Konten dari Pengguna

Materi CAT PPIH 2027, Ini Kisi-Kisi yang Perlu Dipelajari Calon Petugas Haji

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mempelajari materi CAT PPIH 2027. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mempelajari materi CAT PPIH 2027. Foto: Unsplash

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

Pendaftarannya telah berlangsung mulai 25 hingga 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB melalui laman resmi petugas.haji.go.id. Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi, tahapan berikutnya adalah Computer Assisted Test (CAT).

CAT PPIH 2027 dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026, dengan hasil diumumkan sehari setelahnya, yakni 6 September 2026. Agar lolos seleksi, di bawah ini telah kami siapkan materi CAT PPIH 2027 yang bisa dijadikan bahan belajar para calon petugas haji.

Materi CAT PPIH 2027

Ilustrasi mempelajari materi CAT PPIH 2027. Foto: Unsplash

Kemnhaj telah menggunakan CAT dalam seleksi petugas haji tahun sebelumnya. Pada seleksi tahap II PPIH 1447H/2026 M yang digelar serentak di berbagai provinsi, CAT memiliki bobot 60 persen dari keseluruhan penilaian.

“Seleksi ini kita laksanakan untuk memastikan setiap petugas memiliki kapasitas dan karakter pelayanan yang memadai,” ujar Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Rahardjo, yang dikutip dari situs resmi Kemenhaj.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, materi CAT PPIH 2027 pada dasarnya berbagai aspek yang berkaitan dengan penyelenggaraan dan pelayanan ibadah haji. Beberapa materi yang dapat menjadi fokus belajar meliputi:

1. Pengetahuan tentang Kebijakan Penyelenggaraan Haji

Calon PPIH perlu memahami kebijakan dasar penyelenggaraan ibadah haji, termasuk pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan haji serta bagaimana pelayanan terhadap jemaah dilaksanakan.

Materi ini penting karena petugas akan berhadapan langsung dengan jemaah dari berbagai daerah dan harus mampu memahami prosedur pelayanan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Peserta sebaiknya mempelajari informasi terbaru yang dikeluarkan Kementerian Haji dan Umrah, bukan hanya mengandalkan materi seleksi tahun-tahun sebelumnya.

2. Pengetahuan tentang Fikih dan Manasik Haji

Materi mengenai ibadah haji juga menjadi bagian penting yang perlu dipelajari.

Calon petugas sebaiknya memahami rangkaian ibadah haji, seperti ihram, wukuf di Arafah, mabit, melempar jumrah, tawaf, sai, tahallul, serta ketentuan lain yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji.

Pengetahuan tersebut tidak hanya berguna ketika menjawab soal CAT, tetapi juga diperlukan ketika petugas memberikan pelayanan kepada jemaah yang mengalami kendala atau membutuhkan informasi mengenai pelaksanaan ibadah.

3. Pengetahuan tentang Pelayanan Jemaah

PPIH memiliki fungsi utama dalam membantu penyelenggaraan dan pelayanan jemaah. Oleh karena itu, peserta perlu memahami prinsip pelayanan publik, komunikasi, koordinasi, serta cara menangani permasalahan jemaah.

Kemampuan tersebut menjadi semakin penting karena petugas dapat berhadapan dengan jemaah lansia, penyandang disabilitas, maupun jemaah yang membutuhkan bantuan khusus.

Kementerian Haji dan Umrah dalam berbagai program pembekalan petugas juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.

4. Pengetahuan tentang Arab Saudi

Peserta juga perlu mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan kondisi penyelenggaraan haji di Arab Saudi.

Materinya dapat mencakup lokasi penting dalam pelaksanaan ibadah haji, karakteristik wilayah, transportasi jemaah, akomodasi, konsumsi, serta layanan yang berkaitan dengan operasional jemaah.

Pengetahuan mengenai kondisi lapangan dapat membantu peserta memahami bagaimana seorang petugas harus bertindak ketika menghadapi persoalan selama bertugas.

5. Pengetahuan tentang Tugas dan Fungsi PPIH

Calon peserta harus memahami tugas sesuai posisi yang dilamar. PPIH Arab Saudi memiliki berbagai bidang pelayanan, sedangkan PPIH Kloter memiliki tugas yang berbeda.

Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya mempelajari materi umum tentang haji, tetapi juga memahami tugas formasi yang dipilih.

Baca juga: Contoh Surat Pernyataan Sebagai PPIH untuk Referensi Calon Peserta

(NDA)