Perbedaan Analisis Fundamental dan Teknikal dalam Saham

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai investor, keuntungan akan menjadi tujuan utama yang ingin diraih. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk mengenali saham yang akan dibeli dengan melakukan berbagai analisis seperti analisis fundamental dan teknikal.
Namun, apakah perbedaan analisisi fundamental dan teknikal? Meski sama-sama membantu investor dalam membuat keputuan yang tepat, keduanya memiliki fokus yang berbeda. Dengan begitu, investor dapat menentukan pendekatan yang sesuai dengan tujuan investasi.
Perbedaan Analisis Fundamental dan Teknikal
Analisis fundamental adalah analisis yang didasarkan pada kondisi suatu perusahaan, kondisi ekonomi, dan industri terkait. Metode ini umumnya menggunakan indikator-indikator perusahaan yang tertera pada laporan keuangan perusahaan.
Sementara itu yang dimaksud dengan analisis teknikal, yaitu analisis yang berdasarkan pada data-data mengenai harga historis yang terjadi pada pasar saham.
Mengutip buku Cara Mudah Analisis Fundamental Saham karya Indra Mahardika Putra, berikut perbedaan antara analisis fundamental dan teknikal.
1. Tujuan Analisis
Analisis fundamental saham digunakan untuk membantu investor untuk memprediksi tren jangka panjang, sehingga memungkinkan investor menentukan perusahaan yang baik untuk diinvestasikan.
Selain itu, dengan analisis fundamental investor juga akan terbantu dalam membedakan saham yang baik dan buruk dan mereka tidak akan khawatir ketika harga saham turun.
Sementara itu, analisis teknikal saham biasanya bertujuan untuk membantu para investor mendeteksi perubahan harga jangka pendek dan menentukan saham pilihan yang berpotensi menghasilkan uang dengan cepat. Analisis ini juga membantu investor mengetahui kapan harus menjual atau membeli saham di waktu yang tepat.
2. Fokus Analisis
Analisis fundamental saham dilakukan berdasarkan kondisi makro, sektor industri, dan fundamental perusahaan. Hasilnya disajikan dalam bentuk analisis penelitian atau analisis opini atas informasi yang komprehensif.
Sementara itu, analisis teknikal saham berfokus pada riwayat data harga yang terjadi di pasar saham. Data analisis dibaca atau dilihat dengan grafik.
Baca Juga: 7 Risiko Investasi Saham yang Perlu Investor Pahami
3. Data yang Dibutuhkan
Perbedaan selanjutnya terletak pada data yang dibutuhkan dalam analisis. Investor perlu membutuhkan berbagai data seperti kondisi dan pertumbuhan ekonomi, perkembangan industri dan data umum perusahaan untuk melakukan analisis fundamental saham.
Berbeda dengan analisis teknikal saham, data yang dibutuhkan berupa harga saham, volume transaksi, pergerakan indeks saham, dan indikator teknis lainnya.
4. Jangka Waktu
Analisis fundamental saham cocok digunakan untuk investasi jangka panjang, sedangkan analisis teknikal saham lebih cocok diperuntukkan bagi investasi jangka pendek.
(SA)
