Konten dari Pengguna

Macam-macam Daya Listrik Rumah di Indonesia dan Cara Ceknya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi macam-macam daya listrik rumah. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macam-macam daya listrik rumah. Foto: Unsplash

Setiap rumah memiliki kebutuhan daya listrik yang berbeda tergantung pada ukuran rumah, jumlah perangkat elektronik, dan pola konsumsi energi penghuninya.

Daya listrik rumah sendiri adalah kapasitas maksimum energi listrik yang dapat digunakan dalam suatu rumah. Kapasitas daya ini dinyatakan dalam satuan Volt Ampere (VA).

Di Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyediakan berbagai pilihan daya listrik untuk rumah tangga, mulai dari daya kecil hingga besar agar konsumen dapat menyesuaikan dengan kebutuhan.

Lalu, apa saja macam-macam daya listrik rumah yang tersedia di Indonesia? Simak artikel ini untuk mengetahui rinciannya.

Macam-macam Daya Listrik Rumah di Indonesia

Ilustrasi macam-macam daya listrik rumah. Foto: Unsplash

Secara garis besar, daya listrik untuk rumah tangga dibagi menjadi tiga golongan, yaitu R-1, R-2, dan R-3. Berikut macam-macam daya listrik rumah di Indonesia berdasarkan golongannya.

Golongan R-1

Golongan rumah tangga yang memakai daya listrik mulai dari 450 VA sampai 2200 VA. Berikut rinciannya.

  • 450 VA = Daya listrik ini biasanya digunakan untuk rumah tangga kecil dengan kebutuhan energi minimal dan perangkat elektronik dasar seperti lampu, kipas angin, dan televisi.

  • 900 VA = Umumnya digunakan oleh rumah tangga menengah dengan tambahan perangkat elektronik, seperti rice cooker atau kulkas.

  • 1300 VA = Cocok untuk rumah tangga modern yang memiliki lebih banyak perangkat elektronik, seperti AC, mesin cuci, dan perangkat dapur lainnya.

  • 2200 VA = Digunakan untuk rumah tangga dengan kebutuhan energi yang lebih besar, misalnya, rumah dengan beberapa AC atau perangkat elektronik canggih.

Golongan R-2

Golongan rumah tangga dengan pemakaian listrik mulai dari 3.500 VA sampai 5.500 VA. Daya ini umumnya digunakan oleh rumah besar yang membutuhkan banyak energi, seperti peralatan listrik berat (pemanas air, oven listrik, atau perangkat smart home).

Pilihan daya ini juga banyak digunakan oleh golongan rumah tangga yang menjalankan usaha kecil, seperti katering atau laundry.

Golongan R-3

Golongan pelanggan rumah tangga yang menggunakan listrik dengan daya di atas 6.600 VA. Pelanggan golongan R3 dikenakan tarif listrik non-subsidi.

Baca Juga: Cara Menghemat Token Listrik di Rumah agar Tak Boncos

Cara Mengetahui Daya Listrik di Rumah

Ilustrasi cara mengetahui daya listrik di rumah. Foto: Unsplash

Untuk mengetahui daya listrik di rumah, pelanggan dapat mengeceknya melalui meteran listrik maupun bukti pembayaran saat membayar listrik melalui aplikasi.

Bagi yang ingin mengecek daya listrik menggunakan meteran listrik, dapat memperhatikan kode CL. Kode CL pada meteran itulah yang menjadi penanda dari daya listrik. Berikut beberapa arti dari kode CL:

  • CL 2 = 450 KVA

  • CL 4 = 900 KVA

  • CL 6 = 1300 KVA

  • CL 10 = 2200 KVA

  • CL 16 = 3500 KVA

Pelanggan juga bisa mengetahui besaran daya dengan menghitungnya secara manual. Caranya dengan mengalikan angka pada kode CL dengan besar daya dasar, kemudian dibulatkan ke angka terdekat. Besaran daya dasar yang digunakan adalah 220 KVA.

Sebagai contoh, CL2 x 220 = 440KVA dibulatkan menjadi 450 KVA, begitu juga CL4 x 220 = 880 sehingga dapat dibulatkan menjadi 900KVA.

(NDA)