Konten dari Pengguna

Kenapa Dolar jadi Mata Uang Dunia? Ini Alasan dan Sejarahnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi memahami alasan kenapa dolar jadi mata uang dunia. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memahami alasan kenapa dolar jadi mata uang dunia. Foto: Pexels

Dolar Amerika Serikat (AS) atau USD telah lama memegang posisi yang sangat dominan dalam sistem keuangan global saat ini. Banyak orang yang penasaran mengenai awal mula dari fenomena ini, dan bertanya-tanya kenapa dolar jadi mata uang dunia yang digunakan di berbagai negara.

Secara umum, kedudukan tersebut membuat dolar AS menjadi alat pembayaran utama dalam transaksi ekspor dan impor antarnegara. Namun, apa sebenarnya alasan di balik mata uang ini bisa diakui secara internasional oleh lembaga-lembaga keuangan di seluruh dunia?

Sejarah Dolar jadi Mata Uang Dunia

Ilustrasi memahami sejarah dolar jadi mata uang dunia. Foto: Pexels

Melansir jurnal Alasan Lima Negara ASEAN Melakukan Dedolarisasi terhadap Dolar US karya Davina Aurelia Rachma dkk., pada awalnya, mata uang yang digunakan dunia sebelum dolar AS adalah poundsterling. Amerika Serikat kemudian menggantikan posisi mata uang Inggris itu, tepatnya setelah Perang Dunia I.

Saat itu, banyak negara yang meninggalkan emas sebagai bentuk cadangan stabilitas mata uang, karena menganggap uang kertas dapat lebih diandalkan untuk membiayai operasional militer. Akibatnya, terjadi devaluasi mata uang di banyak negara.

Akan tetapi, Inggris kala itu tetap memilih emas sebagai standar untuk mempertahankan posisi mata uang negara. Oleh sebab itu, Inggris selama tiga tahun Perang Dunia I harus meminjam uang untuk pertamakalinya kepada AS.

Pada akhirnya, Inggris meninggalkan standar emas pada 1931, sehingga banyak pedagang global yang kala itu menggunakan poundsterling menjadi kewalahan. Sejak saat itu, dolar AS menggantikan poundsterling Inggris sebagai mata uang cadangan internasional.

Pada 1944, dolar AS secara resmi dinobatkan sebagai mata uang dunia melalui Perjanjian Bretton Woods atau Bretton Woods Agreement. AS saat itu menjanjikan bahwa setiap cetakan satu USD akan dijamin dengan satu per 35 ons emas, sehingga kepercayaan dari banyak negara pun berdatangan.

Kenapa Dolar jadi Mata Uang Dunia?

Dolar AS telah digunakan sejak lama dalam transaksi antarnegara atau perdagangan internasional. Berikut ini alasan mengapa mata uang negara Amerika Serikat ini tetap eksis:

1. Dipandang Stabil

Berdasarkan jurnal Analisis Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Mata Uang Lokal dalam Perdagangan Antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand karya Aretha Putri Ardaneswari dkk., dolar AS menjadi mata uang transaksi di sejumlah negara, karena nilai tukarnya dipandang stabil. Selain itu, AS memiliki nilai bisnis yang tinggi dengan negara-negara di dunia.

2. Produk Domestik Bruto (PDB) AS Tinggi

PDB AS sangat besar, sehingga membuat pengaruh inflasi dan deflasi terhadap USD semakin minim. Dengan begitu, mata uang ini dinilai jauh lebih aman untuk digunakan sebagai aset cadangan devisa oleh banyak negara di dunia.

3. Kekuatan Militer AS

Amerika Serikat dikenal sebagai salah satu negara yang didukung oleh kekuatan militer terbesar dan terbaik di dunia. Hal ini membuat pengaruh yang dapat diberikan oleh negara adidaya tersebut terhadap negara-negara lain semakin besar, termasuk mata uang.

4. Terlibat dalam Pemulihan Pasca-Perang Dunia II

Setelah Perang Dunia II, AS rutin memperkenalkan pengaruhnya sebagai negara adikuasa dengan ikut terlibat dalam pemulihan berbagai negara.

AS memberikan bantuan dalam bentuk dolar kepada negara-negara yang mengalami krisis, sehingga negara-negara yang dibantu tersebut hingga kini umumnya masing menggunakan USD.

5. Sistem Pemerintahan yang Dianggap Stabil

Sistem politik dan pemerintahan di AS dipandang cukup stabil. Hal ini menyebabkan mata uang dolar dinilai memiliki risiko yang sangat rendah dan aman sebagai aset cadangan nilai oleh berbagai negara.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Nilai Tukar

Mengacu pada buku Manajemen Keuangan Internasional: Pengantar Ekonomi dan Bisnis Global karya Veta Lidya Delimah Pasaribu dan Shelby Virby, kurs yang stabil sangat penting dalam perdagangan internasional, investasi, dan pariwisata. Nilai tukar mata uang dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi yang kompleks, di antaranya:

  • Suku bunga.

  • Inflasi.

  • Neraca perdagangan.

  • Stabilitas politik dan ekonomi.

  • Pasar saham dan investasi.

  • Kondisi ekonomi global.

Demikian penjelasan mengenai alasan dolar jadi mata uang dunia. Meskipun Perjanjian Bretton Woods telah berlalu puluhan tahun silam, dolar AS tetap terbukti menjadi salah satu mata uang populer dan terkuat.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Pecahan Uang Dolar Amerika

(MDP)