Kalimat Penutup Surat Lamaran Pekerjaan yang bisa Dicontoh

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di dalam surat lamaran, kalimat penutup memiliki peran yang sangat penting. Bagian ini menjadi kesempatan bagi pelamar untuk meninggalkan kesan baik pada perekrut.
Kalimat penutup yang ditulis dengan baik dan benar dapat meningkatkan peluang untuk dipertimbangkan oleh pemberi kerja sebagai kandidat yang layak, sehingga dapat diundang mengikuti tahapan rekrutmen selanjutnya.
Supaya bisa menjadi gambaran dalam membuat surat lamaran kerja, berikut beberapa contoh kalimat penutup yang bisa diterapkan.
Kalimat Penutup Surat Lamaran Pekerjaan yang Baik dan Benar
Untuk menyusun kalimat penutup surat lamaran pekerjaan yang baik, pelamar perlu memperhatikan beberapa aspek penting seperti.
1. Sampaikan Rasa Terima Kasih
Dalam menulis kalimat penutup, pelamar dapat memulainya dengan menyampaikan terima kasih ke perekrut. Hal ini menunjukkan rasa hormat dan menghargai waktu yang telah diluangkan untuk membaca lamaran.
2. Tunjukkan Harapan Pelamar
Kalimat penutup juga harus mengandung harapan pelamar terkait pekerjaan yang ingin didapatkan. Selain itu, tunjukkan kesiapan untuk ke tahap berikutnya. Hal ini menunjukkan kesungguhan pelamar dalam melamar pekerjaan tersebut.
3. Berikan Salam Penutup
Tutup kalimat penutup dengan salam penutup yang formal. Dalam membuat salam penutup, pelamar dapat menyesuaikannya dengan salam pembuka yang ditulis di awal.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa contoh kalimat penutup dalam surat lamaran yang bisa digunakan.
Terima kasih atas perhatian yang diberikan Bapak/Ibu. Saya sangat berharap dapat diberi kesempatan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai kualifikasi dan pengalaman saya dalam wawancara. Hormat saya [nama pelamar].
Demikian surat lamaran ini saya susun sesuai data yang sebenarnya. Saya sangat berharap dapat diberikan kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai kontribusi yang dapat saya berikan ke perusahaan.
Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Bapak/Ibu. Saya sangat menantikan kesempatan untuk mendiskusikan lebih dalam mengenai peran ini dan bagaimana kontribusi yang dapat saya berikan ke perusahaan.
Saya berharap Bapak/Ibu bisa berkenan untuk memberikan saya kesempatan untuk bisa bergabung pada perusahan ini. Semoga surat lamaran ini dapat memenuhi kriteria yang diharapkan. Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu dalam meninjau berkas lamaran yang saya berikan.
Saya percaya bahwa pengalaman dan keterampilan saya sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Saya berharap dapat berdiskusi lebih lanjut dalam wawancara mengenai bagaimana saya dapat membantu mencapai tujuan perusahaan.
Terima kasih atas waktu yang telah Bapak/Ibu luangkan untuk meninjau lamaran saya. Saya yakin keterampilan dan pengalaman yang saya miliki, saya dapat berkontribusi positif di perusahaan ini. Saya sangat menantikan kesempatan untuk wawancara.
Atas perhatian dan kesempatan yang telah diberikan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih. Saya berharap dapat segera diundang untuk wawancara agar dapat menjelaskan pengalaman sehingga saya dapat berkontribusi positif bagi perusahaan.
Baca Juga: 7 Unsur Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan
(SA)
