Kapan Jurnal Penyesuaian Diperlukan? Ini Jawabannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jurnal penyesuaian (adjusting journal entry) merupakan salah satu komponen penting dalam pembuatan laporan keuangan. Jurnal penyesuaian diperlukan ketika terjadi kesalahan pencatatan atau ada transaksi yang belum dicatat.
Dengan kata lain, jurnal penyesuaian adalah proses yang dilakukan untuk menyesuaikan saldo-saldo rekening dalam neraca saldo, sehingga dapat menjadi saldo yang “sebenarnya” sampai dengan akhir periode akuntansi.
Penyusunan jurnal ini didasarkan pada data neraca saldo dan data informasi penyesuaian yang sudah diajukan oleh pihak terkait kepada pembuat jurnal penyesuaian. Simak uraian berikut untuk mengetahui informasi lebih lanjut.
Kategori Jurnal Penyesuaian
Menurut buku Pengantar Akuntansi 1: Berdasarkan SAK ETAP oleh Mujairimi, SE., Ak., M.Ak., CA, ada dua kategori jurnal penyesuaian, di antaranya:
1. Jurnal penyesuaian berdasarkan akun nominal
Jurnal penyesuaian kategori ini dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu pos deferral dan pos akrual. Berikut masing-masing penjelasannya.
Pos deferral: Akun nominalnya meliputi akun pendapatan diterima di muka, beban dibayar di muka, dan biaya pemakaian perlengkapan.
Pos akrual: Akun nominalnya meliputi pendapatan yang masih akan diterima dan biaya yang masih harus dibayar.
Adapun tujuan dari jurnal penyesuaian berdasarkan akun nominal adalah untuk menunjukkan dan menggambarkan saldo yang benar-benar menjadi pendapatan atau beban pada periode tersebut.
2. Jurnal penyesuaian berdasarkan akun riil
Untuk akun riil ini meliputi akun aset dan kewajiban. Akun ini perlu disesuaikan pada akhir periode untuk memberikan saldo yang sebenarnya terjadi pada periode tersebut.
Baca juga: 5 Contoh Neraca Saldo Berdasarkan Jenis-jenisnya
Fungsi Jurnal Penyesuaian
Jika dirincikan, berikut fungsi dari jurnal penyesuaian seperti yang dikutip dari buku Akuntansi Perbankan dan Keuangan Mikro SMK/MAK Kelas XII oleh Fatkhudin Aziz, M.Pd.
Untuk menunjukkan keadaan sebenarnya dari harta, kewajiban, dan modal, pada akhir periode akun riil.
Untuk menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode sehingga perkiraan saldo riil, khususnya perkiraan harta dan kewajiban, menunjukkan jumlah yang sebenarnya.
Untuk menentukan akun nominal selama suatu periode, serta mengetahui kondisi yang sebenarnya dari akun tersebut.
Untuk menghitung setiap perkiraan nominal (perkiraan pendapatan dan beban) yang sebenarnya selama periode yang bersangkutan.
Prosedur Pembuatan Jurnal Penyesuaian
Jurnal penyesuaian dilakukan sebelum penutupan buku pada akhir periode. Berikut prosedur pembuatan ayat jurnal penyesuaian yang bisa diterapkan.
Menyiapkan bukti transaksi yang butuh disesuaikan.
Print out buku besar dan detail transaksi yang mengandung transaksi yang perlu disesuaikan.
Teliti alasan mengapa diperlukan penyesuaian dan kenapa bisa terjadi.
Menentukan besarnya nominal transaksi yang harus terjadi, lalu bandingkan dengan jurnal yang pernah dicatat, sehingga dapat diperoleh selisihnya.
Menyiapkan daftar jurnal penyesuaian yang nantinya akan direkomendasikan.
Melakukan jurnal penyesuaian setelah disetujui oleh financial controller atau atasan yang lain.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu jurnal penyesuaian?

Apa itu jurnal penyesuaian?
Jurnal penyesuaian adalah proses yang dilakukan untuk menyesuaikan saldo-saldo rekening dalam neraca saldo, sehingga dapat menjadi saldo yang “sebenarnya” sampai dengan akhir periode akuntansi.
Apa dasar penyusunan jurnal penyesuaian?

Apa dasar penyusunan jurnal penyesuaian?
Penyusunan jurnal penyesuaian didasarkan pada data neraca saldo dan data informasi penyesuaian yang sudah diajukan oleh pihak terkait kepada pembuat jurnal penyesuaian.
Apa saja fungsi jurnal penyesuaian?

Apa saja fungsi jurnal penyesuaian?
Pada dasarnya, jurnal penyesuaian dibuat untuk menunjukkan saldo akun nominal dan riil yang sebenarnya terjadi pada periode tersebut.
