Contoh Surat Pernyataan Sebagai PPIH untuk Referensi Calon Peserta

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh surat pernyataan sebagai PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) menjadi salah satu informasi yang perlu diketahui oleh para calon peserta.
Pasalnya, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan surat pernyataan sebagai PPIH sebagai salah satu dari beberapa dokumen persyaratan yang harus disiapkan pada saat pendaftaran Petugas Haji 2027.
Pendaftaran seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M sendiri dibuka mulai 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB hingga 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Contoh Surat Pernyataan Sebagai PPIH
Surat pernyataan sebagai PPIH pada dasarnya merupakan dokumen yang menegaskan kesediaan calon petugas menjalankan tanggung jawab sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji apabila dinyatakan lolos seleksi.
Merujuk contoh yang dipublikasikan akun Instagram @kabarmakkah, berikut gambaran contoh surat pernyataan sebagai PPIH yang dapat digunakan sebagai acuan.
SURAT PERNYATAAN SEBAGAI PPIH
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Ahmad Fauzan
Nomor Registrasi: PPIH-2027-8941205
NIP/NRP: 19850412 201001 1 015
Jabatan: Penyelenggara Zakat dan Wakaf/Analis Haji
Unit Kerja: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman
Jenis Tenaga: Layanan Akomodasi/Pelayanan Jemaah
Dengan ini menyatakan bahwa Saya:
1. Tidak terlibat dalam proses hukum sampai dengan menyelesaikan tugas sebagai petugas penyelenggara ibadah haji Indonesia tahun 1448 H / 2027 M.
2. Bersedia dan sanggup mengikuti seluruh proses seleksi, mentaati seluruh peraturan yang berlaku, dan siap ditugaskan serta ditempatkan sesuai kebutuhan operasional di Arab Saudi.
3. Dapat bekerja secara teamwork dan menjaga soliditas tim dalam menjalankan tugas pelayanan jemaah.
4. Menjaga nama baik dan integritas Kementerian Haji dan Umrah / Kementerian Agama RI.
5. Perokok/Bukan Perokok *) dan bersedia tidak merokok pada saat mengikuti pelatihan calon petugas penyelenggara ibadah haji dan selama menjalankan tugas sebagai petugas haji.
6. Tidak memahrami atau dimahrami jemaah atau petugas haji lainnya.
7. Tidak menjalin hubungan asmara sesama petugas selama menjadi petugas haji.
8. Memberikan data dan dokumen yang benar serta sah dalam proses seleksi ini.
Apabila saya melanggar pernyataan di atas, maka saya bersedia:
1. Dibatalkan keikutsertaan/kelulusan sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia.
2. Dipulangkan dari Arab Saudi sebelum masa tugas selesai.
3. Mengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Haji dan Umrah/Pemerintah Republik Indonesia.
4. Dikenakan sanksi administrasi baik secara individu maupun terhadap institusi tempat saya bekerja.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sadar, sungguh-sungguh, dan tanpa ada paksaan atau tekanan dari pihak manapun.
Bandung, 27 Agustus 2026
Yang membuat pernyataan,
Meterai Rp10.000
(tanda tangan)
Ahmad Fauzan
------------------------------------------------------------------------------
*) Coret yang tidak perlu.
Baca juga: Contoh Surat Rekomendasi Petugas Haji dari Instansi
(NDA)
