Mengenal Jurusan Vokasi, Jenjang Pendidikan, dan Keunggulannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jurusan vokasi adalah program pendidikan yang berfokus menyiapkan para lulusannya menjadi tenaga ahli yang terampil di bidangnya. Oleh karena itu, sistem pembelajaran di jurusan vokasi lebih banyak mengutamakan praktik dibandingkan teori.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan menerangkan bahwa penyelenggaraan jurusan vokasi di Indonesia dilakukan dengan orientasi pada kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja serta berbasis kompetensi keahlian tertentu.
“Dengan orientasi pada kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja serta berbasis kompetensi keahlian tertentu, jurusan vokasi dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” tambah Masrokhan, dikutip dari kumparanBisnis.
Program pendidikan jurusan vokasi ini dapat berbentuk universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademik. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 59 Permen Ristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Jenjang Pendidikan di Jurusan Vokasi
Merujuk buku Berwawasan Pendidikan Masa Kini oleh Ahmad Khoiril Anam, Ahmad Muzaki, dkk., jenjang pendidikan yang diselenggarakan di jurusan vokasi terdiri dari:
Diploma 1 (D1) atau Ahli Pratama (A.P).
Diploma 2 (D2) atau Ahli Muda (A.Ma).
Diploma 3 (D3) atau Ahli Madya (A.Md).
Diploma 4 (D4) atau Sarjana Terapan (S.Tr)
Baca juga: Kemenperin Gandeng S4C Swiss dan ILO Tingkatkan Kualitas Politeknik Vokasi
Keunggulan Jurusan Vokasi
Banyak keunggulan yang bisa dirasakan oleh seseorang apabila mengambil pendidikan di jurusan vokasi, di antaranya sebagai berikut:
Seseorang yang mengambil pendidikan di jurusan vokasi lebih banyak mendapatkan praktik, sehingga penguasaan suatu disiplin ilmu menjadi lebih sering dilakukan.
Seseorang yang mengambil pendidikan di jurusan vokasi mendapatkan banyak pilihan sekolah, sehingga peserta didik menjadi lebih variatif di dalam mengambil jurusan yang sesuai dengan bakat atau keinginan.
Jurusan vokasi tersedia di berbagai bidang kehidupan. Dengan adanya pilihan yang beragam, diharapkan peserta didik dapat fokus dengan bidang yang sesuai minat dan bakatnya.
Memiliki kesempatan kerja yang sesuai dengan minat dan bakat. Dengan bekerja sesuai minat dan bakat, diharapkan dapat berpartisipasi dalam membantu serta menjawab segala kebutuhan yang ada di masyarakat.
(NDA)
