Perbedaan BI FAST dan Realtime Online dalam Dunia Perbankan

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Transaksi perbankan terbagi menjadi beberapa jenis, salah satu yang dapat dimanfaatkan nasabah adalah kirim uang atau transfer antarbank.
Jenis transaksi ini pun sekarang sudah bisa dilakukan tanpa pengirim perlu datang ke bank atau ATM. Caranya dengan memanfaatkan mobile atau internet banking.
Untuk melakukan transfer antarbank dengan mobile atau internet banking, pihak bank juga menyediakan beberapa jenis layanan yang bisa dipilih nasabah sesuai kebutuhan.
Dua layanan yang paling umum digunakan adalah BI FAST dan Realtime Online. Lalu, apa perbedaan BI FAST dan Realtime Online? Simak penjelasan selengkapnya dalam uraian berikut ini.
Layanan BI FAST
Layanan BI FAST diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI) pada 2021. Layanan ini dapat memfasilitasi nasabah untuk melakukan transaksi perbankan secara online, realtime, aman, dan efisien.
BI FAST menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan transfer dana yang lebih efisien, cepat, dan tersedia setiap saat. Layanan ini juga dapat memperkuat ketahanan Sistem Pembayaran Ritel Nasional dengan menyediakan alternatif terhadap sistem pembayaran nasional yang ada.
Layanan BI FAST memiliki kelebihan yang disebut sebagai value proposition. Dikutip dari laman Bank Indonesia, berikut beberapa kelebihannya yang bisa disimak:
Real time 24/7 di level bank dan nasabah, tersedia setiap saat.
Lengkap (melayani berbagai instrumen dan kanal pembayaran).
Aman (dilengkapi fitur fraud detection dalam AML/CFT).
Efisien (penggunaan proxy adress sebagai alternatif nomor rekening).
Minimal nominal transaksi untuk setiap layanan BI FAST adalah Rp10.000. Sementara biaya layanannya cukup murah, yakni Rp2.500 per transaksi.
Baca Juga: Perbedaan Musyarakah dan Mudharabah sebagai Akad Perbankan Syariah
Layanan Realtime Online
Realtime Online (RTO) merupakan layanan yang dapat digunakan oleh nasabah setiap saat (24/7) dengaan biaya layanan sebesar Rp6.500 per transaksi.
Realtime Online bisa digunakan melalui e-channel seperti ATM, mobile banking, dan internet banking. Tak hanya transfer antar-bank, layanan ini juga bisa digunakan untuk mengirim dana ke rekening pribadi dan membayar tagihan niaga elektronik (e-commerce).
Proses transfernya cepat karena bisa diterima saat itu juga. Setelah melakukan transaksi, nasabah akan menerima bukti transfer digital yang menampilkan nominal uang yang dikirimkan.
Perbedaan BI FAST dan Realtime Online
Setelah memahami pengertiannya, berikut perbedaan BI FAST dan Realtime Online selengkapnya untuk Anda:
1. Biaya transaksi
BI FAST dan Realtime Online memiliki biaya transaksi yang berbeda. Saat melakukan transfer antarbank, BI FAST akan memotong saldo sebesar Rp2.500 per transaksi, sedangkan Realtime Online Rp6.500 per transaksi.
2. Nominal transaksi
Nominal minimum uang yang ditransfer menggunakan layanan BI FAST dan Realtime Online adalah Rp10.000. Namun, nominal maksimumnya berbeda-beda.
Layanan Realtime Online hanya melayani Rp25 juta per transaksi, sedangkan BI FAST bisa melayani hingga nominal Rp250 juta. Namun, batas nominal ini akan disesuaikan dengan bank masing-masing.
3. Fitur
Layanan BI FAST dilengkapi fitur proxy address, sehingga bisa melayani transaksi nasabah tanpa memerlukan nomor rekening. Nasabah bisa menggunakan nomor HP atau alamat email sebagai alternatifnya.
Sementara Realtime Online tidak didukung dengan fitur tersebut. Dengan begitu, nasabah harus memiliki daftar nomor rekening bank yang ingin dituju.
(NDA)
