Konten dari Pengguna

Contoh Interview Kerja Bahasa Inggris, Ini Pertanyaan Umum dan Jawabannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Interview Kerja Bahasa Inggris. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Interview Kerja Bahasa Inggris. Foto: Unsplash

Daftar isi

Meski kamu melamar kerja di perusahaan lokal, tapi kamu harus selalu mengantisipasi interview kerja dalam bahasa Inggris. Apalagi jika dalam job posting sudah tertulis bahwa perusahaan tersebut menggunakan bahasa Inggris dalam kesehariannya.

Interview kerja dalam bahasa Inggris pada dasarnya sama saja dengan bahasa Indonesia. Kamu perlu menjawab dengan runut, tidak bertele-tele dan menggunakan tata bahasa yang jelas.

Simak sejumlah pertanyaan yang mungkin ditanyakan pewawancara saat kamu interview kerja dalam bahasa Inggris di bawah ini.

Contoh Pertanyaan Interview Kerja Bahasa Inggris dan Jawabannya

Contoh Pertanyaan Interview Kerja Bahasa Inggris dan Jawabannya. Foto: Pexels

Berikut sejumlah pertanyaan umum dalam interview kerja yang mesti kamu kuasai jawabannya.

1. Tell me about yourself (Perkenalan diri)

Ini adalah pertanyaan yang paling umum dan paling sering ditanyakan di awal pertemuan. Formula pertanyaan di atas bisa berbeda-beda, seperti:

  • Can you tell me a little bit about yourself? (Bisakah kamu ceritakan sedikit tentang dirimu?)

  • Give me an information about yourself! (Beri saya informasi tentang diri kamu!)

Berikan jawaban yang meyakinkan bahwa dirimu adalah kandidat yang paling cocok untuk pekerjaan tersebut sesuai latar belakang. Hindari menjawab dengan hal-hal yang tidak relevan, seperti latar belakang keluarga.

Kamu bisa jawab pertanyaan di atas dengan contoh sebagai berikut.

My name is Ariana, and I am 23 years old. I graduated from the University of California and I am currently living in Jakarta. I’ve been on an internship as a social media officer for 5 months. My duties included writing for Instagram carousel posts, publishing digital content on social media, and ensuring the campaign goes well. I have always been interested in social media and new trends, so that’s why I chose to follow this career path.

2. Why did you decide to apply for this job? (Alasan melamar pekerjaan tersebut)

Pewawancara menanyakan hal ini untuk mengetahui seberapa inginnya kamu untuk bekerja di posisi yang kamu tuju. Selain itu, untuk mengetahui pengalaman serta kontribusi apa saja yang dapat kamu tawarkan.

Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu bisa mengikuti contoh di bawah ini.

Company X is one of the leading e-commerce companies in Indonesia. I have a great interest in the e-commerce industry where it is one of the rapidly growing industries. I am enthusiastic about the fast-paced working culture so I can learn a lot of new things while also working for the company. In my past experience, I have worked as a Data Analyst in which I gathered and manipulated data and transformed it into valuable information in the form of reports to boost the company’s sales.

3. Can you share your understanding of the role you are applying for? (Pengetahuan terkait posisi yang dilamar)

Pertanyaa "Can you share your understanding of the role you are applying for?" biasanya ditanyakan kepada fresh graduate yang belum beperngalaman.

Pertanyaan serupa yang sering juga ditanyakan adalah:

  • What do you know about the position you are applying for? (Apa yang kamu ketahui tentang posisi yang kamu lamar?)

  • How familiar are you with the job position you have applied for? (Seberapa familier kamu dengan posisi pekerjaan yang telah kamu lamar?)

Nah, pastikan kamu riset terkait posisi yang kamu lamar terlebih dahulu. Kemudian kamu bisa menjawab dengan contoh sebagai berikut.

Based on my research, a social media specialist is responsible for creating and implementing social media strategies for a company’s brand or products. They manage the company’s social media presence across different platforms, engage with the audience, and create engaging content to increase the brand’s visibility and awareness. I have experience in creating and implementing social media campaigns for different companies, and I believe my skills would be a good fit for this role.

4. What do you know about our company? (Pengetahuan tentang perusahaan tujuan)

Selain memahami posisi yang dilamar, kamu juga harus memahami perusahaan tempat kamu melamar. Kamu bisa mendapatkan informasi perusahaan dengan mengecek website perusahaan terkait.

Kemudian, kamu bisa menjawab pertanyaan tersebut seperti contoh berikut.

I am quite familiar with this company’s product line and their position in the market. I know that the company has a strong commitment to environmental sustainability, which is a value that aligns with my own beliefs. From my research, I found that the company has been growing rapidly in recent years and has established a solid reputation for quality and innovation.

5. What are your biggest strengths? (Menjelaskan kelebihan)

Jika menghadapi pertanyaan seperti ini, lebih baik kamu menceritakan pengalaman kamu sebelumnya yang mendeskripsikan kelebihanmu dalam dunia profesional.

Berikut contoh jawaban pertanyaan di atas.

I am very good at finding ideas and creating them into engaging content. This is why I started to get into content writing and SEO. I also can handle several tasks, which is why I believe that I can work well in a position requiring someone to handle many tasks.

Baca Juga: 7 Tips Memilih Pakaian Interview Kerja yang Sesuai

6. What is your biggest weakness? (Menjelaskan kekurangan)

Ilustrasi Interview Kerja dalam Bahasa Inggris. Foto: Pexels

Kekurangan juga sering ditanyakan dalam interview bahasa Inggris. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana kamu bisa mengatasi kelemahanmu.

Jadi, selain memaparkan kekurangan diri, jelaskan pula tindakan yang kamu lakukan untuk mengatasi kekurangan tersebut. Berikut contoh jawabannya:

One of my weaknesses is that I am a forgetful person when I am working under pressure. The way I overcome this is to write down the important points in my personal notes so I can refer to and be reminded by the message points that I would like to work on.

7. What are your biggest achievements? (Pencapaian terbaik)

Pertanyaan umum selanjutnya berkaitan dengan pencapaian. Ketika menceritakan pencapaian, sebaiknya sampaikan jawaban yang bisa diukur atau bersifat kuantitatif. Contohnya:

My biggest achievement during my tenure in the product management team is successfully increasing the number of website visits by publishing updated news on the current flight regulations which results in the increasing of website traffic to 35%. Furthermore, my team managed to reduce the number of customer churn by 10% by using feedback data to do predictive analysis on the reason for customer churn.

8. How do you handle conflict in the workplace? (Cara menghadapi konflik di perusahaan)

Cara menjawab pertanyaan ini adalah dengan menggunakan metode STAR.

  • Situation: Memberikan gambaran konteks dan situasi.

  • Task: Jelaskan apa tantangan atau tanggung jawab kamu.

  • Action: Ceritakan semua tindakan yang kamu ambil untuk mengatasi tantangan tersebut.

  • Result: Jelaskan apa hasil akhirnya dan bagaimana hasilnya sesuai dengan tujuan keseluruhan proyek atau perusahaan.

Contohnya adalah sebagai berikut.

During my last job as an Analyst, I was given a project to do User Acceptance Testing (UAT) according to the requirement from the SME. I had a minor configuration mistake while I was in a UAT meeting with the SME. It is regarding the business days date, which was supposed to be 5 business days instead of 7 business days. However during that UAT run, I decided to run the bot normally as the main function of the bot still runs well. I explained the situation carefully for them to understand and to schedule the next UAT session another time.

This experience teaches me to be able to communicate well with the SME using non-technical words when faced with a difficult situation that needs a clear explanation of something they are not familiar with. In the end, I successfully managed to pass the UAT and the user was satisfied with what I presented.

9. Why did you leave your previous job? (Alasan meninggalkan pekerjaan sebelumnya)

Jika kamu resign dari kantor sebelumnya, kemudian melamar pekerjaan baru, pertanyaan ini umumnya akan ditanyakan. Kamu harus berhati-hati pada pertanyaan ini.

Meski kamu memiliki alasan negatif tertentu yang berkaitan dengan perusahaan sebelumnya, berusahalah menjawab senetral mungkin. Berikut contoh jawabannya.

I was very fortunate to be hired by ABC Company. They taught me a lot about digital marketing, and it’s been stimulating to work as a contributor to their creative teams.

However, I’m ready for the next step. Meanwhile, they already have a good digital marketing manager. Then, I see myself can hit the ground running as your next digital marketing manager.

10. What are your salary expectations? (Ekspektasi gaji)

Pertanyaan ini biasanya tidak langsung ditanyakan di pertemuan pertama. Namun, terdapat beberapa perusahaan yang langsung menanyakan ekspektasi gaji.

Tips untuk menjawab pertanyaan ini adalah cari tahu terlebih dahulu kisaran gaji pada posisi tersebut. Kemudian, jangan memberikan angka pasti berapa gaji yang kamu harapkan. Sebaiknya berikan jawaban berupa range besaran gaji yang kamu inginkan. Contohnya:

My salary range is flexible. Of course, I would like to be compensated fairly based on my qualifications and experiences. I would expect a salary in the general range of Rp 4.500.000 to 6.000.000. However, I am still open to discussing these numbers with you.

(DEL)