Cara Hitung Gross Profit Margin dan Contohnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gross profit margin merupakan salah satu indikator kunci dalam menilai kemampuan perusahaan mendapatkan laba. Bagi pengusaha, menghitung rasio ini penting untuk mengetahui seberapa efisien bisnis dalam menghasilkan keuntungan dari penjualan produk atau jasa.
Supaya lebih memahami cara menghitung gross profit margin, simak pembahasan selengkapnya yang diuraikan pada artikel di bawah ini mengenai rumus dan contoh soalnya.
Cara Hitung Gross Profit Margin
Gross profit margin biasa disebut juga sebagai margin laba kotor. Pada dasarnya rasio ini menunjukkan nilai relatif antara nilai laba kotor terhadap nilai penjualan.
Mengutip dari buku Dasar-dasar Memahami Rasio dan Laporan Keuangan (2020) yang ditulis oleh Dr. Darmawan, M.AB, laba kotor adalah nilai penjualan dikurangi harga pokok penjualan.
Adapun rumus untuk menghitung margin laba kotor adalah sebagai berikut.
Gross profit margin= (laba kotor : penjualan) x 100 persen
Keterangan:
Laba kotor: penjualan dikurangi dengan harga pokok penjualan (HPP)
Penjualan: total pendapatan dari penjualan produk atau jasa selama periode tertentu.
Dari formula tersebut dapat diketahui bahwa rasio ini menunjukkan seberapa besar laba kotor yang diperoleh perusahaan untuk seluruh penjualannya.
Semakin besar nilai rasionya, semakin besar laba kotor yang diperoleh perusahaan. Artinya, profitabilitas perusahaan semakin tinggi dan tingkat keuntungan dalam laba kotor juga tinggi.
Selain itu dapat juga dikatakan bahwa semakin tinggi rasio ini menandakan semakin rendahnya beban pokok penjualan perusahaan dan semakin tinggi efektivitas kinerja operasi penjualan.
Baca Juga: Apa itu Costing? Ini Pengertian, Tujuan, dan Metodenya
Contoh Soal Menghitung Gross Profit Margin
Gross profit margin adalah perbandingan antara kegiatan usaha murni setelah dikurangi biaya-biaya. Rasio ini digunakan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.
Untuk memperjelas, berikut contoh soal yang bisa membantu memahami cara menghitung margin laba kotor.
Perusahaan AAA menjual produk dengan total pendapatan penjualan sebesar Rp500.000.000 dalam satu bulan. Sedangkan untuk HPP (harga pokok penjualan) pada periode tersebut diketahui sebesar Rp300.000.000. Berapa gross profit margin dari perusahaan tersebut?
Tahap 1: Menghitung Laba Kotor
Laba Kotor = Penjualan - HPP
Laba Kotor = Rp500.000.000 - Rp300.000.000
Laba Kotor = Rp200.000.000
Tahap 2: Mengitung Gross Profit Margin
Gross Profit Margin= (Laba kotor / Penjualan) x 100 persen
Gross Profit Margin= ( Rp200.000.000/Rp500.000.000) x 100 persen
Gross Profit Margin= 0,4×100 persen
Gross Profit Margin= 40 persen
Jadi, gross profit margin perusahaan AAA adalah sebesar 40 persen.
(SA)
