Konten dari Pengguna

Pengertian Asset Based Thinking, Karakteristik, dan Modal Utamanya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi asset based thinking. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asset based thinking. Foto: Pixabay

Sumber daya menjadi salah satu hal yang perlu dikelola dengan baik dalam suatu instansi atau perusahaan. Dengan pengelolaan sumber daya yang baik, tujuan perusahaan tentu bisa lebih cepat tercapai.

Ada dua pendekatan yang bisa dipakai untuk mengelola sumber daya di perusahaan, yakni deficit based thinking (pendekatan berbasis kekurangan atau masalah) dan asset based thinking (pendekatan berbasis aset).

Lantas, apa yang dimaksud dengan asset based thinking? Untuk mengetahui informasi lengkap seputar asset based thinking atau pendekatan berbasis aset, simak uraian artikel di bawah ini hingga tuntas.

Pengertian Asset Based Thinking

Ilustrasi sedang berusaha menerapkan asset based thinking. Foto: Pixabay

Merangkum buku Model Pengabdian Berbasis Kompetisi oleh Edi Irawan, asset based thinking adalah pendekatan yang memusatkan perhatian atau fokus pada aset (modal) dan kekuatan untuk berpikir positif.

Pikiran yang positif tentunya bisa menjadi inspirasi bagi seseorang untuk bisa mengerjakan pekerjaannya secara terorganisir, sehingga ia pun jadi lebih terarah dalam menuju kesuksesan.

Maka dari itu, pendekatan berbasis aset bisa jadi pilihan ketika menjalankan setiap program di dalam perusahaan yang berkaitan dengan pemberdayaan sumber daya.

Karakteristik Asset Based Thinking

Ada beberapa karakteristik dari pendekatan berbasis aset yang membedakannya dengan jenis pendekatan lainnya. Dikutip dari buku Penerapan Pembelajaran Paradigma Baru oleh Ropin Sigalingging, karakteristik asset based thingking adalah sebagai berikut:

  • Fokus pada aset (modal) dan kekuatan.

  • Membayangkan masa depan.

  • Berpikir tentang kesuksesan yang telah diraih dan kekuatan untuk mencapai kesuksesan tersebut.

  • Mengorganisasikan kompetensi dan sumber daya (aset dan kekuatan).

  • Merancang sebuah rencana berdasarkan visi dan kekuatan.

  • Melaksanakan rencana aksi yang sudah diprogramkan.

Ilustrasi mempelajari modal utama dalam asset based thinking. Foto: Pixabay

Green dan Haines menerangkan dalam bukunya yang bertajuk Asset Building and Community Development, ada tujuh modal (aset) utama dalam asset based thinking. Berikut masing-masing penjelasannya:

  1. Modal manusia: Ini merupakan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki perusahaan atau instansi. Pemanfaatannya dapat dilihat dari pengetahuan, kecerdasan, dan keterampilan yang dimiliki dari setiap SDM yang ada.

  2. Modal sosial: Norma atau aturan yang mengikat warga masyarakat, dan jaringan antarunsur kepercayaan yang ada di dalam komunitas/masyarakat.

  3. Modal fisik: Bangunan yang menjadi wadah bagi para SDM yang ada di dalam suatu instansi atau perusahaan.

  4. Modal lingkungan atau alam: Potensi yang belum diolah dan mempunyai nilai ekonomi tinggi dalam upaya pelestarian alam dan juga kenyamanan hidup

  5. Modal finansial: Dukungan keuangan yang dimiliki dan dapat digunakan untuk pembiayaan proses pembangunan dan kegiatan.

  6. Modal politik: Keterlibatan lembaga pemerintah dan semua lapisannya dalam berhubungan dengan instansi atau perusahaan.

  7. Modal agama dan budaya: Adanya kegiatan ritual kebudayaan dan keagamaan, kelembagaan, dan tokoh-tokoh penting yang berpotensi untuk menunjang pengembangan kegiatan di perusahaan.

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apakah kita bisa menggunakan pendekatan berbasis aset di perusahaan?

chevron-down

Pendekatan berbasis aset bisa jadi pilihan ketika menjalankan setiap program di dalam perusahaan yang berkaitan dengan pemberdayaan sumber daya.

Apa manfaat dari menerapkan asset based thinking dalam pengelolaan sumber daya?

chevron-down

Pendekatan asset based thinking dapat membuat seseorang menjadi memiliki pikiran yang positif, sehingga ia pun akan jadi lebih terarah dalam menuju kesuksesan.

Apa saja yang termasuk modal dalam asset based thinking?

chevron-down

Modal manusia, sosial, fisik, lingkungan/alam, finansial, politik, serta agama dan budaya.