Dasar Transformasi ASN Melibatkan Integrasi Core Values BerAKHLAK dengan Apa?

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan seperti dasar transformasi ASN melibatkan integrasi Core Values BerAKHLAK dengan apa, kerap memantik diskusi di kalangan pegawai pemerintah. Memahami pedoman ini menjadi langkah penting dalam mempercepat terwujudnya tata kelola birokrasi yang modern.
Melalui kolaborasi prinsip kerja yang tepat, proses modernisasi birokrasi diharapkan mampu mengubah budaya kerja secara menyeluruh. Oleh karena itu, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib mengetahui dan mengimplementasikan seluruh instrumen ini.
Dasar Transformasi ASN Melibatkan Integrasi Core Values BerAKHLAK dengan Apa?
Fondasi transformasi ASN berlandaskan Pancasila dalam rangka mencapai tujuan negara, melibatkan integrasi antara Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding.
Hal ini sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 20 Tahun 2021 tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara.
Berdasarkan surat yang dirilis pada Kamis, 26 Agustus 2021 tersebut, Core Values BerAKHLAK terdiri dari tujuh nilai dasar, meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Sementara itu, Employer Branding ASN ditunjukkan melalui slogan Bangga Melayani Bangsa bagi seluruh pegawai pemerintah.
Penerapan Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding bertujuan untuk penguatan budaya kerja sebagai salah satu strategi transformasi pengelolaan ASN menuju pemerintahan berkelas dunia (world class government).
Selain itu, dua pedoman ini diluncurkan dalam rangka melaksanakan ketentuan tentang nilai dasar serta kode etik dan kode perilaku, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
Apa yang Dimaksud dengan Employer Branding ASN?
Melansir laman Pemerintah Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Employer Branding ASN adalah wujud semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Upaya perbaikan ini dihadirkan untuk mengubah citra birokrasi yang sebelumnya sering dicap negatif.
Slogan “Bangga Melayani Bangsa” menjadi employer branding untuk mengomunikasikan bahwa ASN merupakan profesi yang patut dibanggakan. Kebanggaan tersebut didasari oleh adanya pengakuan dan penghargaan yang adil, kesempatan luas, serta keterbukaan jalur karier.
Sebagai penggerak utama pembangunan, birokrasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) di dalamnya. Hal ini menjadikan peran ASN sangat signifikan, baik sebagai subjek maupun objek, dalam menyukseskan gerakan Bangga Melayani Bangsa.
Perbedaan Employer Branding ASN dan Core Values BerAKHLAK
Employer Branding ASN dan Core Values BerAKHLAK merupakan dua instrumen utama yang diluncurkan untuk mentransformasi budaya kerja pegawai pemerintah, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Berikut adalah perbedaan mendasar di antara keduanya:
1. Employer Branding ASN
Berfungsi sebagai slogan dan kesan yang menunjukkan kebanggaan dan komitmen ASN dalam melayani masyarakat.
Berfokus pada pembentukan persepsi publik yang positif dan daya tarik profesi ASN di mata masyarakat.
Diwujudkan melalui satu frasa acuan utama, yaitu "Bangga Melayani Bangsa".
2. Core Values BerAKHLAK
Berfungsi sebagai nilai-nilai dasar dan panduan perilaku internal bagi seluruh pegawai pemerintah, baik PNS maupun PPPK.
Berfokus pada pembentukan karakter, sikap, dan etika kerja ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Terdiri dari tujuh nilai utama, yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Baca Juga: Mengapa ASN dan Organisasi Publik Dituntut untuk Memiliki Nilai Adaptif?
(MDP)
