Konten dari Pengguna

Mengenal Tugas Admin Produksi dalam Perusahaan Manufaktur

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tugas admin produksi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tugas admin produksi. Foto: Pexels

Admin produksi merupakan bidang pekerjaan yang dapat ditemukan di perusahaan manufaktur. Tugas admin produksi tentunya berbeda dengan staf administrasi pada umumnya.

Tertarik untuk bekerja sebagai admin produksi? Simak uraian artikel Berita Bisnis berikut ini hingga tuntas untuk mengetahui informasi seputar admin produksi selengkapnya.

Pengertian Admin Produksi

Ilustrasi tugas admin produksi. Foto: Pexels

Menurut situs Climb the Ladder, admin produksi adalah seseorang yang bertugas untuk mengelola keperluan administrasi dalam seluruh proses produksi.

Admin produksi sangat berperan penting dalam kelancaran proses produksi di perusahaan manufaktur, mulai dari tahap persiapan bahan baku hingga menghasilkan barang jadi.

Tugas utamanya mencakup keperluan administrasi atau pengolahan data dalam proses produk. Selain itu, admin produksi juga harus berkolaborasi dengan semua orang di dalam tim.

Mereka juga mungkin akan berkoordinasi dengan beberapa pihak lain seperti departemen keuangan, divisi pengiriman, konsumen, supplier, dan lain-lain.

Baca juga: Gaji Admin Support beserta Tugas dan Tanggung Jawabnya

Tugas Admin Produksi

Berikut beberapa tugas yang umum dikerjakan oleh admin produksi di perusahaan manufaktur, sebagaimana dihimpun dari laman My Careers Future:

  • Menyusun dan mencatat data terkait produksi, biasanya meliputi catatan dan laporan volume produksi, konsumsi bahan baku, kontrol kualitas, dan berbagai aspek lainnya.

  • Menyusun dan merekam data produksi dari berbagai dokumen, mulai dari pesanan pelanggan, tiket kerja, spesifikasi produk, hingga lembar produksi pekerja individu.

  • Mengikuti prosedur pencatatan yang sudah ditentukan, baik menggunakan komputer atau alat tulis lainnya.

  • Mengelola dokumen yang digunakan dan disiapkan dengan baik dan terorganisasi.

  • Membuat salinan atau scan hasil korespondensi maupun dokumen lainnya.

  • Mengarsipkan dokumen produksi, baik secara elektronik atau dalam bentuk hard copy.

  • Menjawab telepon dan memberikan informasi terkait produksi kepada penelepon atau mengalihkan panggilan ke petugas yang sesuai.

  • Berkomunikasi dengan pelanggan dan/atau vendor, sebagaimana ditugaskan.

  • Memberikan dukungan administratif ke berbagai departemen dan fungsi, yang dapat mencakup produksi, penjualan, quality control, pembelian, layanan pelanggan, dan keuangan.

  • Bertanggung jawab untuk melengkapi dan memelihara semua persyaratan terkait pengiriman, seperti dokumen dan pengaturan pengiriman.

  • Menyiapkan dokumentasi ekspor, label pengiriman, faktur komersial, dan/atau deklarasi ekspor pengirim untuk semua pengiriman internasional.

  • Me-retur sisa bahan baku dari proses produksi kepada bagian Departemen Inventory.

  • Mencatat setiap mesin yang digunakan dalam proses produksi untuk mengetahui apakah sudah sesuai dengan standar kecepatan tertentu.

(NDA)