Cara Menghitung Biaya Variabel per Unit dalam Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu komponen penting saat menghitung biaya produksi suatu perusahaan adalah biaya variabel. Informasi mengenai biaya ini berguna bagi manajemen perusahaan ketika akan mengambil keputusan bisnis.
Biaya variabel bersifat dinamis dan tergantung pada tingkat volume produksinya. Jika produksi meningkat, biaya variabel juga akan meningkat. Untuk mengetahui cara menghitung biaya variabel selengkapnya, simak penjelasan berikut ini.
Apa Itu Biaya Variabel?
Mengutip dari buku yang berjudul Buku Ajar Ekonomi Teknik karya Santosa, dkk, biaya variabel atau variable cost merupakan biaya yang jumlah totalnya berubah secara proporsional saat volume produksinya juga berubah.
Jumlah biaya variabel tergantung pada kuantitas yang diproduksi atau dijual. Ketika keluaran rendah, maka biaya variabel yang terkait dengan produksi berkurang. Pun begitu sebaliknya, semakin banyak produk yang diproduksi atau dijual, semakin tinggi biaya variabel yang akan dikeluarkan.
Beberapa biaya yang diklasifikasikan sebagai biaya variabel pada sebuah perusahaan antara lain.
Biaya tenaga kerja langsung, yakni tenaga kerja yang terlibat langsung dalam operasional. Biaya ini dibayarkan ke pekerja untuk setiap unit yang mereka selesaikan atau jual.
Biaya bahan baku langsung, yakni bahan baku yang akan disesuaikan dengan tingkat produksi per satuan waktu, sehingga semakin banyak rencana produk yang akan diproduksi, semakin banyak kebutuhan bahan baku.
Komisi penjualan, yakni biaya yang dihitung dari setiap keberhasilan penjualan produk. Biasanya perusahaan akan mengeluarkan biaya komisi penjualan dalam upaya mencapai target penjualan.
Biaya lembur pekerjaan, yaitu biaya upah untuk jam yang dihabiskan oleh pekerja dalam melakukan pekerjaan tambahan.
Biaya overhead termasuk sebagai biaya variabel. Ini adalah biaya yang tidak berkaitan langsung pada proses produksi, tetapi berguna dalam operasional sehari-hari. Beberapa contohnya seperti biaya pembelian alat tulis, dokumen pencetakan, konsumsi harian, dan sebagainya.
Baca Juga: Biaya Overhead: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Cara Menghitungnya
Cara Menghitung Biaya Variabel
Menghitung biaya variabel penting bagi bisnis supaya dapat mengontrol pengeluaran perusahaan dan meningkatkan margin keuntungan. Untuk mengetahui jumlah biaya variabel, gunakan rumus dasar sebagai berikut.
Biaya variabel (BV)= Total biaya (TB) - Biaya tetap (BT)/ kuantitas
Contoh perhitungan:
Pada April 2024, Arya mengeluarkan biaya produksi sejumlah Rp100 juta dengan biaya tetap sebesar Rp10 juta. Sementara jumlah unit barang yang diproduksi oleh Arya pada bulan tersebut sebanyak 5.000 unit. Maka, biaya variabelnya dapat dihitung sebagai berikut.
Biaya variabel per unit pada April 2024
= (Rp100.000.000 - Rp10.000.000) : 5.000
= Rp90.000.000 : 5.000
= Rp18.000
Dengan demikian, biaya variabel untuk produksi pada April 2024 adalah sejumlah Rp18 ribu per unit produk.
(SA)
