500 juta.
Kategori Capital Loss
Mengutip investopedia.com, tak seperti capital gain, capital loss dapat dibagi menjadi tiga kategori sebagai berikut:
1. Realized Losses
Realized losses atau kerugian yang direalisasi adalah kerugian yang diakui ketika aset dijual dengan harga lebih rendah dari harga pembelian awal.
Kerugian yang direalisasikan terjadi ketika aset yang dibeli pada tingkat yang disebut sebagai biaya atau nilai buku. Kemudian itu dicairkan dengan nilai di bawah nilai bukunya.
2. Unrealized Losses
Unrealized losses atau kerugian yang belum direalisasi adalah kerugian "di atas kertas" karena kepemilikan aset yang harganya menurun. Namun pemilik belum menjualnya dan merealisasikan kerugian tersebut.
3. Recognized Losses
Recognized losses atau kerugian yang diakui terjadi ketika investasi atau aset dijual dengan harga lebih rendah dari harga belinya.
Kerugian yang diakui dapat dilaporkan untuk tujuan pajak penghasilan dan kemudian dibawa ke periode mendatang, sehingga mengurangi pajak keuntungan modal yang harus dibayarkan investor atas keuntungan yang diakui.
Cara Menghitung Capital Loss
Capital loss adalah selisih antara harga beli dan harga jual aset yang dapat dituliskan dalam rumus sebagai berikut:
Capital Loss = Harga Beli - Harga Jual
1. Contoh Perhitungan
Perusahaan furnitur A ingin memperluas unit manufakturnya. Untuk tujuan tersebut, perusahaan membeli pabrik senilai Rp6 miliar. Sepuluh tahun kemudian, perusahaan memutuskan untuk menjual pabrik tersebut untuk meningkatkan ke pabrik yang lebih besar.
Perusahaan menjual pabrik tersebut seharga $5,6 miliar. Maka, berapa capital loss yang didapat perusahaan?
Capital Loss = Harga Beli - Harga Jual
Capital Loss = Rp6 miliar - Rp5,6 miliar
Capital Loss = Rp400 juta
Maka, perusahaan mengalami capital loss sebesar Rp400 juta dari penjualan tersebut.
Sekian pengertian capital loss, kategori, dan cara menghitungnya yang bisa disimak. Semoga bermanfaat.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa saja contoh aset modal?

Apa saja contoh aset modal?
Aset modal dapat berupa saham, investasi, obligasi, kendaraan, dan real estat.
Apa rumus capital loss?

Apa rumus capital loss?
Capital Loss = Harga Beli - Harga Jual
Apa itu recognized losses?

Apa itu recognized losses?
Recognized losses atau kerugian yang diakui terjadi ketika investasi atau aset dijual dengan harga lebih rendah dari harga belinya.
