Pengertian Piutang Dagang, Ciri-ciri, dan Metode Pencatatannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Piutang dagang adalah salah satu dari beberapa jenis kelompok piutang yang terdapat dalam perusahaan. Dalam hal ini, piutang dagang dapat dimaknai sebagai jumlah tagihan yang belum dibayar oleh pelanggan atas barang atau jasa yang dikirim.
Mengutip buku Audit Laporan Keuangan Usaha Kecil dan Menengah oleh Supriyati, piutang dagang dikelompokkan sebagai unsur dari aktiva lancar dalam laporan keuangan. Unsur ini timbul akibat adanya penjualan barang, jasa, atau pemberian kredit terhadap debitur.
Piutang dagang dalam bahasa Inggris sering disebut AR (Account Recivable), yang mana dapat ditagih dalam jangka waktu tertentu. Untuk lebih mengenal piutang dagang, simak uraian artikel di bawah ini hingga tuntas.
Ciri-ciri Piutang Dagang
Menurut buku Akuntansi Keuangan untuk SMK Kelas XI karangan Sumiyati, S.Pd, dkk, sebuah transaksi dapat masuk ke dalam kategori piutang dagang apabila memiliki ciri-ciri berikut ini.
1. Memiliki Nilai Jatuh Tempo
Nilai jatuh tempo adalah penjumlahan dari nilai transaksi utama, lalu ditambah dengan nilai bunga yang dibebankan untuk dibayarkan pada tanggal jatuh tempo.
Oleh sebab itu, pembeli tidak hanya membayar sejumlah barang yang ia beli, tetapi juga bunganya, karena ia meminta waktu untuk membayar barang tersebut dengan tempo tertentu.
2. Memiliki Tanggal Jatuh Tempo
Tanggal jatuh tempo dapat diketahui dari lamanya atau umur piutang. Umumnya, penjual menggunakan dua jenis pengukuran umur, yaitu bulan dan hari.
Jika berumur bulanan, maka tanggal jatuh temponya sama dengan tanggal pembeli melakukan transaksi, hanya saja berbeda bulan. Apabila berumur harian, wajib dilakukan perhitungan untuk menentukan kapan tanggal jatuh temponya secara pasti.
3. Terdapat Bunga yang Berlaku
Piutang dapat terjadi karena pembeli memutuskan melakukan transaksi secara kredit dan hal ini menimbulkan bunga. Bunga dibayar sebagai bentuk konsekuensi pembeli yang meminta waktu pembayaran tertentu, serta sebagai keuntungan atau kompensasi bagi penjual atas periode waktu pelunasan kredit tersebut.
Baca juga: Siapa Pihak-pihak yang Terlibat dalam Usaha Anjak Piutang? Ini Jawabannya
Metode Pencatatan Piutang Dagang
Supriyati menerangkan dalam buku Audit Laporan Keuangan Usaha Kecil dan Menengah, metode pencatatan piutang dagang yang umum digunakan oleh perusahaan, di antaranya:
1. Metode Penyisihan/Metode Penghapusan Tidak Langsung (Allowance Method)
Metode ini merupakan pendekatan laporan posisi keuangan, di mana perusahaan menentukan jumlah piutang tak tertagih berdasarkan taksiran atau estimasi. Metode yang digunakan untuk menaksirkan jumlah piutang yang tak tertagih adalah:
Berdasarkan Persentase Penjualan: Jumlah piutang tak tertagih dihitung berdasarkan persentase (%) dari penjualan kredit bersih.
Berdasarkan Analisis Umur Piutang (Aging Schedule): Setiap piutang dagang dianalisis dan dikelompokkan menurut lamanya piutang tersebut beredar. Semakin lama suatu piutang dagang beredar, maka semakin kecil kemungkinannya akan tertagih. Besarnya piutang tak tertagih dihitung berdasarkan persentase (%) dikalikan jumlah piutang dagang setiap kelompok umur.
2. Metode Penghapusan Langsung (Direct Write-Off Method)
Metode ini merupakan pendekatan laba rugi, di mana pencatatan piutang tak tertagih hanya akan dilakukan apabila piutang dagang dari debitur sudah dapat dipastikan tidak akan tertagih lagi. Metode ini digunakan apabila:
Perusahaan kesulitan dalam menaksir jumlah piutang tak tertagih secara wajar.
Sebagian besar penjualan dilakukan dengan tunai.
Jumlah piutang merupakan bagian yang relatif kecil dalam aset lancar.
Jumlah pelanggan sedikit dan berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya tidak ada piutang yang tak tertagih.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Piutang dagang termasuk akun apa?

Piutang dagang termasuk akun apa?
Piutang dagang dikelompokkan sebagai unsur (akun) dari aktiva lancar dalam laporan keuangan.
Apa penyebab munculnya piutang dagang?

Apa penyebab munculnya piutang dagang?
Piutang dagang timbul akibat adanya penjualan barang, jasa, atau pemberian kredit terhadap debitur.
Apa istilah piutang dagang dalam bahasa Inggris?

Apa istilah piutang dagang dalam bahasa Inggris?
Piutang dagang dalam bahasa Inggris sering disebut AR (Account Recivable).
