Konten dari Pengguna

Pengertian Pasar Monopolistik, Ciri-ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

   Ilustrasi pasar monopolistk. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasar monopolistk. Foto: Pexels

Pasar monopolistik merupakan salah satu jenis struktur pasar yang memiliki semua unsur mulai dari kegiatan produksi, distribusi, konsumsi, serta terdapat penjual dan pembeli. Jenis pasar ini dapat ditemukan di semua pasar baik tradisional ataupun modern.

Di dalam pasar monopolistik terdapat banyak produsen yang memproduksi barang sejenis, tetapi produknya memiliki karakteristik yang beraneka ragam. Misalnya berbeda dari segi segi kualitas, fungsi, bentuk hingga ukuran.

Untuk mengetahui lebih lengkap, simak penjelasan mengenai pengertian pasar monopolistik, ciri-ciri, serta kelebihan dan kekurangannya pada uraian di bawah ini.

Pengertian Pasar Monopolistik

Ilustrasi pengertian pasar monopolistk. Foto: Pexels

Pasar persaingan monopolistik dapat dikatakan sebagai pasar yang berada di antara dua jenis pasar yaitu pasar persaingan sempurna dan monopoli.

Mengutip dari buku Mengenal Macam-Macam Pasar (2022) karya Oktavia Rokhimaturrizki, pasar monopolistik adalah suatu pasar yang terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang dengan berbeda corak.

Contohnya produk shampoo yang membedakan dengan produk produsen lain adalah pada aroma, kemasan, warna, dan kegunaan shampoo. Misalnya berfungsi sebagai antiketombe, rambut rontok, dan sebagainya.

Penjual maupun pembeli mempunyai kemampuan untuk menetapkan suatu produk, karena barang yang dihasilkan berbeda karakteristik. Maka, produsen menciptakan produk sesuai dengan yang diinginkan pasar.

Dengan adanya diferensiasi produk, pembeli dapat memiliki keleluasaan dalam memilih produk yang disukai. Namun, pada umumnya pembeli cenderung tidak mudah pindah ke produk lain, meski ada produk baru yang muncul di pasar.

Baca Juga: Pasar Oligopoli: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya

Ciri-ciri Pasar Monopolistik

Ilustrasi pasar monopolistk. Foto: Pexels

Berikut ini adalah ciri-ciri pasar persaingan monopolistik:

1. Terdapat banyak penjual/produsen

Dalam pasar monopolistik terdapat banyak perusahaan atau industri namun tidak sebanyak dalam pasar persaingan sempurna.

2. Barang yang dijual berbeda corak

Setiap perusahan menghasilkan barang atau jasa sejenis, namun antara perusahan satu dengan yang lain dapat membedakannnya dari segi ukuran, kemasan, dan sisi keistimewaan produk yang lain. Berbeda dengan pasar persaingan sempurna yang hanya memiliki satu produk saja.

Mengutip dari buku Edisi Belajar Teori Ekonomi (Pendekatan Mikro) Berbasis Karakter karya Jun Surjanti, karena perbedaan corak ini barang yang dijual tidak bersifat pengganti sempurna (perfect subtitude), tetapi sebagai barang pengganti dekat (close subtitude).

3. Perusahaan atau industri memiliki kekuasaan kecil untuk mempengaruhi harga

Perusahaan dapat mempengaruhi suatu harga, akan tetapi hanya mendapat mendapatkan sedikit kekuasaan dalam mempengaruhi harga suatu barang produksi. Hal ini disebabkan oleh barang yang dihasilkan bersifat berbeda corak.

4. Persaingan promosi penjualan yang aktif

Untuk mempengaruhi pilihan pembeli maka perusahaan melakukan promosi atau persaingan bukan melalui harga. Dalam promosinya biasanya perusahaan lebih menekankan pada kualitas produk dan kemasan yang menarik.

5. Hambatan untuk masuk industri/pasar relatif rendah

Perusahaan baru yang akan masuk pasar ini menghadapi hambatan yang relatif rendah dibanding ketika masuk dalam pasar monopoli ataupun oligopoli.

Kelebihan dan Kekurangannya Pasar Monopolistik

Ilustrasi pasar monopolistk. Foto: Pexels

Pasar monopolistik memiliki kelebihan dan kekurangan. Mengutip dari buku Pengantar Ilmu Ekonomi (2022) karya Lira Zohara, berikut kelebihan dari pasar monopolistik:

  • Perusahaan bebas keluar masuk dalam pasar.

  • Terdapat banyak perusahaan sehingga pembeli mudah untuk memilih barang seusai keperluannya.

  • Terdapat beberapa produk yang berbeda di pasar sehingga pembeli akan lebih selektif dalam membeli produk.

  • Pasar monopolistik berisi barang untuk keperluan hidup sehari-hari.

Namun pasar monopolistik memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

  • Tingkat persaingan terbilang cukup tinggi.

  • Perlu adanya inovasi baru dari perusahaan agar bisa bertahan pada pasar ini.

  • Karena skala ekonomi yang tinggi membuat perusahaan-perusahaan di pasar monopolistik membutuhkan modal yang cukup tinggi.

(SA)