Konten dari Pengguna

Cum Date: Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsinya dalam Dividen Saham

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cum date. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cum date. Foto: Unsplash

Cum date adalah tanggal terakhir saat seorang investor harus memiliki saham perusahaan jika ingin mendapatkan hak atas dividen yang akan dibagikan.

Dalam istilah sederhana, cum date adalah hari terakhir untuk "menyimpan" saham tersebut guna menerima dividen yang diumumkan perusahaan.

Jika investor membeli saham pada cum date atau sebelumnya, mereka berhak atas dividen yang akan dibayarkan. Namun, jika pembelian dilakukan setelah cum date, investor tidak akan menerima dividen.

Oleh karena itu, memahami cum date penting bagi investor yang ingin memastikan mereka tercatat sebagai penerima dividen atas saham perusahaan yang dibayarkannya.

Cara Kerja Cum Date

Ilustrasi cum date. Foto: Unsplash

Perusahaan yang terdaftar di bursa saham secara berkala membagikan sebagian keuntungan mereka ke pemegang saham dalam bentuk dividen. Mengutip Investopedia, dalam pembagian dividen ini, berikut beberapa tanggal penting yang perlu diperhatikan investor:

1. Tanggal Pengumuman Dividen (Declaration Date)

Tanggal ini adalah hari ketika perusahaan mengumumkan rencana pembagian dividen, termasuk besaran dividen yang akan dibagikan per saham.

2. Cum Date

Cum date adalah tanggal saat investor harus memiliki saham perusahaan jika ingin menerima dividen yang diumumkan. Investor yang membeli saham pada cum date masih berhak atas dividen tersebut.

3. Ex-Date

Ex-date adalah hari perdagangan berikutnya setelah cum date. Pada tanggal ini, investor yang membeli saham tidak lagi berhak atas dividen yang akan dibayarkan. Artinya, jika seorang investor membeli saham pada ex-date atau setelahnya, mereka tidak akan mendapatkan dividen tersebut.

4. Tanggal Pencatatan (Record Date)

Tanggal ini adalah waktu ketika perusahaan secara resmi mencatat siapa saja pemegang saham yang berhak atas dividen. Pemegang saham yang tercatat pada record date inilah yang akan menerima dividen sesuai pengumuman.

5. Tanggal Pembayaran (Payment Date)

Payment date adalah hari saat perusahaan benar-benar membayarkan dividen ke pemegang saham yang tercatat pada record date.

Baca Juga: Apa Itu Harga Wajar Saham? Ini Definisi, Manfaat, Metode, dan Cara Menilainya

Fungsi Cum Date

Ilustrasi cum date. Foto: Unsplash

Dijelaskan dalam buku #YukBelajarSaham untuk Pemula karangan Komunitas Investor Saham Pemula (isp), cum date berfungsi dalam menentukan apakah seorang investor berhak menerima dividen atau tidak.

Para investor sering memanfaatkan tanggal ini untuk memastikan mereka memiliki saham sebelum ex-date, sehingga dividen dapat mereka terima.

Tanggal ini juga kerap menjadi acuan dalam strategi investasi jangka pendek bagi investor yang ingin meraih keuntungan dari dividen tanpa memiliki saham dalam waktu lama.

Selain itu, cum date juga memiliki pengaruh terhadap harga saham di pasar. Biasanya, harga saham cenderung meningkat menjelang cum date karena banyak investor yang ingin membeli saham untuk mendapatkan dividen.

Setelah ex-date, harga saham umumnya akan menurun karena sudah tidak ada lagi hak dividen untuk investor baru.

(NDA)