Mengapa Usaha Kecil Menengah Perlu Dikembangkan? Ini Alasannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alasan mengapa usaha kecil menengah (UKM) perlu dikembangkan salah satunya adalah membantu negara memperluas lapangan kerja. Dengan adanya lapangan kerja, pendapatan per kapita akan semakin meningkat dan berdampak pada pendapatan negara.
Untuk mengetahui alasan lainnya mengapa usaha kecil menengah perlu dikembangkan, simak jawaban dan pembahasan lengkapnya di artikel Berita Bisnis berikut.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Mengapa Usaha Kecil Menengah Perlu Dikembangkan? Ini Alasannya
Mengutip jurnal Membangun Daya Saing UKM dalam Perekonomian Nasional oleh Darwanto, terdapat beberapa alasan kuat mengapa usaha kecil dan menengah perlu dikembangkan di Indonesia. Alasan tersebut meliputi:
1. Menyerap Tenaga Kerja
Sebanyak 96,92 persen tenaga kerja berasal dari UMKM. Menurut Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia saat mengkuti Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Senin 6 Februari 2023, serapan tenaga kerja pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada 2022 mencapai 7.608.201.
Adanya perkembangan usaha kecil menengah akan menimbulkan dampak positif terhadap peningkatan jumlah tenaga kerja dan pengurangan jumlah kemiskinan.
2. Meratakan Distribusi Pembangunan
Lokasi UKM umumnya terdapat di perdesaan dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Perkembangan UKM yang baik dapat mendorong pemerataan dalam distribusi pendapatan maupun pemerataan pembangunan, sehingga akan mengurangi diskriminasi spasial antara kota dan desa.
3. Meratakan Distribusi Pendapatan
UKM sangat kompetitif dengan pola pasar hampir sempurna, tidak ada monopoli dan mudah dimasuki (barrier to entry).
Pengembangan UKM yang melibatkan banyak tenaga kerja pada akhirnya akan mempertinggi daya beli. Hal ini terjadi karena pengangguran berkurang dan adanya pemerataan pendapatan yang pada gilirannya akan mengurangi angka kemiskinan.
Faktor Penghambat Pertumbuhan UKM di Indonesia
Menurut Chandra dan Ardianti dalam jurnal Faktor-Faktor Penghambat Pertumbuhan Usaha Mikro dan Kecil pada Sektor Formal dan Informal di Jawa Timur, terdapat kendala dalam menjalankan usaha, terutama usaha kecil dan menengah. Berikut beberapa di antaranya:
1. Finansial (Keuangan)
Semua bisnis memerlukan sumber daya keuangan untuk memulai suatu usaha dan untuk membiayai pertumbuhan usahanya. Kurangnya akses atau ketersediaan dapat menjadi kendala dalam pertumbuhan bisnis.
2. Manajerial (Keahlian Manajemen)
Kompetensi manajerial merupakan gabungan dari pengetahuan, kemampuan, perilaku, dan sikap yang dipakai dalam bekerja secara efektif.
Kurangnya pengalaman manajerial dan keterampilan adalah alasan utama mengapa perusahaan baru gagal menjalankan usahanya.
3. Ekonomi dan Teknologi
Faktor ekonomi memiliki pengaruh langsung pada potensi daya tarik dari berbagai strategi dan pola konsumsi dalam perekonomian. Hal itu pula yang memiliki efek signifikan terhadap organisasi di berbagai industri dan di berbagai lokasi.
Teknologi adalah hal yang sangat dibutuhkan semua orang pada masa kini. Namun usaha kecil menengah yang tak memiliki akses permodalan akan sulit membeli teknologi yang diperlukan. Hal tersebut dapat menjadi sebuah hambatan bagi para pengusaha untuk bertahan dan bersaing.
4. Kompetisi
Dalam pertumbuhan usaha, persaingan adalah hambatan besar yang patut diperhitungkan. Dengan mudahnya pemain baru untuk masuk ke persaingan usaha, kesamaan barang yang dijual dan bersaing dengan pesaing lebih besar dapat menghambat pertumbuhan usaha bagi usaha kecil dan menengah.
5. Infrastruktur
Kualitas infrastruktur dapat memengaruhi prospek pertumbuhan UKM, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia.
Negara-negara berkembang disebut menderita karena keadaan infrastruktur dasar seperti transportasi, telekomunikasi dan listrik. Selain itu, biaya regulasi juga dapat berdampak pada pertumbuhan UKM.
(mq)
Frequently Asked Question Section
Apa dampak positif dari pemerataan pendapatan dan pembangunan?

Apa dampak positif dari pemerataan pendapatan dan pembangunan?
Mengurangi diskriminasi spasial yang terjadi antara kota dan desa.
Apa alasan utam perusahaan rintisan gagal dalam usahanya?

Apa alasan utam perusahaan rintisan gagal dalam usahanya?
Kurangnya pengalaman manajerial dan keterampilan adalah alasan utama mengapa perusahaan baru gagal menjalankan usahanya.
Apa yang dimaksud kompetensi manajerial?

Apa yang dimaksud kompetensi manajerial?
Kompetensi manajerial merupakan gabungan dari pengetahuan, kemampuan, perilaku, dan sikap yang dipakai dalam bekerja secara efektif.
