Contoh Ekonomi Kreatif dalam Berbagai Bidang

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ekonomi kreatif adalah kegiatan dalam bidang ekonomi yang didasari pada kreativitas, keterampilan, dan bakat. Adapun contoh ekonomi kreatif kini bisa ditemukan dengan mudah di berbagai bidang.
Ekonomi kreatif telah menjadi sektor yang semakin berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
Selain itu, ekonomi kreatif juga menggambarkan integrasi antara seni, budaya, dan inovasi yang menciptakan nilai ekonomis. Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut seputar ekonomi kreatif dan contohnya.
Pengertian Ekonomi Kreatif
Mengutip buku Ekonomi Kreatif karya Pudhak Prasetiyorini, ekonomi kreatif adalah cara pandang terhadap ekonomi yang mengutamakan inovasi dan cara berpikir baru.
Pengertian ekonomi kreatif juga dijelaskan dalam Diktum Pertama Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Berikut bunyinya:
“Ekonomi kreatif adalah kegiatan yang didasarkan pada kreativitas, keterampilan, dan bakat individu guna menciptakan daya kreasi serta daya cipta yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan.”
Berdasarkan keterangan dalam laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, terdapat 18 subsektor ekonomi kreatif di Indonesia. Subsektor tersebut antara lain:
Pengembangan permainan
Arsitektur
Desain interior
Musik
Seni rupa
Desain produk
Fesyen
Kuliner
Film
Animasi
Video
Fotografi
Desain komunikasi visual
Televisi dan radio
Kriya
Periklanan
Seni pertunjukan dan penerbitan
Aplikasi
Baca juga: 10 Subsektor Ekonomi Kreatif di Indonesia dan Contohnya
Contoh Ekonomi Kreatif
Berikut adalah beberapa contoh ekonomi kreatif dalam berbagai bidang yang dikutip dari buku Ekonomi Kreatif karangan Anggri Puspita Sari, dkk.
1. Industri Film dan Media Kreatif
Produksi film, sinetron, program televisi, dan konten digital adalah contoh industri di bidang media kreatif. Kreativitas dalam cerita, visual, dan presentasi menjadi faktor utama dalam menarik penonton dan audiens.
2. Desain Grafis dan Desain Mode
Industri desain grafis dan mode melibatkan pembuatan desain visual, branding, ilustrasi, dan produk fashion. Desainer menciptakan produk dengan sentuhan estetika yang unik, mencerminkan tren, dan budaya.
3. Musik dan Seni Pertunjukan
Musik, teater, tari, dan seni pertunjukan lainnya adalah bagian penting dari ekonomi kreatif. Seniman menciptakan karya yang menghibur dan menginspirasi, sambil menciptakan lapangan pekerjaan dalam produksi dan pertunjukan.
4. Industri Kreatif Digital
Perkembangan teknologi telah membuka peluang baru dalam ekonomi kreatif digital, seperti permainan video, animasi, aplikasi mobile, dan konten digital lainnya. Inovasi dalam teknologi menjadi fondasi untuk menciptakan pengalaman interaktif dan menarik.
5. Kuliner
Subsektor kuliner memberikan kontribusi yang cukup besar, yaitu 30 persen dari total pendapatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Beberapa contoh industri kuliner dalam ekonomi kreatif, yaitu jajanan sehat, olahan frozen food, dan Korean street food.
(NDA)
