Materi Kebanksentralan PCPM BI dan Daftar Contoh Soalnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 16 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami materi kebanksentralan PCPM BI (Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer Bank Indonesia) perlu dilakukan oleh pelamar. Berbekal pengetahuan ini, calon peserta dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi tahapan seleksi.
Mencermati tugas, fungsi, dan wewenang BI juga menjadi modal penting untuk menunjukkan kesiapan berkontribusi di lembaga moneter negara. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan peluang kelulusan hingga meraih posisi sebagai calon pegawai asisten manajer.
Materi Kebanksentralan PCPM BI
Melansir laman Rekrutmen PCPM Bank Indonesia, kebanksentralan merupakan salah satu jenis tes dalam tahap seleksi pengetahuan teknis. Tes yang diselenggarakan secara daring (online) ini diujikan bersama dengan tes pengetahuan umum dan tes bahasa Inggris.
Dirangkum dari berbagai sumber, tes pengetahuan kebansentralan (TPK) terdiri dari 70 soal dengan durasi pengerjaan selama 50 menit. Soal-soal yang diuji disebut-sebut memiliki kemiripan dengan tes pengetahuan umum (TPU).
Materi ujian kebansentralan mencakup regulasi, seperti Undang-Undang tentang Bank Indonesia dan mekanisme pelaporan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Seluruh bahan dasar mengenai materi ini dapat dipelajari melalui laman resmi Bank Indonesia.
Peserta disarankan untuk rajin membaca berita ekonomi dan perbankan terbaru. Pemahaman mengenai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2004 tentang Bank Indonesia dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan beserta amandemennya juga diperlukan.
Daftar Contoh Soal Kebanksentralan PCPM BI
Sebagai bahan pembelajaran, berikut beberapa contoh soal dan kunci jawaban tes pengetahuan kebanksentralan PCPM BI:
1. Evolusi Bank Sentral
Berikut 10 contoh soal kebanksentralan tentang evolusi bank sentral beserta kunci jawabannya:
1. Bank sentral yang didirikan pada 1668 di Swedia adalah...
a. Bank of England
b. Sveriges Riksbank
c. Federal Reserve
d. De Javasche Bank
Kunci jawaban: b.
2. Fungsi awal pendirian sebagian besar bank sentral pada abad ke-17 dan ke-18 adalah...
a. Mengatur pasar modal
b. Mengawasi bank digital
c. Membiayai kebutuhan pemerintah dan mengeluarkan uang kertas
d. Menjaga stabilitas sistem pembayaran digital
Kunci jawaban: c.
3. Lembaga keuangan yang menjadi cikal bakal Bank Indonesia pada masa pemerintahan kolonial Belanda adalah...
a. De Javasche Bank
b. Nederlandsch Indische Handelsbank
c. De Nederlandsche Bank
d. Bank Rakyat Indonesia
Kunci jawaban: a.
4. De Javasche Bank resmi dinasionalisasi menjadi Bank Indonesia pada tahun...
a. 1945
b. 1950
c. 1953
d. 1968
Kunci jawaban: c.
5. Landasan hukum yang menetapkan Bank Indonesia sebagai bank sentral independen tanpa campur tangan pemerintah adalah...
a. UU No. 13 Tahun 1968
b. UU No. 23 Tahun 1999
c. UU No. 3 Tahun 2004
d. UU No. 6 Tahun 2009
Kunci jawaban: b.
6. Pada masa berlakunya UU No. 13 Tahun 1968, Kebijakan moneter BI diatur oleh lembaga pemerintah yang bernama...
a. Dewan Perwakilan Rakyat
b. Dewan Moneter
c. Otoritas Jasa Keuangan
d. Badan Pemeriksa Keuangan
Kunci jawaban: b.
7. Perubahan lingkungan strategis global yang memicu perlunya pengawasan ketat terhadap stabilitas sistem keuangan adalah...
a. Revolusi industri pertama
b. Perang dunia kedua
c. Krisis keuangan global
d. Penurunan harga minyak dunia
Kunci jawaban: c.
8. Perubahan peran bank sentral modern tidak hanya berfokus pada inflasi, tetapi juga menjaga...
a. Stabilitas sistem keuangan
b. Tingkat pendapatan nasional
c. Tarif pajak masyarakat
d. Anggaran belanja negara
Kunci jawaban: a.
9. Salah satu bentuk penyesuaian peran Bank Indonesia terhadap perkembangan teknologi finansial modern adalah...
a. Menghapus penggunaan uang tunai secara total
b. Memperluas digitalisasi sistem pembayaran
c. Mengambil alih operasional seluruh bank swasta
d. Menutup semua cabang fisik bank di Indonesia
Kunci jawaban: b.
10. Tujuan tunggal Bank Indonesia menurut Undang-Undang Bank Indonesia terbaru adalah...
a. Mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah
b. Mencetak uang sebanyak-banyaknya
c. Mengatur seluruh anggaran pendapatan negara
d. Memberikan pinjaman langsung kepada masyarakat
Kunci jawaban: a.
2. Kelembagaan Bank Sentral
Berikut adalah 10 contoh soal materi kelembagaan bank sentral beserta kunci jawabannya:
1. Apa tujuan tunggal Bank Indonesia yang sesuai dengan undang-undang?
a. Menjaga pertumbuhan ekonomi nasional
b. Mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah
c. Mengawasi kinerja perbankan komersial
d. Mengatur arus modal asing
Kunci jawaban: b
2. Lembaga mana yang memegang kekuasaan tertinggi dalam menetapkan kebijakan di Bank Indonesia?
a. Dewan Komisaris
b. Dewan Pengawas
c. Dewan Gubernur
d. Menteri Keuangan
Kunci jawaban: c
3. Apa salah satu area kebijakan utama yang dijalankan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas sistem keuangan?
a. Kebijakan Fiskal
b. Kebijakan Mikroprudensial
c. Kebijakan Makroprudensial
d. Kebijakan Perpajakan
Kunci jawaban: c
4. Siapakah yang memimpin Dewan Gubernur Bank Indonesia?
a. Menteri Keuangan
b. Gubernur Bank Indonesia
c. Presiden Republik Indonesia
d. Ketua OJK
Kunci jawaban: b
5. Dalam melakukan tugasnya, Bank Indonesia memiliki sifat independen yang bebas dari campur tangan pihak lain. Apa makna dari independensi tersebut?
a. Bebas dari kewajiban menyampaikan laporan berkala
b. Bebas dari kewajiban membayar pajak
c. Bebas dari pengaruh pemerintah maupun pihak luar
d. Bebas menentukan APBN sendiri
Kunci jawaban: c
6. Kepada lembaga manakah Bank Indonesia wajib menyampaikan laporan tahunan dan triwulannya secara berkala?
a. Mahkamah Agung
b. Dewan Perwakilan Rakyat
c. Badan Pemeriksa Keuangan
d. Kementerian BUMN
Kunci jawaban: b
7. Tugas Bank Indonesia dalam pengelolaan uang Rupiah mencakup kegiatan berikut, kecuali:
a. Perencanaan dan pencetakan
b. Pengeluaran dan pengedaran
c. Pencabutan dan penarikan
d. Penetapan harga barang di pasar
Kunci jawaban: d
8. Kebijakan yang ditujukan untuk mengatur jumlah uang beredar dan suku bunga demi menjaga kestabilan nilai mata uang adalah:
a. Kebijakan Moneter
b. Kebijakan Fiskal
c. Kebijakan Perdagangan
d. Kebijakan Industri
Kunci jawaban: a
9. Dalam hubungan internasional, Bank Indonesia dapat bertindak atas nama siapa saat bekerja sama dengan lembaga keuangan global?
a. Swasta nasional
b. Pemerintah Republik Indonesia
c. Bursa Efek Indonesia
d. Konsortium perbankan
Kunci jawaban: b
10. Mengapa koordinasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sangat diperlukan?
a. Untuk menentukan anggaran belanja negara
b. Untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional
c. Untuk menetapkan tarif pajak tahunan
d. Untuk mengelola utang BUMN
Kunci jawaban: b
3. Kebijakan Moneter
Berikut adalah 10 contoh soal kebanksentralan PCPM BI topik kebijakan moneter beserta kunci jawabannya:
1. Konsep trilema kebijakan moneter (Impossible Trinity) menyatakan bahwa suatu negara tidak dapat mencapai tiga hal secara bersamaan, yaitu...
a. Inflasi rendah, pertumbuhan ekonomi tinggi, dan nilai tukar stabil
b. Independensi kebijakan moneter, nilai tukar tetap, dan mobilitas modal bebas
c. Cadangan devisa tinggi, suku bunga rendah, dan likuiditas melimpah
d. Defisit anggaran kecil, inflasi rendah, dan pasar uang stabil
Kunci jawaban: b
2. Bank Indonesia mengadopsi kerangka kerja kebijakan moneter yang menetapkan sasaran utama berupa tingkat inflasi. Kerangka kerja ini disebut...
a. Exchange Rate Targeting
b. Monetary Aggregate Targeting
c. Inflation Targeting Framework
d. Interest Rate Targeting
Kunci jawaban: c
3. Kebijakan moneter Bank Indonesia menerapkan prinsip fleksibilitas (Flexible Inflation Targeting), yang berarti memperhatikan...
a. Pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan selain inflasi
b. Suku bunga acuan global semata
c. Nilai tukar mata uang asing secara mutlak
d. Jumlah uang beredar secara konvensional
Kunci jawaban: a
4. Penetapan tingkat BI-Rate secara langsung memengaruhi suku bunga pasar uang, suku bunga perbankan, dan kegiatan ekonomi. Jalur ini dikenal sebagai...
a. Operasi Pasar Terbuka
b. Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter
c. Kerangka Operasional Moneter
d. Manajemen Aliran Modal
Kunci jawaban: b
5. UU Bank Indonesia menjamin kewenangan penuh lembaga tanpa campur tangan pihak luar. Hal tersebut mencerminkan prinsip...
a. Akuntabilitas moneter
b. Transparansi publik
c. Independensi kebijakan moneter
d. Kebijakan makroprudensial
Kunci jawaban: c
6. Salah satu instrumen utama Bank Indonesia dalam melaksanakan operasi moneter guna mengendalikan likuiditas pasar adalah...
a. Operasi Pasar Terbuka
b. Penetapan tarif pajak
c. Anggaran pendapatan negara
d. Pembatasan impor barang
Kunci jawaban: a
7. Sistem nilai tukar yang menyerahkan pembentukan harga mata uang sepenuhnya pada mekanisme penawaran dan permintaan pasar adalah...
a. Sistem Nilai Tukar Tetap
b. Sistem Mengambang Bebas
c. Sistem Mengambang Terkendali
d. Sistem Patok Merayap
Kunci jawaban: b
8. Pengelolaan cadangan devisa oleh Bank Indonesia bertujuan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan moneter maupun menjaga stabilitas...
a. Harga barang kebutuhan pokok
b. Nilai tukar rupiah
c. Pendapatan per kapita
d. Pajak penghasilan
Kunci jawaban: b
9. Penggunaan instrumen Giro Wajib Minimum (GWM) oleh Bank Indonesia tergolong sebagai instrumen kebijakan moneter yang bersifat...
a. Kuantitatif
b. Kualitatif
c. Langsung
d. Khusus
Kunci jawaban: a
10. Kerangka interaksi kebijakan moneter Bank Indonesia dipadukan dengan kebijakan lain untuk menjaga stabilitas makroekonomi, yang meliputi kebijakan fiskal dan kebijakan...
a. Mikroprudensial
b. Makroprudensial
c. Perdagangan luar negeri
d. Industri nasional
Kunci jawaban: b
4. Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial di Indonesia
Berikut adalah 10 contoh soal kebanksentralan PCPM BI mengenai stabilitas sistem keuangan dan kebijakan makroprudensial beserta kunci jawabannya:
1. Lembaga keuangan, pasar keuangan, dan infrastruktur keuangan yang saling berinteraksi dalam menyalurkan dana masyarakat disebut sebagai...
a. Elemen sistem keuangan
b. Lembaga penjamin simpanan
c. Otoritas jasa keuangan
d. Pasar modal nasional
Kunci jawaban: a.
2. Kondisi sistem keuangan yang berfungsi secara efektif, efisien, serta mampu bertahan terhadap kerentanan internal dan eksternal merupakan definisi dari...
a. Kebijakan mikroprudensial
b. Stabilitas sistem keuangan
c. Kebijakan moneter terpadu
d. Efisiensi pasar modal
Kunci jawaban: b.
3. Salah satu peran utama sistem keuangan dalam perekonomian nasional adalah...
a. Menentukan tarif pajak perusahaan
b. Menetapkan harga kebutuhan pokok
c. Mengalokasikan dana dari pihak kelebihan dana ke pihak kekurangan dana
d. Mengatur anggaran belanja pemerintah
Kunci jawaban: c.
4. Fokus utama dari kebijakan makroprudensial adalah memitigasi risiko sistemik pada...
a. Kesehatan satu bank secara individu
b. Keseluruhan sistem keuangan secara agregat
c. Kinerja perusahaan multinasional
d. Penerimaan perpindahan dana negara
Kunci jawaban: b.
5. Perbedaan mendasar antara kebijakan makroprudensial dan mikroprudensial terletak pada...
a. Lokasi kantor pusat otoritas pengawas
b. Jenis mata uang yang digunakan masyarakat
c. Tujuan dan cakupan objek pengawasan risiko
d. Jumlah staf pengawas di lapangan
Kunci jawaban: c.
6. Rasio yang mewajibkan bank menyediakan modal minimum untuk mengantisipasi risiko kredit berlebih saat ekonomi tumbuh tinggi adalah...
a. Giro Wajib Minimum (GWM)
b. Countercyclical Capital Buffer (CCbB)
c. Loan to Value Ratio (LTV)
d. Rasio Efisiensi Operasional
Kunci jawaban: b.
7. Instrumen makroprudensial yang mengatur batas maksimum pemberian kredit rumah atau kendaraan berdasarkan nilai agunan dinamakan...
a. Countercyclical Capital Buffer (CCbB)
b. Loan to Value (LTV) / Financing to Value (FTV)
c. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
d. Giro Wajib Minimum (GWM)
Kunci jawaban: b.
8. Kegiatan identifikasi, pemantauan, dan evaluasi terhadap potensi risiko sistemik dalam sistem keuangan dinamakan...
a. Pengawasan mikroprudensial
b. Audit keuangan internal
c. Pengawasan makroprudensial
d. Pemeriksaan pajak berkala
Kunci jawaban: c.
9. Forum koordinasi antarotoritas di Indonesia yang bertugas menjaga stabilitas sistem keuangan adalah...
a. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)
b. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
c. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
d. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
Kunci jawaban: a.
10. Lembaga yang menjadi anggota KSSK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia terdiri dari...
a. Kemenkeu, BI, OJK, dan LPS
b. Kemenkeu, Bappenas, BPK, dan BI
c. BI, OJK, Bursa Efek Indonesia, dan LPS
d. Kemenkeu, BI, DPR, dan OJK
Kunci jawaban: a.
5. Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah
Berikut adalah 10 contoh soal materi kebanksentralan PCPM BI topik sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah:
1. Lembaga yang memiliki kewenangan tunggal dalam mengeluarkan dan mengedarkan Uang Rupiah di Indonesia adalah
a. Kementerian Keuangan
b. Bank Indonesia
c. Otoritas Jasa Keuangan
d. PT Perum Peruri
Kunci jawaban: b.
2. Berikut ini yang merupakan landasan hukum utama penyelenggaraan Sistem Pembayaran di Indonesia adalah
a. UU No. 10 Tahun 1998
b. UU No. 23 Tahun 1999
c. UU No. 7 Tahun 2011
d. UU No. 21 Tahun 2011
Kunci jawaban: b.
3. Tahapan awal dalam siklus Pengelolaan Uang Rupiah oleh Bank Indonesia adalah
a. Pencetakan
b. Perencanaan
c. Pengeluaran
d. Pengedaran
Kunci jawaban: b.
4. Salah satu pilar utama dalam kerangka kebijakan Pengelolaan Uang Rupiah adalah
a. Inovasi Digital
b. Ketersediaan Uang Rupiah
c. Pengawasan Perbankan
d. Internasionalisasi Rupiah
Kunci jawaban: b.
5. Kegiatan memusnahkan Uang Rupiah yang tidak layak edar dilakukan oleh Bank Indonesia pada tahap
a. Penarikan
b. Pencabutan
c. Pemusnahan
d. Evaluasi
Kunci jawaban: c.
6. Infrastruktur sistem pembayaran bernilai besar (high value) yang dioperasikan oleh Bank Indonesia adalah
a. BI-FAST
b. SKNBI
c. BI-RTGS
d. QRIS
Kunci jawaban: c.
7. Proyek pengembangan mata uang digital resmi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dinamakan
a. E-Rupiah
b. Crypto Rupiah
c. CBDC Rupiah Digital
d. Digital Money BI
Kunci jawaban: c.
8. Prinsip kewajiban penggunaan Uang Rupiah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia diatur dalam
a. UU No. 7 Tahun 2011
b. UU No. 3 Tahun 2004
c. UU No. 6 Tahun 2009
d. UU No. 4 Tahun 2023
Kunci jawaban: a.
9. Gerakan edukasi masyarakat untuk merawat, menjaga, dan mengenali keaslian Rupiah dikenal dengan istilah
a. Gerakan Non Tunai
b. Rupiah Berdaulat
c. Cinta Bangga Paham Rupiah
d. Sadar Rupiah
Kunci jawaban: c.
10. Lembaga BUMN yang ditunjuk untuk mencetak Uang Rupiah sesuai pesanan Bank Indonesia adalah
a. PT Telkom Indonesia
b. Perum Peruri
c. PT Pos Indonesia
d. PT Mint Indonesia
Kunci jawaban: b.
6. Bauran Kebijakan Bank Indonesia
Berikut adalah 10 contoh soal materi kebanksentralan PCPM BI tentang bauran kebijakan Bank Indonesia beserta kunci jawabannya:
1. Pelajaran utama dari krisis keuangan global (GFC) yang mendorong munculnya paradigma bauran kebijakan adalah...
a. Kebijakan moneter tunggal cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi.
b. Stabilitas harga tidak otomatis menjamin stabilitas sistem keuangan.
c. Nilai tukar harus dibiarkan mengambang bebas tanpa intervensi.
d. Kebijakan makroprudensial tidak diperlukan dalam perekonomian.
Kunci jawaban: b
2. Kerangka Bauran Kebijakan Bank Indonesia memadukan instrumen moneter dengan kebijakan...
a. Fiskal, makroprudensial, dan moneter internasional.
b. Makroprudensial, sistem pembayaran, dan nilai tukar.
c. Perdagangan luar negeri, tarif, dan kuota impor.
d. Perpajakan, subsidi, dan belanja pemerintah.
Kunci jawaban: b
3. Dalam menavigasi trilema kebijakan moneter, Bank Indonesia menggunakan bauran kebijakan untuk...
a. Menghilangkan keterbukaan lalu lintas modal secara total.
b. Menjaga keseimbangan antara stabilitas eksternal dan domestik.
c. Menetapkan suku bunga tanpa mempertimbangkan arus modal asing.
d. Mengabaikan pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
Kunci jawaban: b
4. Kebijakan makroprudensial dalam bauran kebijakan Bank Indonesia bertujuan untuk...
a. Mengatur pengeluaran dan pendapatan anggaran negara.
b. Membatasi dan memitigasi risiko sistemik di sektor keuangan.
c. Mengontrol jumlah uang beredar melalui operasi pasar terbuka.
d. Membiayai pembangunan infrastruktur secara langsung.
Kunci jawaban: b
5. Instrumen yang digunakan Bank Indonesia untuk mengelola nilai tukar agar sesuai dengan nilai fundamentalnya adalah...
a. Intervensi di pasar valuta asing.
b. Peningkatan pajak komoditas ekspor.
c. Penetapan tarif impor barang luar negeri.
d. Perubahan anggaran belanja pemerintah.
Kunci jawaban: a
6. Tujuan utama dari bauran kebijakan bank sentral pasca krisis keuangan global (GFC) adalah...
a. Memaksimalkan laba dari cadangan devisa negara.
b. Menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus stabilitas keuangan.
c. Menggantikan peran kebijakan fiskal pemerintah sepenuhnya.
d. Menghapuskan semua bentuk regulasi di sektor perbankan.
Kunci jawaban: b
7. Dalam merespons kondisi krisis atau tekanan ekonomi, bauran kebijakan Bank Indonesia berfokus pada...
a. Pengetatan kredit secara agresif tanpa memperhitungkan likuiditas.
b. Pemulihan stabilitas dan mitigasi dampak risiko sistemik.
c. Penutupan akses bagi investor asing di pasar modal.
d. Menghentikan seluruh kegiatan operasional sistem pembayaran.
Kunci jawaban: b
8. Kebijakan sistem pembayaran yang efisien dan aman dalam bauran kebijakan berfungsi untuk...
a. Menentukan besarnya suku bunga acuan BI-Rate.
b. Mempercepat transmisi kebijakan dan mendukung aktivitas ekonomi.
c. Membatasi jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat.
d. Menghapus syarat cadangan wajib minimum bagi perbankan.
Kunci jawaban: b
9. Sinergi dan koordinasi Bank Indonesia dengan pemerintah dilakukan melalui forum...
a. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
b. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
c. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
d. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kunci jawaban: a
10. Pengelolaan trilema kebijakan moneter melalui bauran kebijakan memberikan fleksibilitas bagi Bank Indonesia dalam...
a. Mencapai stabilitas tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.
b. Menghapus pengaruh pasar keuangan global terhadap ekonomi nasional.
c. Mengendalikan seluruh harga barang konsumsi secara sepihak.
d. Menetapkan kurs tetap untuk mata uang Rupiah secara konstan.
Kunci jawaban: a
7. Kebijakan Pendukung
Berikut 10 contoh soal kebanksentralan PCPM BI mengenai kebijakan pendukung beserta kunci jawabannya:
1. Apa tujuan utama dari pelaksanaan kerja sama internasional bilateral oleh Bank Indonesia?
a. Mengendalikan tingkat inflasi negara lain
b. Menjaga stabilitas eksternal dan memperkuat ketahanan ekonomi
c. Mengganti mata uang domestik dengan mata uang asing
d. Menghapus seluruh utang luar negeri Indonesia
Kunci jawaban: b
2. Salah satu bentuk kontribusi aktif Indonesia di tingkat internasional dalam bidang keuangan adalah partisipasi dalam forum...
a. OPEC
b. G20
c. NATO
d. WHO
Kunci jawaban: b
3. Sinergi kebijakan internasional Bank Indonesia bersama pemerintah bertujuan untuk...
a. Meningkatkan daya saing perekonomian nasional di tingkat global
b. Menentukan tarif pajak perusahaan ekspor
c. Membatasi perdagangan bebas secara sepihak
d. Menghentikan investasi asing yang masuk ke dalam negeri
Kunci jawaban: a
4. Mengapa UMKM memiliki peran yang sangat strategis dalam perekonomian Indonesia?
a. Menguasai seluruh aset perbankan nasional
b. Menyerap sebagian besar tenaga kerja di dalam negeri
c. Menghasilkan seluruh cadangan devisa negara
d. Mengatur penetapan suku bunga acuan
Kunci jawaban: b
5. Masalah utama yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya adalah...
a. Terlalu banyak tenaga kerja ahli
b. Keterbatasan akses pembiayaan dan permodalan
c. Tingginya suku bunga simpanan di bank
d. Kurangnya regulasi perdagangan internasional
Kunci jawaban: b
6. Kebijakan pengembangan UMKM oleh Bank Indonesia berfokus pada pendekatan...
a. Korporatisasi, kapasitas, dan akses pembiayaan
b. Monopolisasi pasar, kuota, dan tarif impor
c. Penutupan akses pasar luar negeri
d. Pengurangan jumlah produksi lokal
Kunci jawaban: a
7. Bentuk sinergi Bank Indonesia dengan pemerintah dalam mendukung UMKM adalah melalui penyelenggaraan acara...
a. Karya Kreatif Indonesia (KKI)
b. Pemilihan Presiden
c. Sensus Penduduk Nasional
d. Forum Debat Parlementer
Kunci jawaban: a
8. Dasar utama dari penerapan Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam sistem perekonomian adalah...
a. Mencari keuntungan individu secara maksimal
b. Prinsip keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan bersama
c. Pengenaan bunga berlipat ganda pada pinjaman
d. Pembatasan transaksi perdagangan barang halal
Kunci jawaban: b
9. Pilar utama dalam Blueprint Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia meliputi...
a. Penguatan rantai nilai halal (halal value chain)
b. Penutupan lembaga keuangan non-syariah
c. Penghapusan sektor pasar modal
d. Pemusatan modal pada sektor formal saja
Kunci jawaban: a
10. Lembaga nasional yang menjadi mitra strategis Bank Indonesia dalam koordinasi pengembangan ekonomi syariah adalah...
a. Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS)
b. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
c. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
d. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
Kunci jawaban: a
Mempelajari materi kebanksentralan PCPM BI menjadi langkah krusial yang perlu dilakukan para peserta. Namun, perlu diingat bahwa contoh soal di atas hanyalah sarana latihan, mengingat naskah ujian asli tidak pernah dipublikasikan kepada umum.
Baca Juga: 50 Contoh Soal Tes Pengetahuan Umum PCPM BI dan Kunci Jawabannya
(MDP)
