Konten dari Pengguna

Link BSU 2026 dan Cara Cek Status Penerimanya Online

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas link BSU 2026. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas link BSU 2026. Foto: Pexels

Menemukan tautan atau link BSU 2026 yang resmi merupakan hal yang harus dilakukan oleh para pekerja. Langkah ini penting agar para karyawan tidak terjebak dalam tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, pemerintah memastikan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada sekitar 13,3 juta pekerja pada kuartal keempat 2026. Informasi ini sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ilustrasi memahami link BSU 2026. Foto: Pexels

Melansir laman resmi Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Airlangga usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 30 September 2026, menyampaikan bahwa anggaran yang disiapkan untuk BSU mencapai sekitar Rp12 triliun.

Besaran nominal bantuan tersebut ditetapkan sebesar Rp300.000 per bulan dalam kurun waktu tiga bulan. Pembayaran dana BSU pada kuartal IV-2026 ini diberikan sekaligus dengan akumulasi total mencapai Rp900.000 dalam satu kali tahapan pencairan.

Akan tetapi, pemerintah sampai detik ini masih belum mengumumkan mekanisme, kriteria, dan cara pemantauan status penerima BSU. Oleh sebab itu, para pekerja diimbau agar senantiasa berhati-hati terhadap berbagai kabar di luar keterangan resmi.

Jika merujuk pada distribusi BSU 2025, maka pemerintah menyediakan dua situs untuk memeriksa status penerima, yang mencakup:

  • Portal BSU milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada alamat bsu.kemnaker.go.id.

  • Situs web BSU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melalui tautan bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Kendati demikian, berdasarkan pemantauan pada Selasa, 6 Oktober 2025, laman BSU Kemnaker tidak bisa dibuka. Di sisi lain, situs BSU BPJS Ketenagakerjaan memuat keterangan bahwa sistem sedang dalam tahap pemeliharaan.

“Mohon maaf. Halaman yang Anda kunjungi saat ini sedang dalam pengembangan atau peningkatan kapasitas,” seperti dikutip dari portal BSU BPJS Ketenagakerjaan.

Cara Cek BSU 2026

Selain melalui kanal resmi Kemnaker maupun BPJS Ketenagakerjaan, pemantauan status calon penerima BSU pada 2025 juga bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dan bagian manajemen di perusahaan.

Apabila pemerintah ke depannya masih memanfaatkan sarana daring (online) yang serupa untuk penyaluran BSU kuartal keempat tahun 2026, maka petunjuk pemeriksaannya tersaji di bawah ini:

1. Melalui Situs Resmi Kemnaker

Buruh atau pekerja bisa membuka alamat web bsu.kemnaker.go.id guna mengetahui status dana bantuan subsidi upah. Halaman tersebut disiapkan khusus sebagai pusat data bagi masyarakat untuk memantau proses pencairan subsidi gaji.

2. Melalui Laman BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja dapat memasang aplikasi JMO dari Google Play Store ataupun App Store. Di samping itu, masyarakat pun berkesempatan memantau pembaruan data kepesertaan secara rutin melalui situs resmi bpjsketenagakerjaan.go.id atau bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

3. Melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Korporasi

Jalur lain yang bisa diambil, yakni berkomunikasi secara langsung dengan tim personalia di perusahaan tempat bekerja. Pihak pemberi kerja biasanya memegang wewenang khusus demi memastikan daftar nama pekerja yang didaftarkan sebagai penerima BSU.

Perlu dipahami bahwa link BSU 2026 dan panduan pemeriksaannya tersebut berlaku untuk periode tahun sebelumnya. Kabar terkait mekanisme pada tahun ini masih menunggu informasi maupun rilis khusus dari pemerintah.

Baca Juga: Syarat Penerima BSU 2026 Rp900.000 dan Cara Ceknya

(MDP)