Kisi-Kisi SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 untuk Jabatan Fungsional Guru

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) menjadi tahapan akhir dalam rekrutmen PPPK Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi, peserta wajib mengikuti SKT sebagai salah satu penentu kelulusan akhir. Sesuai agenda PPPK Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahun 2026, SKT berlangsung pada 5 hingga 15 Agustus 2026.
Tak heran jika banyak peserta yang mencari kisi-kisi SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 untuk Jabatan Fungsional Guru. Jika kamu termasuk salah satu peserta yang membutuhkannya, di bawah ini telah kami siapkan informasi lengkapnya.
Kisi-Kisi SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 untuk Jabatan Fungsional Guru
Mengutip informasi dari situs resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Kemensos tahun ini menyediakan sebanyak 3.053 formasi PPPK Jabatan Fungsional Guru yang akan ditempatkan pada berbagai satuan pendidikan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
Kesempatan ini terbuka bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Seleksi dilaksanakan secara transparan dan kompetitif melalui sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), termasuk SKT.
Merujuk Pengumuman Nomor: 1995/1/KP.01.01/06/2026 tentang Seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru pada Sekolah Rakyat Tahun 2026, SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 untuk posisi guru terdiri atas psikotes, tes kemampuan bahasa Inggris, dan wawancara. Berikut rinciannya.
1. Psikotes
Psikotes bertujuan mengukur kemampuan berpikir sekaligus aspek psikologis peserta. Beberapa kemampuan yang umumnya dinilai meliputi:
Kemampuan berpikir logis.
Kemampuan analitis.
Kemampuan numerik.
Kemampuan verbal.
Ketelitian.
Stabilitas emosi.
Kemampuan bekerja di bawah tekanan.
Kesesuaian karakter dengan lingkungan kerja.
Tes ini digunakan untuk mengetahui apakah karakter dan pola berpikir peserta sesuai dengan kebutuhan jabatan guru di Sekolah Rakyat.
2. Tes Kemampuan Bahasa Inggris
Materi berikutnya adalah tes kemampuan Bahasa Inggris. Tes ini bertujuan mengukur kemampuan peserta dalam:
Memahami bacaan berbahasa Inggris.
Menguasai kosakata dasar.
Memahami tata bahasa (grammar).
Menyelesaikan soal pemahaman teks (reading comprehension).
Kemampuan Bahasa Inggris diperlukan untuk mendukung pengembangan kompetensi guru, termasuk dalam mengakses referensi internasional dan praktik pendidikan global.
3. Tes Wawancara
Tahapan terakhir adalah wawancara. Pada tahap ini, pewawancara akan menggali berbagai aspek nonteknis peserta, seperti:
Integritas.
Moralitas.
Etika.
Komitmen terhadap tugas sebagai guru.
Motivasi bergabung di Sekolah Rakyat.
Kemampuan komunikasi.
Kepedulian terhadap peserta didik.
Kesiapan ditempatkan sesuai kebutuhan pemerintah.
Wawancara menjadi salah satu instrumen penting untuk menilai kesesuaian karakter peserta dengan konsep pendidikan Sekolah Rakyat yang berbasis pembinaan dan pengasuhan.
Tips Menghadapi SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026
Agar memperoleh hasil maksimal, peserta dapat melakukan beberapa persiapan berikut:
Berlatih mengerjakan soal psikotes.
Mengulang materi dasar Bahasa Inggris, terutama kosakata dan membaca teks.
Berlatih menjawab pertanyaan wawancara mengenai motivasi, integritas, dan pengalaman mengajar.
Memahami konsep Sekolah Rakyat beserta tujuan penyelenggaraannya.
Mengikuti informasi terbaru mengenai teknis pelaksanaan SKT melalui kanal resmi Kemensos.
Kemensos juga menegaskan bahwa peserta sebaiknya hanya mengacu pada informasi resmi mengenai SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026. Hingga saat ini, pemerintah tidak menerbitkan daftar soal resmi yang akan keluar pada saat ujian.
Baca juga: 70 Contoh Soal Seleksi Kompetensi Tambahan PPPK Sekolah Rakyat 2026
(NDA)
