Metode Analisis Data Kuantitatif dan Kualitatif dalam Karya Ilmiah

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Metode analisis data kualitatif dan kuantitatif merupakan metode yang selalu digunakan dalam sebuah membuat karya ilmiah.
Secara umum, metode analisis data adalah sebuah teknik atau cara untuk mendapatkan sebuah data menjadi informasi yang lebih mudah untuk dipahami. Metode analisis data juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan yang biasanya berguna dalam penulisan penelitian.
Menurut seorang ahli matematika asal Amerika, John Tukey (2011) menjelaskan bahwa metode analisis data, hasil analisis menjadi lebih tepat atau akurat. Sugiyono (2010) juga menyebutkan metode analisis data yang digunakan satu penelitian dengan penelitian yang lain tidak bisa disamakan. Simak penjelasannya masing-masing berikut ini.
Dua Jenis Metode Analisis Data
1. Metode Analisis Data Kualitatif
Metode analisis data kualitatif berfokus pada informasi yang sifatnya non numerik (bukan angka), namun lebih membahas konseptual suatu permasalahan dalam penelitian. Ada beberapa jenis teknik analisis data kualitatif. Di antaranya seperti analisis konten, analisis naratif, analisis wacana, analisis kerangka kerja, dan teori beralas.
Karakteristik metode analisis kualitatif
Memiliki latar alamiah dengan sumber data yang langsung dan instrumen kuncinya adalah penelitinya.
Bersifat deskriptif.
Bekerja dengan fokus pada proses dan hasil merupakan keniscayaan.
Pengujian kualitatif lebih fokus pada cara pencarian informasi, setelah itu baru bergeser pada hasil penelitian.
Cara analisis data di lakukan secara induktif.
Menjadikan “makna” sebagai hal yang esensial.
Fokus studi sebagai batas penelitian.
Desain awalnya bersifat tentatif dan verifikatif. Desain penelitian kualitatif tidak dapat di tentukan secara baku dan kaku.
Penelitian kualitatif menggunakan kriteria khusus untuk ukuran keabsahan data.
2. Metode Analisis Data Kuantitatif
Berbeda dengan kualitatif, metode analisis data kuantitatif berfokus kepada numerik atau angka dalam sebuah penelitian. Teknik ini menggunakan data statistik, data hasil survei responden, dan lain sebagainya untuk mengolah data.
Metode analisis data kuantitatif juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu analisis data kuantitatif deskriptif dan analisis data kuantitatif inferensial.
Karakteristik metode penelitian kuantitatif
Proses pengumpulan data yang ada dilakukan dengan menggunakan alat terstruktur seperti kuesioner, kuesioner atau survei.
Hasil analisis didasarkan pada sampel populasi yang representatif.
Studi yang sama dapat diulangi di masa depan untuk mencapai tingkat keandalan atau kepercayaan diri yang tinggi.
Semua aspek yang diperlukan untuk penelitian ini dipersiapkan dengan cermat sebelum proses pengumpulan data, termasuk alat penelitian.
Data dalam bentuk angka, angka atau statistik.
Peneliti menggunakan alat analisis seperti perangkat lunak untuk memproses data.
Fokus utama penelitian kuantitatif adalah untuk mengklasifikasikan, menghitung, dan membangun model statistik untuk menjelaskan apa yang sedang diselidiki.
Penelitian kuantitatif mengutamakan suatu objektivitas data dalam studi tentang fenomena sosial.
Tahapan Mengolah Data
Setelah mengetahui jenis metode analisis data yang ada, kamu juga diharuskan mengerti tahapan mengolah datanya. Simak penjelasannya berikut ini.
Pengolahan Data
Penyuntingan atau editing, kegiatan yang mengharuskan pemeriksaan seluruh daftar pertanyaan yang dikembalikan responden.
Pengkodean atau coding, kegiatan yang dilakukan setelah penyuntingan dengan cara memberikan simbol atau tanda berupa angka terhadap jawaban responden penelitian.
Tabulasi atau tabulating, kegiatan menyusun dan juga menghitung data dari hasil pengkodean yang kemudian akan disajikan dalam wujud tabel.
Penganalisisan Data
Setelah mengerjakan pengolahan data, kamu juga harus menyelesaikannya dengan menganalisis. Tahap ini bertujuan untuk memeriksa data apa yang masih perlu dicari, hipotesis penelitian apa yang perlu diuji, pertanyaan apa yang perlu dijawab, metode apa yang harus digunakan untuk mendapatkan informasi baru, hingga kesalahan apa yang harus segera diperbaiki.
Penafsiran Analisis Data
Tahap terakhir yaitu penafsiran analisis data. Pada tahap ini kamu akan diminta untuk memberikan kesimpulan dari penelitian kualitatif atau kuantitatif yang sudah dikerjakan.
(AAG)
Baca juga: Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Jenis-Jenis, hingga Contohnya
