Pencapaian Terbesar dalam Hidup, Begini Tips Menjawabnya saat Interview

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Interview merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam proses rekrutmen karyawan. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari pertanyaan interview kerja dan jawabannya sebagai langkah awal dalam mempersiapkan diri.
Adapun salah satu jenis pertanyaan jebakan yang sering diajukan recruiter pada saat interview adalah tentang pencapaian terbesar dalam hidup. Untuk para fresh graduate yang belum memiliki banyak pengalaman, mungkin masih bingung menjawab pertanyaan tersebut.
Namun tak perlu khawatir, di bawah ini ada tips menjawab pertanyaan interview tentang pencapaian terbesar dalam hidup dan contohnya yang bisa dipelajari oleh para fresh graduate maupun para profesional berpengalaman.
Tips Menjawab Pertanyaan Pencapaian Terbesar dalam Hidup
Apabila ditanya tentang pencapaian terbesar dalam hidup saat interview, itu artinya recruiter ingin memahami kinerja Anda di masa lalu, dan bagaimana caramu menangani situasi tertentu.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut ataupun jenis pertanyaan interview kerja lainnya, Anda bisa terapkan metode STAR. Merujuk situs Novoresume, gagasan utama di balik metode STAR adalah bahwa setiap jawaban harus mencakup topik-topik berikut:
Situation (S): Jelaskan situasi dan konteks di mana peristiwa itu terjadi.
Task (T): Bicarakan tentang tugas yang harus Anda selesaikan (yaitu tantangan atau tanggung jawab Anda).
Action (A): Jelaskan tindakan yang Anda ambil untuk mengatasi tantangan atau tanggung jawab yang disebutkan di atas.
Results (R): Jelaskan jenis hasil yang Anda capai. Saat menjelaskan hasil, jika memungkinkan, sebutkan pula angka-angka dan fakta-fakta yang dapat diukur. Misalnya, “Artikel saya berhasil dilihat oleh lebih dari 300 ribu pembaca.”
Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Interview User? Ini Penjelasannya
Contoh Jawaban dari Pertanyaan Pencapaian Terbesar dalam Hidup
Agar semakin paham, berikut beberapa contoh jawaban dari pertanyaan pencapaian terbesar dalam hidup untuk jadikan sebagai referensi yang dikutip dari situs Novoresume.
1. Fresh Graduate
Situation: “Yah, sebagai lulusan baru Universitas XYZ, menurut saya pencapaian terbesar saya adalah apa yang berhasil saya capai selama berada di sana. Beasiswa saya hanya menutupi separuh biaya kuliah, dan keluarga saya tidak mampu mendukung saya secara finansial. Saya juga ingin mendapatkan pengalaman kerja selama berada di sana, sehingga saya bisa langsung bekerja setelah lulus.”
Task: “Jadi, saya belajar sejak awal bahwa saya harus mengatur waktu saya hingga jam kerja agar efisien dan menguasai segalanya.”
Action: “Melalui kerja keras dan dedikasi, saya berhasil menyeimbangkan antara belajar, bekerja paruh waktu, dan bahkan menjadi sukarelawan untuk mendapatkan pengalaman. Kadang-kadang melelahkan, tetapi saya menjadwalkan hampir semua hal yang harus saya lakukan di kalender pribadi saya. Saya perlu mengetahui daftar tugas saya, kapan tugas tersebut harus diselesaikan, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan. Dengan cara ini, saya tidak pernah melewatkan tenggat waktu, tugas, atau tanggung jawab lainnya.”
Results: “Pada akhirnya, saya lulus dengan IPK 3,8, hampir tidak ada pinjaman mahasiswa, dan juga magang sebagai asisten media sosial universitas selama 2 semester terakhir saya. Di sana, saya juga belajar banyak tentang pemasaran, cara berkomunikasi dengan pengikut kami, dan berhasil menyelenggarakan acara universitas terbesar yang dihadiri hingga 300 mahasiswa.”
2. Profesional Berpengalaman
Situation: “Saya pikir pencapaian terbesar saya adalah pada pekerjaan terakhir saya sebagai administrator SDM. Departemen perekrutan mengalami kesulitan menemukan file tertentu dan mengelola dokumen, terutama selama masa sibuk, dan hal ini memakan terlalu banyak waktu.”
Task: “Jadi, menurut saya masih ada ruang untuk perbaikan dalam pengelolaan file karyawan. Saya ingin meningkatkan produktivitas dan efisiensi, dan pada akhirnya, menghemat waktu yang dihabiskan untuk mencari dokumen.”
Action: “Saya memutuskan untuk mengambil inisiatif dan menerapkan perangkat lunak manajemen dokumen SDM tim yang baru. Yang juga dapat memusatkan manajemen file dalam departemen, menyederhanakan orientasi, dan juga membantu tugas-tugas kecil lainnya (seperti impor dokumen massal, konversi file belakang otomatis, dan sebagainya).”
Results: “Pada akhirnya, lembar waktu kami menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan untuk mencari file dan dokumen telah berkurang 5-10 jam. Tidak ada lagi jeda waktu antara berbagi dokumen dengan HR, Payroll, dan supervisor. Setiap tim atau individu dapat langsung mengakses file yang mereka perlukan dalam satu sistem pengarsipan HR, dan meningkatkan produktivitas mereka secara keseluruhan.”
(NDA)
