Cara Membaca Indikator MACD untuk Trader Forex

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
5 Agustus 2022 16:22
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cara membaca indikator MACD. Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membaca indikator MACD. Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Cara membaca indikator MACD perlu dipahami setiap trader investasi Forex. Metode ini bertujuan untuk menunjukkan arah tren dan momentum pasar yang sedang terjadi.
ADVERTISEMENT
MACD merupakan singkatan dari Moving Average Convergence Divergence. Ini adalah indikator momentum yang menunjukkan tren pergerakan harga, tepatnya hubungan antara dua Moving Average (MA) dari harga suatu aset.
Dikutip dari buku Solusi Investasi di Bursa Saham Indonesia karya Hendra Syamsir, MACD dikembangkan oleh Gerald Apple, seorang pendiri Signalert Assest Management.
Biasanya, indikator MACD berguna untuk membantu trader dalam memahami pergerakan bullish atau bearish, apakah aset mereka sedang berada pada harga yang menguat atau melemah.
Kondisi tersebut bisa terlihat pada hubungan MA atau Moving Average pada jangka panjang maupun jangka pendek. Untuk mengetahui cara membaca indikator MACD, simak terus penjelasan di bawah ini.

Elemen-elemen dan Rumus Indikator MACD

Ilustrasi elemen indikator MACD. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi elemen indikator MACD. Foto: Pexels.
Sebelum mengetahui cara membaca indikator MACD, kamu perlu memahami elemen-elemen MACD dan rumus menghitung indikator MACD.
ADVERTISEMENT
Dijelaskan pada buku Dasar Investasi dan Trading Cryptocurrency oleh Alief K, indikator MACD memiliki 3 bagian yang terdiri dari 2 garis dan 1 histogram. Ketiga elemen tersebut adalah sebagai berikut:
  • Signal Line: Biasanya berwarna merah. Itu dihitung dari Exponential Moving Average (EMA) dalam rentang waktu 9 hari. Yang perlu diingat periode ini bisa berubah sewaktu-waktu.
  • MACD Line: Garis ini dihitung dari pengurangan EMA selama 26 hari dan 12 hari (EMA12 – EMA26). Periode ini dapat diubah sesuai preferensi.
  • MACD Histogram: Grafik Bar MACD histogram dihitung dari pengurangan nilai MACD line dengan signal line (MACD line – Signal Line).
Masih dari sumber yang sama, rumus menghitung MACD, yaitu selisih antara EMA jangka panjang 26 periode dari EMA jangka pendek 12 periode. Secara matematis, rumusnya bisa ditulis sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
MACD (Moving Average Convergence Divergence) = 12 Period EMA – 26 Period EMA

Cara Membaca Indikator MACD dengan benar

cara membaca indikator MACD. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
zoom-in-whitePerbesar
cara membaca indikator MACD. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Setelah mengetahui elemen dan rumusnya, para trader juga perlu memahami cara membaca indikator MACD secara tepat dengan membaca hubungan tiap elemen yang telah disebutkan di atas.
Cara Membaca Indikator MACD
Dikutip dari laman Pintu, cara baca indikator MACD dengan benar berdasarkan elemen MACD adalah sebagai berikut:
1. Gunakan MACD Line dan Signal Line
MACD line digunakan untuk mengetahui atau menunjukkan tren yang sedang terjadi di pasar. Jika nilai MACD positif dengan artian di atas nol, berarti pasar sedang bersifat bullish. Sedangkan bila nilai MACD negatif atau di bawah nol, pasar sedang bersifat bearish. Jika MACD line menembus ke atas Signal Line, biasanya trader akan membeli aset karena pasar mulai memasuki tren bullish. Pun begitu sebaliknya, jika MACD line menembus ke bawah Signal Line, trader akan menjual aset karena pasar mulai memasuki tren bearish.
2. Gunakan MACD Histogram
Menggunakan indikator MACD Histogram bertujuan untuk menentukan langkah trading selanjutnya. Hasil grafik histogram merupakan grafik bar yang berfluktuasi di atas dan di bawah garis nol. Sinyal beli terjadi apabila MACD histogram bernilai positif. Sementara sinyal jual terjadi ketika MACD histogram bernilai negatif. Patokan yang bisa dijadikan dasar para trader adalah apakah grafik histogram sudah membentuk puncak atau belum. Artinya apakah pasar sudah mencapai titik jenuh beli atau titik jenuh jual. Biasanya, trader akan membeli atau menjual aset ketika telah terjadi satu atau dua penurunan dari garis terpanjang pada grafik histogram.
Demikian penjelasan mudah cara membaca indikator MACD yang bisa dilakukan oleh trader. Garis besarnya, ketika tren harga saham sedang baik maka garis MACD akan berada di atas level 0 (positif). Sedangkan ketika harga turun, maka garis MACD akan berada di bawah level 0 (negatif).
(IPT)