Perbedaan Barang dan Jasa dalam Perekonomian

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Barang dan jasa bermanfaat dalam perekonomian karena keduanya merupakan inti dari kegiatan ekonomi, baik itu dalam perdagangan, produksi, maupun konsumsi.
Meski begitu, barang dan jasa bukanlah suatu hal yang sama. Perbedaan barang dan jasa sendiri dapat dilihat dari berbagai aspek. Apa sajakah itu?
Simak terus uraian ini untuk memahami perbedaan barang dan jasa dalam perekonomian secara rinci, mulai dari pengertian hingga karakteristiknya.
Apa Itu Barang?
Eddy Herjanto menerangkan dalam buku Manajemen Operasional, barang adalah produk fisik yang dapat dilihat, disentuh, dan dimiliki oleh konsumen. Barang memiliki wujud nyata, sehingga bisa diraba dan disimpan.
Barang juga bisa diproduksi secara massal dan diinventarisasi. Karena sifatnya yang nyata, barang memiliki durasi tertentu, sehingga konsumen dapat menggunakannya secara berulang hingga barang tersebut habis masa pakainya atau kualitasnya menurun.
Beberapa contoh barang yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari meliputi:
Produk Konsumsi: Makanan, minuman, pakaian, sepatu, dan barang elektronik seperti televisi atau ponsel.
Barang Tahan Lama: Barang-barang yang bisa bertahan lebih lama seperti mobil, perabot rumah tangga, dan alat-alat elektronik.
Barang Tidak Tahan Lama: Barang-barang yang umumnya habis setelah sekali penggunaan, seperti makanan dan minuman.
Baca Juga: Perbedaan Pemasaran dan Penjualan dalam Dunia Bisnis
Apa Itu Jasa?
Merujuk buku Manajemen Jasa karangan Hilwa Anggraini, jasa adalah aktivitas atau tindakan yang diberikan oleh satu pihak ke pihak lain.
Tak seperti barang, jasa tidak memiliki bentuk fisik, sehingga tidak dapat disimpan atau dimiliki. Jasa bersifat tidak berwujud dan umumnya terjadi ketika terjadi interaksi langsung antara penyedia jasa dan penerima jasa.
Layanan jasa juga tidak bisa dipisahkan dari penyedia jasa itu sendiri, karena konsumen harus menerima layanan pada waktu dan tempat tertentu. Beberapa contoh jasa yang umum di masyarakat meliputi:
Jasa Pendidikan: Pengajaran oleh guru, kursus daring, dan pelatihan profesional.
Jasa Kesehatan: Layanan dokter, perawat, dan ahli medis lainnya.
Jasa Transportasi: Layanan taksi, ojek daring, bus, dan kereta api.
Jasa Reparasi: Jasa perbaikan elektronik, mobil, dan jasa servis lainnya.
Perbedaan Barang dan Jasa
Dalam buku Dasar-dasar Pengindraan Jauh dan Aplikasinya pada Bidang Pertanian karyaArif Faisol, dijelaskan bahwa perbedaan barang dan jasa juga dapat dilihat dari beberapa karakteristik berikut:
1. Jenis
Barang ialah jenis produk atau komoditas yang siap dibeli konsumen dengan harga tertentu, sedangkan jasa adalah fasilitas berupa layanan yang disediakan oleh pihak lain.
2. Wujud
Barang adalah sesuatu yang tangible atau berwujud sehingga dapat dilihat dan disentuh. Sementara itu, jasa sebagai produk yang tidak berwujud (intangible).
3. Kepemilikan
Ketika seseorang melakukan transaksi dengan membeli barang dengan harga tertentu, maka kepemilikan barang akan berpindah tangan dari penjual ke pembeli. Sebaliknya, pada produk jasa kepemilikan tidak dapat dipindahtangankan.
4. Proses Evaluasi
Sulit untuk melakukan evaluasi terhadap jasa atau layanan karena setiap penyedia layanan memiliki pendekatan yang berbeda dalam melaksanakan layanan sehingga sulit untuk menilai layanan mana yang lebih baik. Sedangkan evaluasi terhadap barang relatif lebih mudah untuk dilakukan.
5. Pengembalian
Jika tidak sesuai dengan keinginan, suatu barang dapat dikembalikan ataupun ditukar. Namun ini berbeda dengan jasa yang tidak mungkin untuk dikembalikan apabila telah disediakan.
6. Penyimpanan
Barang bisa disimpan untuk digunakan di masa mendatang, tetapi jasa tidak dapat disimpan sebagai persediaan karena sifatnya sangat terikat pada waktu.
7. Tahap Produksi
Produk barang melalui rangkaian tahap produksi terlebih dahulu untuk kemudian diperdagangkan dan akhirnya dikonsumsi. Sementara jasa hanya bisa diproduksi dan dikonsumsi pada saat yang bersamaan.
8. Penyediaan
Setelah menjadi produk jadi, barang dapat dipisahkan dengan alat produksinya, sedangkan jasa tidak dapat terpisahkan dari penyedianya.
(NDA)
