Konten dari Pengguna

Minimal Tabungan untuk Visa Australia yang Harus Dimiliki

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi visa. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi visa. Foto: Unsplash

Pengajuan visa Australia membutuhkan berbagai persyaratan, salah satunya pemohon harus melampirkan bukti rekening koran selama tiga bulan terakhir.

Besaran saldo yang tersimpan dalam rekening menjadi hal yang perlu diperhatikan. Informasi tersebut digunakan sebagai penilaian pihak imigrasi, apakah visa layak dikeluarkan atau tidak.

Untuk mengetahui minimal tabungan untuk pembuatan visa Australia agar disetujui dan bisa mempersiapkannya jauh-jauh hari, simak syarat dan ketentuan selengkapnya di bawah ini.

Minimal Tabungan untuk Visa Australia

Ilustrasi visa Australia. Foto: Shutterstock

Sebelum bepergian ke Australia, setiap orang perlu memiliki visa sebagai syarat masuk ke negara itu. Salah satu aspek yang harus dipenuhi saat mengajukan visa Australia adalah memiliki jumlah tabungan yang cukup.

Hal ini untuk membuktikan kemampuan finansial pemohon selama berada di sana. Adapun jumlah minimal tabungan yang harus dimiliki sebagai syarat membuat visa Australia adalah sebesar AUD 5000 atau sekitar Rp52 juta.

Mengutip dari laman Kedutaan Besar Australia Indonesia, nominal tersebut dapat bervariasi tergantung apakah pemohon bisa menunjukan tiket pesawat pulang-pergi, lama tinggal, dan tujuan dari keberangkatan.

Syarat Mengajukan Visa Australia

Ilustrasi negara Australia. Foto: Unsplash

Mengutip dari laman Dirjen Imigrasi RI, berikut persyaratan dokumen yang harus dilampirkan bersama aplikasi visa Australia.

  • Mengisi formulir pengajuan visa dari situs resmi Australia Government Department of Home Affairs sesuai data pemohon.

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  • Pasfoto berukuran 4x6 berlatar belakang putih sebanyak 2 lembar.

  • Fotokopi paspor yang memiliki masa berlaku minimal 6 bulan (bagian yang harus difotokopi adalah halaman depan, halaman belakang, halaman stempel, dan visa).

  • Fotokopi rekening tabungan selama 3 bulan terakhir.

  • Laporan kartu kredit dan slip gaji selama 3 bulan terakhir.

  • Dokumen tambahan, seperti rencana perjalanan atau travel itinerary selama berada di Australia, surat keterangan kesediaan untuk pulang kembali ke Indonesia, bukti transaksi pemesanan hotel, dan surat rekomendasi yang dibuat oleh keluarga, teman, atau rekan kerja yang menyetujui keberangkatan pemohon ke Australia.

Baca Juga: Cara Membuat Kartu Kuning 2024 dan Persyaratannya

Cara Mengajukan Visa Australia

Ilustrasi cara pembuatan visa Australia. Foto: Unsplash

Setelah seluruh berkas persyaratan lengkap, pemohon dapat segera mengurus pengajuan pembuatan visa. Berikut tahapan-tahapannya.

  1. Kunjungi laman resmi Australia Government Department of Home Affairs di https://immi.homeaffairs.gov.au.

  2. Login pada ImmiAccount.

  3. Jika belum memiliki akun, pemohon dapat membuat akun sesuai instruksi.

  4. Isi data pada formulir yang tersedia dengan benar dan unggah dokumen yang menjadi persyaratan.

  5. Lakukan pembayaran visa untuk melanjutkan pengajuan. Pembayaran bisa dilakukan dengan cara transfer melalui PayPal atau UnionPay.

  6. Setelah pembayaran berhasil, nantinya pemohon mendapatkan pemberitahuan terkait pengajuan visa apakah diterima atau ditolak melalui email.

  7. Apabila permohonan visa disetujui, pemohon bisa langsung mendatangi kantor Australia Visa Application Centre (AVAC) yang berada di Jakarta atau Bali untuk melengkapi dokumen tambahan.

(SA)