Konten dari Pengguna

Deposito Syariah BSI: Jenis, Tenor, Minimal Setoran, dan Cara Daftarnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kantor Syariah BSI. Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kantor Syariah BSI. Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Bank Syariah Indonesia (BSI) menyediakan berbagai layanan dan produk perbankan, salah satunya deposito. Deposito syariah BSI bisa menjadi pilihan nasabah untuk melakukan investasi jangka pendek.

Dikutip dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), deposito merupakan tabungan berjangka yang disediakan oleh bank atau lembaga tertentu. Adapun sistem penarikannya disesuaikan dengan jangka waktu yang dipilih oleh nasabah. Sementara itu, deposito syariah adalah tabungan berjangka yang segala ketentuannya disesuaikan menurut syariat Islam.

Deposito syariah menggunakan prinsip mudarabah, yakni pemilik dari modal mempercayai uang mereka dikelola oleh pihak yang dipilih untuk bekerja sama. Prinsip ini membutuhkan kontribusi penuh dari pemilik modal. Bagi yang berniat berinvestasi dengan risiko kerugian yang minim, deposito syariah BSI dapat menjadi pertimbangan kamu.

Jenis-jenis Deposito BSI Syariah

Ilustrasi petugas memperlihatkan jenis deposito BSI. Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

BSI menawarkan dua jenis deposito yang bisa dipilih nasabah sesuai kebutuhan. Dikutip dari laman resmi BSI, keduanya adalah BSI Deposito Rupiah dan BSI Deposito Valas. Lebih lanjut berikut rinciannya.

BSI Deposito Rupiah

BSI Deposito Rupiah adalah salah satu jenis tabungan berjangka dari BSI Syariah. BSI Deposito Rupiah menggunakan akad Mudarabah dengan mata uang Rupiah. Syarat dokumen yang perlu disiapkan untuk mendaftar deposito jenis ini antara lain KTP dan NPWP.

Jika pembukaan deposito dilakukan lewat kantor cabang, nasabah bisa memilih jangka waktu deposito mulai dari 1, 3, 6, dan 12 bulan. Sedangkan pembukaan deposito lewat BSI mobile berlaku tenor 1, 3, dan 6 bulan.

Adapun nominal setoran awal Deposito BSI Rupiah ialah mulai dari Rp2 juta dengan biaya break deposito sebesar Rp25 ribu. Sedangkan biaya penggantian bilyet yang rusak adalah Rp10 ribu. Jika kamu membuka deposito lewat BSI Mobile, minimal setoran awal adalah Rp10 juta dan maksimal Rp50 juta.

BSI Deposito Valas

BSI Deposito Valas juga merupakan salah satu produk yang bisa dipilih untuk melakukan investasi jangka pendek di BSI Syariah. Investasi yang satu ini dikelola oleh akad Mudarabah untuk nasabah perorangan maupun perusahaan dengan menggunakan mata uang USD.

Jangka waktu yang bisa dipilih oleh nasabah antara lain 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Adapun minimal setoran awalnya sebesar USD 1000 dan dikenakan biaya break deposito sebesar USD 10.

Nasabah yang berminat menggunakan deposito jenis ini harus menyiapkan dokumen seperti KTP, NPWP, PASPOR, KITAS, dan KITAP.

Cara Membuka Deposito BSI Syariah Lewat BSI Mobile

Cara membuka deposito BSI Syariah bisa dilakukan melalui mobile banking, yakni BSI Mobile. Cara ini terbilang lebih praktis daripada harus datang langsung ke kantor cabang BSI.

Sebelum itu pastikan kamu sudah mengunduh dan mendaftar pada aplikasi BSI Mobile lewat Google Play Store ataupun App Store. Secara lebih lengkap, berikut cara membuka deposito syariah BSI lewat mobile banking yang dirangkum dari laman resminya.

  1. Buka aplikasi BSI Mobile, lalu lakukan login menggunakan akun yang sudah kamu daftarkan.

  2. Klik Buka Rekening, selanjutnya pilih opsi Deposito.

  3. Klik lagi opsi Pembukaan Deposito, kemudian masukkan kata sandi, klik Lanjut.

  4. Baca syarat dan ketentuan pembukaan deposito syariah BSI, jika setuju beri tanda centang pada kotak yang ada di sampingnya, klik Selanjutnya.

  5. Masukkan tujuan pembukaan Deposito, tulis nominal deposito, dan pilih jangka waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, dan 6 bulan.

  6. Pilih jenis deposito yang diinginkan, ada Automatic Roll Over (ARO), ARO + Bagi hasil, dan Non-ARO, lalu klik Selanjutnya.

  7. Masukkan PIN BSI Mobile, lalu konfimasi dengan menekan Selanjutnya.

  8. Terakhir, kamu akan menerima resi kepemilikan deposito.

(ZHR)

*Artikel ini dibuat sesuai ketentuan yang berlaku pada 28 Juli 2022