Cara Kerja Reseller dan Tips Menjadi Salah Satunya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebenarnya bagaimana cara kerja reseller? Dilihat dari namanya, mungkin kamu sudah bisa menebak apa itu seorang reseller. Kata reseller bisa diartikan sebagai ‘orang yang menjual kembali’, atau menjual kembali produk yang dijual oleh pihak pertama atau dengan kata lain produsen.
Namun, menjual kembali yang dimaksud bukan berarti menjual barang bekas atau barang tangan kedua. Reseller menjual produk baru layaknya yang berasal dari pihak produsen. Perannya mirip seperti distributor.
Keuntungan menjadi seorang penjual ulang adalah pelaku tak perlu melakukan produksi, sehingga akan lebih hemat tanpa mengeluarkan biaya dan waktu untuk melakukan produksi. Tugas penjual ulang ialah memasarkan produk yang dibeli dari pemasok dan mendagangkannya kepada pelanggan.
Cara Kerja Reseller
Untuk menjadi seorang reseller, terlebih dahulu kamu perlu membeli produk dari pemasok yang dapat dijual kembali. Biasanya pemasok akan mematok harga lebih rendah dari harga normal kepada reseller. Jadi, kamu bisa meraup keuntungan.
Cara kerja reseller sedikit berbeda dengan dropshipper. Peran dropshipper umpamanya adalah sebagai perantara saja. Seorang reseller dapat menentukan sendiri harga produknya, sedangkan dropshipper memutuskan harga produk sesuai kebijakan pemasok.
Tips Menjadi Reseller
Tips Menjadi Reseller yang Sukses
Lalu, bagaimana tips untuk menjadi seorang reseller yang sukses? Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjadi reseller yang sukses dan menghasilkan keuntungan.
1. Perhatikan Pemilihan Produk
Sebelum mulai menjadi seorang reseller, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah melakukan riset terhadap produk yang rencananya akan dijual. Pilihlah produk yang menarik dan memiliki pangsa pasar yang tinggi agar keuntungan lebih maksimal. Kamu juga perlu mempelajari kelebihan dan kekurangan produk yang akan dijual.
2. Cari Pemasok Tepercaya
Memilih pemasok atau supplier yang profesional dan tepercaya adalah dasar dari membangun bisnis model ini. Hal ini perlu kamu lakukan guna memperoleh harga semurah mungkin dengan kualitas produk sebaik mungkin. Kalau bisa lakukan survei dengan mendatangi secara langsung pemasok utama barang.
3. Kenali Kompetitor dan Tetapkan Harga Jual
Amati dan pelajari kompetitor yang ada di lapangan. Perhatikanlah berapa harga yang kamu tawarkan untuk menjual produk serupa. Perhatikan juga cara mereka menjual dan hal menarik apa yang bisa dijadikan pelajaran. Setelah mempelajarinya, tetapkan harga produk yang masuk akal untuk segmen pasar yang kamu sasar. Hindari mematok harga yang terlalu mahal agar daya beli masyarakat meningkat.
4. Promosikan Produk
Setelah melakukan ketiga hal di atas, kamu bisa mulai memasarkan dan mempromosikan produk. Untuk proses awal, kamu bisa mempromosikan produk yang dijual ke orang-orang terdekat terlebih dahulu, misalnya, kepada teman atau keluarga.
5. Evaluasi
Terakhir, lakukan evaluasi secara berjangka. Hal ini perlu dilakukan untuk menilai sejauh mana perkembangan penjualan. Untuk menghitung untung rugi penjualan dan membuat strategi baru penjualan.
Itulah cara kerja menjadi penjual ulang (reseller) secara singkat dan tips menjadi salah satunya. Semoga bermanfaat!
(AMP)
Baca juga: 5 Situs yang Cocok untuk Reseller Dropship Agar Raup Cuan
