Konten dari Pengguna

Cara Mengisi My SAPK BKN, Siapkan Dokumen Berikut

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejumlah PNS lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah PNS lingkup Pemprov DKI Jakarta berjalan memasuki ruang dinasnya saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran di Balai Kota, Jakarta. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

Cara mengisi My SAPK BKN kerap kali ditanyai oleh para PNS yang ingin memperbarui data-datanya secara mandiri. Layanan ini terintegrasi dengan layanan Taspen, BPJS serta notifikasi kenaikan pangkat.

Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) adalah aplikasi yang diluncurkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memudahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh instansi dalam mengakses data kepegawaian.

Pada awal diluncurkannya, memang terlihat ribet karena harus dilakukan secara mandiri. Akan tetapi di kemudian hari, dengan SAPK tentunya membantu pegawai dalam memperbaharui data-datanya secara online.

Melansir laman resmi Badan Kepegawaian Negara, pemutakhiran data mandiri ialah peremajaan dan pembaruan data yang dilakukan ASN itu sendiri agar data menjadi lebih akurat dan terkini.

Cara Buat Akun dan Login My SAPK BKN

Sebelum mengisi My SAPK BKN, ada baiknya kamu telah memiliki akun di My SAPK BKN serta mengetahui cara login melalui website atau aplikasi.

  1. Masukkan alamat mysapk.bkn.go.id pada kolom pencarian

  2. Selanjutnya kamu akan diarahkan ke halaman Login My SAPK BKN. Karena kamu belum memiliki kata sandi untuk bisa masuk ke dalam My SAPK BKN, langkah selanjutnya klik “Lupa Password”.

  3. Masukkan 18 digit Nomor Induk Pegawai pada kolom NIP

  4. Masukkan alamat email yang didaftarkan dan didata oleh BKPSDM Kepegawaian pada instansi masing-masing pegawai.

  5. Klik tombol “Lanjutkan”.

  6. Tunggu beberapa saat hingga kamu akan mendapatkan token yang dikirim melalui email yang telah didaftarkan. Buka email tersebut dan salin nomor token yang tercantum di dalamnya.

  7. Selanjutnya kembali ke laman situs MySAPK

  8. Masukkan atau buat kata sandi yang akan kamu gunakan untuk “Login” ke MySAPK. Jumlahnya minimal 6 karakter dan memakai minimal 1 huruf besar dan 1 angka.

  9. Masukkan kode token ke dalam kolom yang tersedia, kode token ini bisa diperoleh dari email yang dikirimkan sebelumnya

  10. Setelah kata sandi dan token diisi, klik “Reset Password”.

  11. Kotak dialog “Reset Berhasil” akan muncul. Klik “OK” dan kamu akan diantarkan kembali ke laman awal situs web My SAPK BKN.

  12. Setelah berhasil mereset password, lakukan login Kembali ke My SAPK BKN dengan memasukkan NIP sebagai username dan pada kolom password masukkan kata sandi baru.

  13. Selesai, kamu berhasil melakukan login ke aplikasi My SAPK BKN.

Tampilan aplikasi MY SAPK BKN di ponsel. Foto: Google Play Store

Dokumen yang Diperlukan untuk Mengisi My SAPK BKN

Kamu dapat menyiapkan beberapa dokumen pendukung berikut dalam format PDF dengan ukuran maksimal 500 kb karena diperlukan untuk bukti dengan mengupload file tersebut.

  • Kartu Keluarga

  • KTP pribadi, KTP orang tua, dan KTP anak.

  • Akte lahir pribadi dan Akte lahir anak

  • Buku nikah.

  • SK CPNS atau SK PNS.

  • Sertifikat Pelatihan Pra Jabatan (STTPL-LPJ)

  • Surat Perintah Menduduki Jabatan

  • SK Jabatan terakhir

  • SK Pangkat terakhir

  • Ijazah terakhir

  • Transkrip nilai terakhir

  • SKP dua tahun terakhir

Cara Mengisi My SAPK BKN

Cara Mengisi My SAPK BKN

Setelah membuat akun dan login, kamu juga bisa mengakses My SAPK BKN melalui aplikasi yang dapat mengunduhnya melalui Google Play Store.

  1. 1. Buka Laman MySAPK

    Pertama, silakan buka laman mysapk.bkn.go.id. Lakukan login dengan memasukkan NIP dan password yang sebelumnya telah dibuat.

  2. 2. Cek Informasi Peserta

    Pada halaman "Profile Saya" silakan cek informasi yang tertuang apakah sudah benar dan sesuai pada bagian Data Utama, Golongan, Jabatan, Posisi, Pendidikan, Pribadi, dan Keluarga.

  3. 3. Pemutakhiran Data Mandiri

    Apabila data tersebut ada yang tidak sesuai, kamu bisa melakukan pengubahan. Kamu bisa memilih menu "Pemutakhiran Data Mandiri".

  4. 4. Verifikasi Data

    Kemudian kamu bisa melihat dan memverifikasi data pada setiap riwayat yang ada pada 12 bagian. Kamu akan diminta untuk melengkapi riwayat dengan mengunggah dokumen pendukung.

  5. 5. Isi Data Peserta

    Isi dengan saksama pada bagian Riwayat Ubah Profil, Riwayat Pangkat/Golongan, Riwayat Pendidikan, Riwayat Jabatan, Riwayat Peninjauan Masa Kerja, Riwayat CPNS/PNS, Riwayat Diklat/Kursus, Riwayat Keluarga, Riwayat SKP, Riwayat penghargaan, Riwayat Organisasi dan Riwayat CLTN (cuti di luar tanggungan negara).

  6. 6. Submit Pengisian dan Update Data

    Kamu akan menerima notifikasi "Anda menyatakan dengan sadar seluruh data yang Anda isikan adalah benar". Terakhir silakan klik "Submit, jika sukses maka ada notifikasi kalau sudah selesai. Selesai. Kamu telah melakukan pengisian dan mengupdate data mandiri.

Apabila kamu mengalami kendala dalam pengisian, kemungkinan besar penyebab file pdf tidak dapat diunggah adalah karena ukuran file terlalu besar. Maka untuk mengatasinya kita dapat memperkecil ukuran file dengan mengkompresnya dan periksa kembali koneksi internet hingga progress pengisian berubah dari warna merah ke hijau.

Itulah informasi mengenai cara mengisi My SAPK BKN. Ikuti tata cara di atas sesuai dengan langkah yang dianjurkan agar proses pengisian data mandiri dapat berjalan dengan lancar dan berhasil.

(SRS)