Perbedaan Biaya Eksplisit dan Implisit beserta Contohnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan utama antara biaya eksplisit dan implisit, yakni biaya implisit yang merupakan biaya peluang dan biaya eksplisit yang merupakan biaya yang dibayarkan.
Untuk mengetahui perbedaan biaya eksplisit dan implisit lebih rinci, simak pembahasan lengkap beserta contohnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Perbedaan Biaya Eksplisit dan Implisit
Mengutip investopedia.com, biaya implisit secara teknis tak terjadi dan tak dapat diukur secara akurat untuk tujuan akuntansi. Tak ada pertukaran uang tunai dalam realisasi biaya implisit.
Adapun biaya eksplisit mewakili setiap biaya yang terlibat dalam pembayaran uang tunai atau sumber daya berwujud lainnya oleh perusahaan. Biaya ini dicatat dalam laporan keuangan perusahaan.
Sederhananya, perbedaan utama antara kedua jenis biaya ini adalah biaya implisit merupakan biaya peluang, sedangkan biaya eksplisit adalah biaya yang dibayarkan dengan aset berwujud perusahaan.
Hal tersebut membuat biaya implisit identik dengan biaya yang diperhitungkan, sedangkan biaya eksplisit dianggap sebagai biaya yang dikeluarkan sendiri.
Biaya implisit lebih sulit diukur daripada biaya eksplisit, sehingga lebih subjektif. Agar lebih memahami perbedaan kedua biaya ini, simak contoh dari biaya eksplisit dan biaya implisit di bawah ini.
Contoh Biaya Eksplisit dan Biaya Implisit
Merujuk corporatefinanceinstitute.com, biaya eksplisit perusahaan mencakup semua pembayaran moneter yang dilakukan perusahaan, yakni semua arus kas keluar. Biaya bisnis eksplisit secara umum termasuk berikut ini:
Gaji, upah, bonus, komisi, dan segala bentuk kompensasi lainnya yang diberikan ke karyawan perusahaan.
Biaya tunjangan yang diberikan ke karyawan, seperti asuransi dan dana pensiun.
Biaya material yang mengacu pada bahan material apa pun yang harus dibeli perusahaan untuk menghasilkan produk dan/atau layanan yang dijualnya.
Biaya pemasaran dan iklan.
Pembayaran sewa atau cicilan atas fasilitas perusahaan.
Utilitas, seperti listrik dan layanan Internet.
Biaya pembelian atau penyewaan dan pemeliharaan peralatan yang dibutuhkan perusahaan untuk beroperasi, seperti mesin produksi atau kendaraan.
Pajak, asuransi, biaya hukum, dan lainnya.
Penyusutan (meski penyusutan tak melibatkan pembayaran uang, penyusutan memiliki nilai yang dapat diidentifikasi dan dapat diukur).
Sementara itu, biaya implisit bersifat non-moneter karena tidak ada pembayaran aktual yang dilakukan bisnis untuk penggunaan sumber daya yang ada.
Berikut daftar biaya dalam kategori implisit yang dikutip dari wallstreetmojo.com:
Pendapatan tahunan yang diharapkan dari saham atas penjualan bisnis.
Waktu yang dihabiskan untuk menjalankan fungsi bisnis.
Pewawancara meluangkan waktu untuk melakukan wawancara.
(MQ)
Frequently Asked Question Section
Apa itu biaya material?

Apa itu biaya material?
Biaya membeli bahan material untuk menghasilkan produk dan/atau layanan yang dijual perusahaan.
Apa contoh utilitas perusahaan?

Apa contoh utilitas perusahaan?
Contoh ulitiltas adalah listrik dan layanan Internet.
Apa contoh tunjangan yang diberikan perusahaan?

Apa contoh tunjangan yang diberikan perusahaan?
Contoh tunjangan yang diberikan perusahaan ke karyawannya adalah asuransi dan dana pensiun.
