Konten dari Pengguna

Cara Menulis Amplop Lamaran Kerja Via Pos yang Baik dan Benar

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seseorang sedang menulis amplop lamaran kerja via pos. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seseorang sedang menulis amplop lamaran kerja via pos. Foto: Unsplash.com

Bagi sebagian pencari kerja, cara menulis amplop lamaran kerja via pos masih diperlukan untuk memenuhi proses rekrutmen secara langsung. Meski kini melamar kerja dapat dilakukan melalui aplikasi dan situs web, tak sedikit perusahaan yang masih menerapkan metode konvensional satu ini.

Umumnya, melamar kerja secara langsung membutuhkan berbagai dokumen penting yang disimpan dalam amplop berwarna cokelat. Dengan demikian, berbagai dokumen penting tersebut tetap aman, rapi, dan bersih.

Mengutip laman Info Kantor Pos, saat mengirim dokumen penting, termasuk berkas lamaran kerja melalui kantor pos, penting untuk memilih jenis amplop yang akan digunakan. Bila dokumen yang akan dikirim berisi surat dan berkas berharga, sebaiknya tambahkan plastik guna menghindari dokumen dari potensi basah.

Di samping itu, pilih ukuran amplop sesuai dokumen yang dikirim. Hal tersebut untuk menghindari dokumen terlipat dan kemungkinan buruk lainnya. Lalu, bagaimana cara menulis amplop lamaran kerja via pos yang baik dan benar? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Cara Menulis Amplop Lamaran Kerja Via Pos

Ilustrasi amplop lamaran kerja. Foto: Unsplash.com

Agar tujuan pengiriman dokumen lamaran pekerjaan tak mengalami kendala, penting bagi pelamar untuk mengetahui penulisan amplop pada berkas lamaran kerja. Selain meminimalkan kesalahan alamat pengiriman, penulisan ada amplop yang benar dapat mempermudah pihak perusahaan dalam menyortir dokumen si pelamar.

Lebih lanjut, berikut cara menulis amplop lamaran kerja via pos:

1. Pastikan seluruh dokumen persyaratan melamar pekerjaan telah dimasukkan dengan rapi. Selain itu, pastikan amplop tertutup dengan aman. Perlu diketahui bahwa penulisan amplop lamaran kerja dibuat dengan format persegi panjang (landscape) bukan berdiri (portrait).

2. Tuliskan identitas secara lengkap di bagian kiri atas amplop lamaran kerja. Kamu dapat mencantumkan nama lengkap dan gelar jika ada, alamat lengkap, kontak yang bisa dihubungi perusahaan, seperti nomor telepon dan alamat email yang aktif digunakan.

3. Selanjutnya, tulis kode atau nama jabatan yang dilamar di bagian kanan atas amplop. Biasanya, pihak perusahaan akan mencantumkan instruksi tentang format lamaran kerja, termasuk kode posisi yang dibuka. Oleh karena itu, cantumkan kode posisi pekerjaan yang dilamar agar pihak perusahaan semakin mudah dalam menyortir dokumen kamu.

Misalnya, kamu melamar di posisi administrasi dan pihak perusahaan menetapkan format Admin01. Maka, sertakan kode tersebut di bagian kanan atas amplop lamaran kerja.

Apabila tak ada format khusus untuk posisi yang dilamar, kamu dapat menggantinya dengan menuliskan posisi yang dilamar sekaligus jurusan sesuai latar pendidikan yang diambil.

4. Setelah itu, tulis pihak penerima dokumen di bagian kanan bawah amplop, dalam hal ini perusahaan tempat kamu melamar pekerjaan. Tulis pihak yang dituju atau penerima surat pada tepi kanan bawah bagian amplop menggunakan huruf kapital.

Agar lebih rapi, kamu juga dapat memanfaatkan stiker label dan mengetikkan isinya di komputer. Setelahnya, kamu dapat mencetak dan menempelkan label tersebut di bagian kanan bawah amplop.

5. Selesai, kamu dapat segera mengirimkan dokumen lamaran kerja tersebut ke kantor pos terdekat.

Itulah cara menulis amplop lamaran kerja via pos yang dapat kamu terapkan secara mandiri. Semoga membantu!

(ANM)