Pengertian Barang Mentah, Sumber, dan Rumus untuk Menghitung

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian barang mentah adalah bahan atau zat yang digunakan dalam proses produksi awal guna membentuk produk jadi. Barang mentah dapat berupa sumber daya alam (SDA) yang belum dimurnikan (purified).
Barang mentah ini berasal dari tiga sumber utama, yakni hewan, tanaman, dan mineral. Ketiganya menghasilkan produk yang berbeda-beda, seperti jaket dari kulit atau energi dari batu bara.
Selain mengetahui pengertian barang mentah lebih lanjut, simak juga sumber dan cara menghitungnya terlebih dulu di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Barang Mentah
Mengutip investopedia.com, barang mentah (raw materials) adalah bahan atau zat yang digunakan dalam produksi utama dalam pembuatan barang.
Barang mentah sering kali berkaitan dengan sumber daya alam, sehingga perusahaan manufaktur akan sangat bergantung pada ketersediaan barang mentah di alam sebagai faktor produksinya.
Untuk perusahaan manufaktur, persediaan barang mentah memerlukan penganggaran yang terperinci dan kerangka kerja khusus untuk akuntansi pada neraca dan laporan laba rugi.
Merujuk wallstreetmojo.com, barang mentah mengalami pemrosesan dan transformasi menjadi bahan setengah jadi yang selanjutnya digunakan untuk membuat produk akhir untuk dijual.
Sederhananya, barang mentah adalah barang yang belum jadi atau SDA yang belum dimurnikan untuk membuat produk jadi. Contohnya adalah kayu, minyak mentah, karet kosong, bijih mineral, dan lainnya.
Baca Juga: 6 Aktivitas Ekonomi yang Memanfaatkan Sumber Daya Alam
Sumber Barang Mentah
Mengutip wallstreetmojo.com, barang mentah dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori berdasarkan pada cara memperolehnya, yakni:
1. Berbasis Hewan
Agroindustri adalah pengguna paling umum dari komoditas ini. Industri tekstil, kulit, susu, dan industri lainnya, mengolah barang seperti kulit, wol, sutra, dan lain-lain untuk menghasilkan produk jadi.
2. Berbasis Tanaman
Barang mentah berbasis tanaman adalah barang yang berasal dari kehutanan dan pertanian. Jenis ini terkadang disebut sebagai sumber daya nabati yang tak dimurnikan.
Kategori barang yang tak diolah ini mencakup gula, selulosa, minyak goreng, jagung, kayu, gabus, kapas, dan lainnya.
3. Berbasis Mineral
Barang berbasis mineral diperoleh melalui ekstraksi termasuk tanah liat, pasir, marmer, bijih besi, bensin, gas alam, batu bara, logam mulia, dan lainnya. Bahan-bahan dari kategori ini digunakan dalam pengaturan industri atau mengukir perhiasan yang indah.
Rumus untuk Menghitung Barang Mentah
Merujuk cin7.com, berikut rumus penting yang digunakan dalam perhitungan barang mentah:
Barang Mentah yang Digunakan = Barang Mentah Pembuka + Pembelian Barang Mentah - Barang Mentah Penutup
Apabila sebuah perusahaan memiliki rincian barang mentah di neraca perusahaan sebagai berikut:
Barang mentah pembuka: Rp12 miliar
Barang mentah yang dibeli: Rp2 miliar
Barang mentah penutupan: Rp6 miliar
maka,
Barang Mentah yang digunakan = Rp12 miliar + Rp2 miliar - Rp6 miliar
Barang Mentah yang digunakan = Rp8 miliar
Dengan demikian, barang mentah yang digunakan dalam proses produksi perusahaan senilai Rp8 miliar.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa saja contoh barang mentah?

Apa saja contoh barang mentah?
Kayu, minyak mentah, karet kosong, bijih mineral, dan lainnya.
Barang mentah berasal dari apa saja?

Barang mentah berasal dari apa saja?
Hewan, tanaman, dan mineral.
Apa saja contoh barang mentah berbasis mineral?

Apa saja contoh barang mentah berbasis mineral?
Tanah liat, pasir, marmer, bijih besi, bensin, gas alam, batu bara, logam mulia, dan lainnya.
