Cara Menulis Kwitansi Jual Beli Tanah dengan Tepat

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kuitansi adalah bukti yang digunakan saat transaksi penerimaan sejumlah uang. Salah satu jenis transaksi yang dapat menggunakan kuitansi sebagai buktinya adalah jual beli tanah.
Pada saat proses jual beli tanah selesai, kuitansi dapat dibuat dan ditandatangani oleh pihak penerima uang dan diserahkan kepada yang melakukan pembayaran.
Lantas, bagaimana cara menulis kuitansi jual beli tanah? Simak uraian artikel di bawah ini untuk mengetahui panduan lengkap menulis kuitansi jual beli tanah dan info lainnya.
Hal-Hal yang Perlu Ada dalam Kwitansi Jual Beli Tanah
Sebelum mengetahui cara menulis kuitansi jual beli tanah, sebaiknya pahami terlebih dahulu hal-hal yang perlu ada di dalamnya. Merujuk buku Administrasi Transaksi SMK/MAK Kelas XI oleh Binti Mahtumah, isi kuitansi jual beli tanah meliputi:
Nomor kuitansi, diisi berdasarkan nomor urut kuitansi yang dikeluarkan penjual.
Telah terima dari, diisi nama pihak pembeli yang melakukan pembayaran
Uang sejumlah, diisi jumlah uang yang dibayarkan, dan diisi dengan huruf
Untuk pembayaran, diisi dengan tujuan pembayaran uang tersebut
Tanggal transaksi, diisi tanggal dilakukannya pembayaran
Jumlah, diisi jumlah uang yang dibayarkan, dan ditulis dengan angka.
Tanda tangan, ditandatangani oleh pihak penjual yang menerima pembayaran, serta di tambah dengan meterai bila dibutuhkan.
Baca juga: Berapa Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah? Ini Rincian dan Cara Melakukannya
Cara Menulis Kwitansi Jual Beli Tanah
Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk menuliskan kuitansi jual beli tanah setelah proses transaksi telah selesai dilakukan:
Siapkan satu lembar kuitansi kosong dan satu buah meterai 10.000.
Tentukan format pengisian yang dibutuhkan untuk kuitansi yang akan Anda buat.
Setelah itu, tentukan tujuan pembuatan kuitansi. Misalnya, uang muka pembelian tanah, maka bubuhkan tujuan tersebut dalam kuitansi.
Kemudian, tuliskan nominal uang dalam transaksi tersebut baik dalam angka maupun terbilang.
Bubuhkan tanda tangan di atas meterai yang telah ditempelkan. Hal tersebut sebagai tanda transaksi tersebut sudah dilakukan dan sah.
Terakhir, jangan lupa cantumkan tanggal dan lokasi transaksi jual beli tanah.
Jenis-jenis Kwitansi Jual Beli Tanah
Ada beberapa jenis kuitansi yang biasanya digunakan sebagai bukti dalam transaksi jual beli tanah atau transaksi lainnya, di antaranya sebagai berikut:
Kuitansi serah terima uang: Kuitansi berisi mengenai jumlah uang yang diberikan pada perusahaan, seseorang atau lembaga. Oleh karenanya, penggunaan kuitansi ini dianggap sebagai bukti pembayaran yang sah dan sudah disetujui kedua belah pihak.
Kuitansi transfer uang: Kuitansi ini kebanyakan digunakan ketika pembayaran yang dilakukan melalui transfer bank. Untuk itu, dalam kuitansi tersebut juga berisi nomor rekening penerima dengan jelas.
Kuitansi bukti pembayaran: Umumnya digunakan sebagai contoh kuitansi jual beli tanah yang sebagai bukti pembayaran bisa dalam bentuk angsuran, pelunasan atau cicilan. Untuk bentuknya sendiri hampir sama dengan kuitansi serah terima uang.
(NDA)
