Jadwal Uji Coba LRT Velodrome-Manggarai, Cek Rinciannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PT Waskita Karya (Persero) Tbk resmi merilis jadwal uji coba LRT Velodrome-Manggarai. Moda transportasi Lintas Rel Terpadu atau Light Rail Transit (LRT) ini akan beroperasi secara terbatas dengan melalui lima stasiun baru.
Adapun LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai adalah bagian dari proyek LRT Kelapa Gading (Pegangsaan Dua)-Manggarai.
Rute baru ini mempunyai panjang lintasan 6,4 kilometer dari total 12,2 kilometer, yang menghubungkan kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.
Jadwal Uji Coba LRT Velodrome-Manggarai
Masa uji coba LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai terbagi menjadi tiga periode dengan sasaran pengguna yang berbeda.
Rute baru ini akan melewati Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Matraman, Stasiun Proklamasi, dan Stasiun Manggarai. Berikut rinciannya:
1. Periode Pertama
Uji coba tahap awal LRT Jakarta Fase 1B berlangsung pada Kamis-Rabu, 10-16 September 2026 yang dikhususkan bagi pihak undangan. Kelompok yang terdaftar pada periode ini, meliputi perwakilan warga, lembaga, jurnalis, dan key opinion leader (KOL).
2. Periode Kedua
Selanjutnya, uji coba periode kedua dilaksanakan mulai Kamis, 17 September sampai Jumat, 2 Oktober 2026 untuk masyarakat dan komunitas yang telah mendaftar terlebih dahulu.
Layanan pada tahap ini beroperasi terbatas selama tujuh jam sehari pada pukul 09.00 - 16.00 WIB.
3. Uji Coba Umum
Tahap uji coba LRT Velodrome-Manggarai untuk masyarakat umum akan diselenggarakan pada Senin, 12 Oktober hingga Senin, 30 November 2026. Masyarakat dapat mengikuti tahapan ini tanpa perlu melakukan registrasi terlebih dahulu.
Pada uji coba umum, seluruh stasiun akan diaktifkan secara penuh tanpa pembatasan jumlah penumpang. Untuk jam operasionalnya, dimulai pada pukul 05.30 hingga 00.20 WIB.
Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai Seluruhnya Rampung
Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko menuturkan, seluruh pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B senilai Rp4,1 triliun telah resmi diselesaikan. Ia merasa bersyukur sarana transportasi tersebut dapat segera dinikmati masyarakat.
“Kami percaya, setiap meter jalur LRT merupakan bagian dari tanggung jawab Waskita Karya sebagai kontraktor,” kata Paulus dalam keterangannya, Kamis, 10 September 2026, seperti dikutip dari kumparanBISNIS.
Seluruh stasiun pada rute baru ini dirancang agar terintegrasi secara langsung dengan berbagai moda transportasi umum lain. Misalnya, Stasiun Manggarai yang terhubung langsung dengan KRL Commuter Line, Transjakarta, hingga Kereta Bandara Soekarno-Hatta.
Dari aspek keselamatan kerja, proyek yang berada di tengah padatnya lalu lintas Jakarta ini berhasil mencatatkan 7,5 juta jam kerja tanpa kecelakaan.
Kehadiran LRT Velodrome-Manggarai diharapkan mampu memperkuat konektivitas transportasi publik di wilayah perkotaan. Selain itu, pengoperasiannya juga ditargetkan dapat mengurangi emisi karbon guna mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah.
“Waskita Karya merasa bangga bisa terus mengawal perkembangan Ibu Kota Jakarta menjadi lebih modern, sehingga tidak kalah dengan kota-kota di negara lain,” ucap Paulus.
Baca Juga: Desain Stasiun LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Seperti Apa?
(MDP)
