Franchise Alfamart: Cara Memiliki, Modal Awal, dan Syaratnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ingin memulai bisnis dengan membuka franchise Alfamart? Kira-kira apa saja keuntungannya dan bagaimana cara membuka franchise Alfamart? Yuk, simak ulasan berikut ini.
Mengutip dari laman resminya, franchise Alfamart adalah usaha gerai minimarket yang dimiliki dan dioperasikan berdasarkan Perjanjian Waralaba dari PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, sebagai pemegang merek Alfamart dengan moto “Belanja Puas Harga Pas”.
Model bisnis Alfamart adalah menjual berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dan memiliki konsep sebagai Community Store. Melalui bisnis waralaba ini, kamu bisa mendapatkan royalti hingga Rp 7,5 juta lebih yang dihitung secara progresif dari penjualan bersih dan belum termasuk pajak.
Franchise Business Development Manager Alfamart, Muhammad Andriansyah mengatakan, untuk membuka gerai baru Alfamart minimal dibutuhkan investasi sekitar Rp 500 juta dengan ukuran standar bangunan 150-250 m2.
"Pembukaan gerai baru yang berasal dari usulan lokasi calon waralaba Alfamart. Besar investasi untuk gerai baru bervariasi sekitar Rp 500 juta," katanya, dikutip dari laman kumparanBisnis.
Tipe Kerja Sama Franchise Alfamart
Masih mengutip laman Waralaba Alfamart, tipe kerja sama franchise yang ditawarkan oleh Alfamart ada 3 macam. Berikut rinciannya:
1. Skema Pertama
Skema yang pertama adalah skema gerai baru di mana franchisee mengajukan usulan lokasi untuk pembukaan gerai baru. Besar investasi untuk Gerai Baru bervariasi berkisar Rp 500 juta.
Investasi tersebut mencakup:
Franchise Fee sebesar Rp 45 juta untuk 5 tahun
Instalasi listrik
Peralatan gerai dan air conditioner
Cash register dan sistem informasi ritel
Shop sign dan polesign
Perizinan gerai
Promosi dan persiapan pembukaan gerai
2. Skema Kedua
Skema kedua adalah skema gerai baru – konversi di mana franchisee mengajukan usulan lokasi yang masih berupa toko kelontong/ minimarket untuk dikembangkan menjadi gerai Alfamart.
Alfamart memberikan 2 (dua) kemudahan bagi para pemilik yang mengikuti program ini yaitu:
Pengakuan barang dagangan milik toko minimarket lokal/ kelontong sebagai barang dagangan untuk stok pembukaan gerai franchise Alfamart.
Rak milik toko minimarket lokal/ kelontong/ dapat digunakan dan diakui sebagai pengurang biaya investasi (*kriteria rak harus sesuai dengan standar rak gerai Alfamart).
3. Skema Ketiga
Sedangkan skema ketiga adalah skema Gerai Take Over, di mana franchisee mengambil alih kepemilikan gerai milik Alfamart yang sudah berjalan. Besar investasi untuk Gerai Take Over bervariasi mulai dari Rp 800 Juta. Besarnya investasi untuk Gerai Take Over bergantung kepada harga sewa lokasi dan sales per harinya.
Investasi tersebut mencakup :
Franchise Fee sebesar 45 juta untuk 5 tahun
Sewa lokasi untuk 5 tahun
Peralatan gerai dan air conditioner
Cash register dan sistem informasi ritel
Shop sign dan polesign
Perizinan gerai
Good will
Syarat Memiliki Franchise Alfamart
Memiliki minat di industri minimarket.
Warga Negara Indonesia dengan Badan Usaha (CV, PT, Koperasi dan Yayasan).
Sudah atau akan memiliki lokasi tempat usaha dengan luas area sales minimal 100 m2 (diluar gudang dan ruang administrasi). Total keseluruhan lahan ± 150 m2 s.d. 250 m2.
Memenuhi persyaratan perizinan, seperti Izin Tetangga, Izin Domisili, SIUP, TDP/ NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM (berbeda-beda setiap daerah).
Bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang berlaku di Alfamart.
Cara Mudah Memiliki Franchise Alfamart
Cara Mudah Memiliki Franchise Alfamart
Memiliki Alfamart tidak sesulit yang dibayangkan. Hanya dengan 4 langkah mudah, kamu sudah bisa memiliki Alfamart.
1. Usulan Lokasi
Pendaftaran usulan lokasi dilakukan melalui www.alfamartku.com. Pastikan mengisi lengkap formulir pendaftaran dan melengkapinya dengan denah serta foto tampak depan.
2. Proposal & Persetujuan
Proposal yang disajikan akan mencakup kajian potensi usulan lokasi, gambar kerja, RAB dan proyeksi keuangan. Jika semua disetujui maka bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya.
3. Perjanjian Waralaba
Perjanjian Waralaba mencakup berbagai aspek hak dan kewajiban para pihak yang harus sudah disetujui kedua belah pihak sebelum tahapan pembukaan gerai dimulai.
4. Grand Opening
Setelah tahapan persetujuan proposal, penandatangan Perjanjian Waralaba, renovasi, pengurusan perizinan, dan set up maka gerai siap beroperasi.
Jika kamu berminat untuk memiliki franchise Alfamart, kamu bisa menghubungi customer service Alfamart di nomor (021) 1500959 atau melalui email sat_franchise_alfamart@sat.co.id.
Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk kamu ya. Selamat berbisnis!
(AAG)
