Konten dari Pengguna

NITKU: Pengertian, Fungsi, dan Cara Memperolehnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi NITKU. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi NITKU. Foto: Shutterstock

NITKU atau Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha adalah tanda pengenal untuk wajib pajak yang memiliki lebih dari satu tempat kegiatan usaha. Jika sebelumnya mereka harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) cabang, kini NPWP Cabang digantikan dengan NITKU sebagai identitas.

Kehadiran NITKU diharapkan dapat mempermudah wajib pajak atau tempat usaha yang memiliki banyak cabang agar bisa melaksanakan kewajiban pajaknya secara terpusat.

Pengertian NITKU

Ilustrasi pelaporan pajak. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Definisi NITKU diartikan sebagai nomor identitas untuk tempat kegiatan usaha wajib pajak yang terpisah dari tempat tinggal atau tempat kedudukan wajib pajak.

Ketentuan mengenai pemberian NITKU ke tempat kegiatan usaha telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 136 Tahun 2023 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan, dan Wajib Pajak Instansi Pemerintah.

Selain menggantikan NPWP cabang, NITKU diberikan ke wajib pajak yang mempunyai dua atau lebih tempat usaha, baik secara langsung maupun tak langsung menghasilkan laba kena pajak.

Mengutip laman DJP, NITKU sendiri terdiri dari 16 digit NPWP Pusat dan 6 digit urutan cabang. Nomor urut antarcabang ini akan digeneralisasi secara otomatis melalui sistem DJP.

Baca Juga: Cara Lapor SPT Tahunan bagi Wajib Pajak dan Jenisnya

Fungsi NITKU

Ilustrasi NPWP Foto: Shutterstock

Perubahan NPWP cabang menjadi NITKU ini dilaksanakan untuk menyederhanakan proses administrasi perpajakan. Berbeda dengan NPWP cabang, NITKU hanya berguna sebagai nomor identitas dan tak memiliki kewajiban perpajakan.

Dalam hal ini, NITKU berfungsi untuk membedakan cabang mana yang melakukan transaksi. Sementara untuk kewajiban perpajakan seperti penyetoran, pembuatan bukti potong dan faktur pajak serta pelaporan nantinya menggunakan NPWP Pusat.

Kendati demikian, NITKU juga masih dibutuhkan, utamanya dalam pembuatan faktur, bukti potong, dan SPT sebagai bagian dari data yang diperlukan selain NPWP Pusat sebagai data utama.

Cara Memperoleh NITKU

Ilustrasi cara memperoleh NITKU. Foto: Pexels

Pengecekan NITKU bagi wajib pajak badan dapat dilakukan melalui akun djponline atau ke kantor pajak terdaftar. Berikut langkah-langkah untuk memperoleh NITKU dalam akun DJP Online NPWP pusat.

  • Kujungi laman DJP online dan masuk dengan akun yang terdaftar.

  • Pilih menu Profil.

  • Pilih menu Daftar NPWP Cabang.

  • Wajib pajak dapat melihat daftar NPWP cabang, data NPWP 15 digit, NITKU, dan nama NPWP cabang.

(SA)