COGS (Cost of Goods Sold): Pengertian, Tujuan, dan Unsur-unsurnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

COGS atau cost of goods sold dikenal juga sebagai harga pokok penjualan (HPP). Perhitungan harga pokok dari produk-produk yang telah terjual penting bagi suatu perusahaan dagang.
Hal ini bermanfaat bagi manajemen karena dapat membantu perusahaan menentukan laba atau rugi yang didapatkan ketika melakukan penjualan, hingga mampu menentukan strategi bisnis perusahaan di masa yang akan datang.
Dalam menghitung COGS terdapat beberapa komponen yang perlu dimasukkan. Simak penjelasan dalam uraian berikut mengenai pengertian, tujuan, hingga komponen atau unsur yang disertakan dalam menghitung harga pokok penjualan.
Pengertian COGS
Mengutip dari buku Studi Kelayakan Bisnis Tinjauan Teoritas Dan Praktik oleh Prof. Dr. Ir. HR. Abdul Haris, M.M., cost of goods sold atau harga pokok penjualan adalah seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual atau harga perolehan dari barang yang dijual.
Harga pokok penjualan biasanya dijadikan sebagai acuan sebagai penentuan harga jual. Apabila harga pokok penjualan lebih rendah dari harga jual, maka perusahaan memperoleh keuntungan.
Sebaliknya, perusahaan akan mengalami kerugian jika harga pokok penjualan lebih tinggi dari harga jual.
Biaya yang dimasukkan ke perhitungan cost of goods sold yakni biaya yang berhubungan secara langsung dengan produk tertentu yang diproduksi dan dijual perusahaan. Termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead.
Oleh karena itu, harga pokok penjualan dibuat agar perusahaan mengetahui detail biaya dari produk tersebut.
Baca Juga: Petty Cash: Pengertian, Metode Pencatatan, dan Tujuan Dibentuknya
Tujuan Menghitung COGS
Terdapat beberapa tujuan bagi perusahaan menghitung harga pokok penjualan. Dikutip dari buku Anggaran Operasional Perusahaan Manufaktor oleh Vincentia Wahju Widajatun, dkk, dan sumber lainnya, berikut adalah tujuan menghitung cost of goods sold.
Untuk mengetahui keuntungan dan kerugian yang didapatkan perusahaan ketika melakukan penjualan.
Sebagai acuan untuk menentukan harga jual produk.
Bagi investor bermanfaat untuk menghitung nilai margin kotor dan persentase pendapatan yang tersedia untuk menutupi biaya operasional.
Bagi retailer adalah untuk menghitung margin kotor sehingga dapat ditentukan strategi promosi yang akan digunakan.
Mengetahui berapa besar biaya produksi yang akan dikeluarkan perusahaan saat akan memproduksi barang.
Menerapkan strategi dan kebijakan perusahaan di masa depan.
Mengukur dan menganalisa efektivitas dan efisiensi penggunaan biaya pembelian dan tenaga kerja.
Unsur-unsur Pembentuk COGS
Unsur-unsur yang diperlukan dalam menghitung cost of goods sold antara lain:
1. Tenaga Kerja Langsung
Tenaga kerja adalah tenaga kerja yang terlibat secara langsung untuk pengelolaan suatu proses produksi. Besarnya biaya tenaga kerja langsung yang dikeluarkan bergantung terhadap jumlah produk yang dihasilkan.
2. Biaya Overhead
Biaya overhead termasuk salah satu kategori biaya tidak langsung. Contoh dari biaya overhead antara lain biaya sewa, biaya depresiasi perlatan dan juga mesin, biaya penyusutan gedung pabrik, biaya listrik dan air pabrik, biaya pemeliharaan mesin dan pabrik, biaya pengemasan, dan lain-lain.
3. Biaya Bahan Baku
Biaya bahan baku adalah biaya harga bahan pokok yang digunakan untuk membuat produk. Material untuk produksi barang diperoleh melalui pembelian lokal, impor, atau kebutuhan mereka sendiri.
(SA)
