Konten dari Pengguna

Contoh Surat Perdamaian Perkelahian, Syarat dan Prosedur Pembuatannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh surat perdamaian perkelahian. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Contoh surat perdamaian perkelahian. Foto: Pexels

Contoh surat perdamaian perkelahian seringkali dibutuhkan ketika pihak pelapor dan terlapor berusaha untuk tidak melanjutkan permasalahan ke jalur hukum.

Dikutip dari buku Sosiologi Peradilan Pidana oleh Mohammad Kemal Dermawan dan Mohammad Irvan Oli'i, pembuatan surat perdamaian perkelahian biasanya dibantu oleh pihak kepolisian.

Surat perdamaian perkelahian kemudian ditandatangani kedua belah pihak yang berperkara di atas meterai Rp10.000 sambil disaksikan oleh saksi dari masing-masing pihak.

Contoh Surat Perdamaian Perkelahian

Ilustrasi menandatangani surat perdamaian perkelahian. Foto: Pexels

Merujuk dari buku 101 Draft Surat Perjanjian dan Kontrak oleh Rini Pamungkasih, S.H, berikut contoh surat perdamaian perkelahian yang bisa dijadikan panduan.

SURAT PERJANJIAN PERDAMAIAN

Nomor …/…/…/…

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Anthony Deep

Umur: 32 Tahun

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Kampung Durian

Selanjutnya disebut sebagai: Pihak Pertama

Nama : Jeffy Claw

Umur: 36 Tahun

Pekerjaan: Karyawan Swasta

Alamat: Kampung Durian

Selanjutnya disebut sebagai: Pihak Kedua

Sehubungan dengan telah terjadinya kesalahpahaman antara kedua pihak pada hari Sabtu, 27 Juni 2019 yang berakhir dengan pertengkaran dimana pihak pertama mengalami memar di bahu dan sdah mendapat perawatan. Atas kejadian itu, kedua pihak sepakat untuk berdamai dengan syarat berikut:

Pihak kedua bersedia menanggung biaya untuk pengobatan pihak pertama

Kedua pihak sadar dengan tindakan mereka dan hal itu merupakan suatu kesalahpahaman

Dengan adanya kesepakatan ini, maka kedua pihak menyatakan masalan sudah selesai tanpa ada dendam sama sekali.

Pihak Pertama Pihak Kedua

(Nama Lengkap) (Nama Lengkap)

Baca juga: Pengertian Surat Perjanjian Utang Piutang, Tujuan, Komponen, dan Contohnya

Syarat dan Prosedur Pembuatan Surat Perdamaian Perkelahian

Ilustrasi mengurus surat perdamaian perkelahian. Foto: Pexels

Mengutip laman sippn.menpan.go.id, berikut beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi untuk membuat surat perdamaian perkelahian:

  • Membawa surat pengantar RT

  • Membawa KTP masing masing pihak yang berdamai

  • Fotokopi KTP saksi dari masing masing pihak

  • Meterai Rp10.000 sebanyak 3 lembar

  • Kehadiran pihak dan saksi yang berdamai

Setelah melengkapi persyaratan di atas, berikut prosedur untuk membuat surat perdamaian perkelahian:

  1. Pemohon mengajukan berkas ke petugas bagian pelayanan di kantor polisi.

  2. Petugas bagian pelayanan meneliti berkas permohonan, apabila sudah lengkap diproses apabila belum lengkap dikembalikan kepada pemohon.

  3. Petugas bagian pelayanan membuat surat perdamaian perkelahian dan diserahkan kepada Kasi Kesejahteraan Sosial (Kessos).

  4. Kasi Kesejahteraan Sosial meneliti dan memverifikasi berkas permohonan. Apabila sudah lengkap diserahkan kepada sekretaris. Namun, apabila belum lengkap akan dikembalikan kepada pemohon melalui petugas bagian pelayanan.

  5. Sekretaris memverifikasi berkas permohonan dan menyerahkan kepada Lurah untuk ditandatangani.

  6. Lurah menandatangani surat perdamaian perkelahian.

  7. Lurah mengembalikan surat perdamaian perkelahian kepada petugas bagian pelayanan.

  8. Petugas bagian pelayanan menyerahkan surat perdamaian perkelahian kepada pemohon.

(NDA)