Cara Menghitung Biaya Peluang dan Contohnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya peluang adalah nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan ketika seseorang memilih satu tindakan di atas yang lain. Biaya ini timbul karena adanya kesempatan yang terbaik dari beberapa pilihan.
Mengutip buku Evaluasi Ekonomi di Bidang Kesehatan: Teori dan Aplikasi, biaya peluang atau opportunity cost didefinisikan sebagai sejumlah nilai peluang yang hilang akibat dari suatu kesempatan yang dipilih daripada kesempatan lainnya.
Oleh karena itu, agar kesempatan untung semakin besar, penting untuk memahami cara menghitung biaya peluang. Simak terus uraian di bawah ini untuk mengetahui penjelasan lengkapnya.
Cara Menghitung Biaya Peluang
Dalam dunia bisnis, biaya peluang dapat dihitung secara matematis dengan menggunakan rumus berikut:
Biaya peluang = FO – CO
Keterangan:
FO = Return on best foregone option (nilai peluang yang tidak dipilih).
CO = Return on chosen option (nilai peluang yang dipilih)
Selain menggunakan rumus matematis di atas, menghitung biaya peluang juga bisa dilakukan dengan cara sederhana berikut ini.
Identifikasi semua pilihan yang tersedia.
Setelah itu, hitung nilai atau keuntungan potensial dari setiap pilihan.
Tentukan alternatif yang memiliki nilai tertinggi.
Kemudian biaya peluang dihitung dengan mengurangkan nilai dari alternatif yang dipilih dengan nilai dari alternatif terbaik yang tidak dipilih.
Baca Juga: 3 Jenis Biaya Produksi dan Contohnya
Contoh Menghitung Biaya Peluang
Agar semakin paham dengan cara menghitung biaya peluang di atas, berikut contoh dari tiap perhitungan yang bisa disimak.
1. Contoh menghitung biaya peluang dengan rumus
Jika Anda memilih investasi, pengembalian investasi yang akan Anda peroleh sebesar 17% per tahun. Sementara itu, apabila Anda memilih untuk menggunakannya sebagai modal usaha, kemungkinan Anda akan menghasilkan keuntungan sebesar 12 persen per tahun.
Karena berpikir berinvestasi memiliki risiko tinggi, akhirnya Anda memilih menggunakan uang tersebut untuk modal usaha.
Jika dihitung dengan rumus biaya peluang di atas, penjabarannya menjadi:
Biaya peluang = FO – CO
= 17% - 12%
= 5%
Jadi, dapat dikatakan Anda akan kehilangan keuntungan sekitar 5% akibat tidak menggunakan uang Anda untuk investasi.
2. Contoh menghitung biaya peluang dengan cara sederhana
Misalkan Anda memiliki waktu luang 2 jam, dan Anda harus memilih antara bekerja lembur atau mengikuti kursus daring. Jika bekerja lembur, Anda bisa mendapatkan Rp100.000.
Namun, jika mengikuti kursus online, Anda akan mendapatkan pengetahuan baru yang dapat meningkatkan pendapatan Anda di masa depan sebesar Rp150.000.
Biaya peluang dari memilih bekerja lembur adalah Rp50.000, yaitu nilai tambahan yang Anda peroleh dari mengikuti kursus daring dikurangi pendapatan dari bekerja lembur (Rp150.000 - Rp100.000).
Menghitung biaya peluang adalah langkah penting dalam pengambilan keputusan, terutama ketika dihadapkan pada pilihan dengan sumber daya yang terbatas.
Dengan memahami konsep ini dan menerapkannya dalam keputusan sehari-hari, Anda dapat membuat pilihan yang lebih bijak dan memaksimalkan keuntungan di masa depan.
(NDA)
