Gelar S1 Akuntansi: Mata Kuliah, Keahlian, dan Prospek Kerjanya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gelar S1 Akuntansi menjadi salah satu hal yang didambakan para mahasiswa jurusan tersebut. Pasalnya, tak sedikit para lulusan S1 Akuntansi yang mendapatkan pekerjaan dengan gaji menjanjikan.
Pengertian akuntansi secara umum merujuk pada proses mencatat, mengklasifikasikan, meringkas, mengolah, dan menyajikan data transaksi yang berhubungan dengan keuangan suatu bisnis.
Orang yang melakukan praktik akuntansi disebut sebagai akuntan. Namun, untuk mendapat gelar tersebut, seseorang harus mengikuti Program Profesi Akuntan.
Jika hanya menyelesaikan program sarjana, gelar yang didapat adalah Sarjana Ekonomi (S.E) atau Sarjana Akuntansi (S.Ak). Di artikel ini, Berita Bisnis akan menjabarkan informasi tentang gelar S1 akuntansi. Simak uraiannya berikut ini.
Mata Kuliah Jurusan Akuntansi
Jurusan Akuntansi umumnya ditemukan di berbagai universitas negeri maupun swasta. Adapun mata kuliah yang akan ditemui dalam jurusan Akuntansi, umumnya sebagai berikut.
Pengantar Akuntansi: pengumpulan, penganalisis, pencetakan, penyusunan, dan penafsiran berbagai laporan keuangan.
Akuntansi Sektor Publik: mempelajari kebijakan penggunaan dana yang berasal dari masyarakat atau keuangan negara (public money) dan pertanggungjawabannya.
Akuntansi Biaya: pencetakan, penggolongan, peringkasan, penyajian, dan penafsiran berbagai biaya pembuatan dan penjualan produk.
Akuntansi Anggaran: dasar rencana anggaran atau keuangan untuk periode yang akan datang.
Akuntansi Pemerintah: praktik akuntansi di bidang pemerintahan.
Sistem Informasi Akuntansi: penetapan pola catatan dan laporan akuntansi, serta pengembangan prosedur dalam pengumpulan dan penyusunan data-data akuntansi.
Perpajakan: praktik akuntansi yang digunakan untuk menghitung pembayaran pajak.
Pengauditan: pemeriksaan akuntansi dari hasil pekerjaan yang telah dilakukan.
Baca juga: Mengenal Bidang Akuntansi yang Menghitung Laba/Rugi Suatu Bisnis
Keahlian yang Dimiliki Lulusan S1 Akuntansi
Menurut buku Cara Cerdas Pilih Jurusan Demi Profesi Impian oleh Bondhan Krenas, S.Psi, berikut keahlian yang dimiliki para lulusan S1 Akuntansi:
Mengelola keuangan
Menyajikan laporan keuangan
Menganalisis laporan keuangan
Menilai laporan keuangan
Mengevaluasi anggaran yang dibuat atau diajukan padanya
Membuat rekomendasi keputusan yang berkaitan dengan keuangan
Teliti dalam menghitung
Prospek Kerja Bagi Orang dengan Gelar S1 Akuntansi
Orang dengan gelar S1 Akuntansi masih akan dibutuhkan di dunia kerja. Sebab, setiap perusahaan dari berbagai lingkup sektor pasti memerlukan orang yang mampu mengelola keadaan finansial atau keuangan perusahaannya.
Berdasarkan buku Pengantar Akuntansi Dasar (Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur) oleh Siti Aisyah Siregar, berikut prospek pekerjaan untuk orang-orang yang memiliki gelar S1 Akuntansi:
1. Akuntan publik
Umumnya akuntan publik bekerja untuk memberikan jasa akuntansi ke kliennya yang biasanya berupa perusahaan atau badan hukum. Adapun tugas-tugasnya ialah mempersiapkan, menganalisis dan memeriksa laporan keuangan, melakukan audit, sampai memberikan masukan ke kliennya.
2. Manajer Akuntansi
Secara umum, manajer akuntansi memiliki tugas untuk mengawasi dan mengatur departemen akuntansi di suatu perusahaan. Tak hanya itu, seorang manajer akuntansi juga harus mengembangkan sistem terbaik untuk menganalisis, mengumpulkan dan melaporkan informasi mengenai keuangan perusahaan.
3. Auditor atau Internal Akuntan
Lalu ada pekerjaan auditor atau internal akuntan yang bekerja di suatu perusahaan untuk menangani laporan keuangan perusahaan tersebut. Berbeda dengan akuntan publik yang bekerja untuk klien, seorang auditor bekerja untuk suatu perusahaan tempatnya bekerja.
4. Analis Keuangan
Seorang analis keuangan memiliki tugas untuk membaca dan menganalisis suatu data keuangan perusahaan. Karena nantinya, analisis yang dilakukan analis keuangan berguna dalam menentukan suatu kebijakan di perusahaan. Apakah suatu kegiatan layak untuk dilanjutkan atau tidak, hal tersebut dipengaruhi oleh analisis yang dilakukan analis keuangan.
5. Konsultan Pajak
Seperti namanya, konsultan pajak memiliki pekerjaan untuk memberikan jasa konsultasi perihal perpajakan ke para kliennya. Adapun klien-klien ini merupakan para wajib pajak yang harus membayarkan pajaknya sesuai peraturan undang-undang.
(NDA)
