Ketua G20, Ini Daftar Negara Sebelum Indonesia

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia resmi didaulat menjadi ketua G20 tahun 2022. Siapa yang menjadi ketua G20 tahun sebelumnya? Berikut daftar negara yang pernah menjadi Presidensi G20, beserta tahun pelaksanaannya.
Negara yang ditunjuk sebagai ketua bertugas sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan forum bergengsi ini. Para ketua mengemban amanat dan mandat dalam pemulihan perekonomian dunia melalui forum G20.
Dalam artikel ini, mari simak daftar ketua Presidensi G20 dan anggota negara G20 dari waktu ke waktu yang wajib kamu ketahui.
Daftar Ketua G20
G20 berisikan negara-negara dengan ekonomi yang besar. Tiap anggota diwakili oleh kepala negara, menteri, dan gubernur bank sentralnya. Sebanyak 20 negara yang berpartisipasi akan dibagi ke dalam lima grup.
Tiap tahunnya, salah satu anggota dari grup yang digilir akan mendapat kesempatan menjadi ketua G20. Agenda G20 dikoordinasikan oleh "Troika" atau tiga pihak yakni ketua sebelumnya, ketua saat ini, dan ketua mendatang.
Pada tahun 2022, Indonesia mengemban amanat dan mendapat dalam pemulihan perekonomian dunia karena diberikan wewenang untuk menjadi ketua G20 atau Presidensi G20.
Sebagai seorang ketua, Indonesia berhak mengangkat tema dan agenda persidangan dan memimpin pembahasan substansi melalui working group atau grup kerja, engagement group, hingga puncak pelaksanaan di KTT.
Mengutip dari laman Sherpa G20 Indonesia, pada 14-15 November 2008, Presiden Amerika Serikat George W. Bush mengundang para pemimpin negara-negara G20 dalam KTT G20 untuk pertama kalinya. Pertemuan itu dilakukan untuk melakukan koordinasi perundingan dalam menghadapi dampak krisis keuangan yang saat itu tengah terjadi di Amerika Serikat.
Pada kesempatan itu, para pemimpin negara G20 sepakat untuk melakukan pertemuan lanjutan. Pada 1 – 2 April 2009, London menjadi tuan rumah (Presidensi) KTT G20 kedua di bawah koordinasi Perdana Menteri Inggris Gordon Brown.
Pertemuan KTT G20 ketiga kembali dilaksanakan di Pittsburgh pada 24-25 September 2009, di bawah koordinasi Presiden Amerika Serikat Barrack Obama.
Lalu berlanjut lagi pada KTT G20 keempat yang diadakan di Toronto pada 26-27 Juni 2010 di bawah koordinasi Perdana Menteri Kanada Stephen Harper. Di tahun yang sama, KTT Seoul juga mengadakan pertemuan dengan Presiden Korea Lee Myung-Bak sebagai pemimpinnya pada 11-12 November 2010.
Adapun peresmian Indonesia sebagai Presidensi Group of Twenty (G20) telah dilakukan di Roma, Italia pada tanggal 31 Oktober 2021. Berikut daftar negara yang sudah pernah menjadi Presidensi tahun sebelumnya yang wajib kamu tahu:
Pittsburgh, Amerika Serikat (2008)
London, Inggris (2009)
Pittsburgh, Amerika Serikat (2009)
Toronto, Kanada (2010)
Seoul, Korea Selatan (2010)
Cannes, Prancis (2011)
Los Cabos, Mexico (2012)
St. Petersburg, Rusia (2013)
Brisbane, Australia (2014)
Antalya, Turki (2015)
Hangzhou, RR China (2016)
Hamburg, Jerman (2017)
Buenos Aires, Argentina (2018)
Osaka, Japan (2019)
Arab Saudi (2020)
Roma, Italia (2021)
Jakarta, Indonesia (2022)
Terpilihnya Indonesia sebagai ketua atau presidensi G20 memiliki arti bahwa negara kita akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan mulai dari tanggal 1 Desember 2021 sampai dengan KTT G20 November 2022.
Anggota Forum G20
Seperti keterangan dalam buku Indonesia Incorporated karya Zaynur Ridwan, G20 adalah kelompok 19 negara di dunia dengan pertumbuhan ekonomi yang besar ditambah dengan Uni Eropa.
Kelompok ini telah dibentuk sejak 1999 sebagai forum yang menjembatani negara maju dan berkembang untuk menghadapi tantangan perekonomian global di abad ke-21. Selain itu, G20 juga merupakan representasi dari 60 persen populasi penduduk, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.
Lantas, siapa saja anggota negara G20? Ketahui daftar dan profil singkat tiap anggotanya yang saling bahu membahu untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.
Berikut adalah daftar dan profil singkatnya yang dikutip dari buku Kebijakan Multilateral dan Pembangunan Ekonomi Indonesia yang ditulis oleh Parjiono dan Fitrah Faisal Hastiadi (2018).
Argentina, negara dengan perekonomian yang bergantung pada jasa dan manufaktur.
Australia, negara dengan industri utama meliputi keuangan, logam dan pertambangan, konsultasi bisnis, energi dan utilitas, serta kesehatan.
Brasil, negara yang didominasi sektor pertambangan, pertanian, dan manufaktur.
Kanada, negara dengan bidang jasa, manufaktur, dan sektor sumber daya alam sebagai industri utamanya.
Cina, negara yang fokus perekonomiannya pada manufaktur, jasa, dan pertanian.
Uni Eropa, organisasi internasional yang mengatur kebijakan ekonomi, sosial, dan keamanan bersama.
Jerman, negara yang industri utamanya meliputi pembuatan mesin, mobil, teknik listrik dan elektronik, bahan kimia, serta pengolahan makanan.
Prancis, negara yang didominasi sektor pariwisata, manufaktur, dan farmasi.
India, negara yang menjadikan pertanian sebagai sektor utamanya.
Indonesia, negara yang fokus pada industri minyak bumi dan gas alam, tekstil dan pakaian jadi, pertambangan, alas kaki, kayu lapis, karet, serta pupuk kimia.
Italia, negara dengan perekonomian yang fokus pada produksi mesin, bahan kimia, mobil, dan tekstil.
Jepang, negara dengan industri terbesarnya adalah pertanian dan perikanan, manufaktur, serta pariwisata.
Meksiko, negara pengekspor utama perak, buah-buahan, sayuran, kopi, kapas, minyak, dan produk minyak.
Rusia, negara dengan ekspor utamanya berupa anegeri, baja, logam, dan mineral besi.
Arab Saudi, negara pengekspor minyak bumi terbesar di dunia.
Afrika Selatan, negara yang fokus pada sektor pertanian dan industri jasa.
Korea Selatan, negara yang ekspor utamanya meliputi produk elektronik, mesin, kendaraan bermotor, baja, kapal, tekstil, dan pakaian.
Turki, negara yang memproduksi suku cadang, truk, minyak olahan, dan perhiasan.
Inggris, negara yang ekspor utamanya meliputi emas, komoditas, turbin gas, mobil, dan minyak mentah.
Amerika Serikat, negara yang berorientasi pada teknologi, layanan keuangan, perawatan kesehatan, dan ritel.
Fakta menarik mengenai forum G20 adalah Indonesia merupakan satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang menjadi anggota forum tersebut. Dan pada tahun 2022 Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Presidensi G20, merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bukan?
(SRS)
