Bisnis
·
26 Juli 2021 21:18
·
waktu baca 1 menit

Perbedaan Debit dan Kredit serta Penjelasannya

Konten ini diproduksi oleh Berita Bisnis
Perbedaan Debit dan Kredit serta Penjelasannya (252742)
searchPerbesar
Ilustrasi kartu debit dan kredit. Foto: Shutterstock
Perbedaan debit dan kredit bisa dilihat dari beberapa hal. Debit dan kredit merupakan istilah yang umum dalam dunia akuntansi dan keuangan. Namun, terkadang orang-orang belum memahami dan mengetahui apa perbedaan antara keduanya.
ADVERTISEMENT
Perbedaan mencolok dari kartu debit dan kredit, yaitu debit diartikan sebagai pertambahan uang, sementara kredit diartikan sebagai pengeluaran uang dalam proses transaksi.
Namun, dalam istilah perbankan, kredit lebih dikenal dengan penyediaan uang atas kesepakatan pinjam antara pihak bank dan nasabahnya. Pihak bank akan memberikan jangka waktu pada nasabah untuk melunasi atau mencicil pinjaman mereka.
Secara keseluruhan, perbedaan debit dan kredit tidak dapat diartikan sebagai pertambahan atau berkurangnya tabungan. Untuk kepentingan laporan keuangan, perbedaan debit dan kredit tidak sesederhana itu.

Pengertian Debit

Kata debit berasal dari kata “debere“ dari bahasa latin yang berarti pencatatan akuntansi, yaitu ketika aset serta biaya mengalami peningkatan. Debit biasanya akan berada pada sisi sebelah kiri dan penambahan aset bisa berupa penambahan uang, peralatan, perlengkapan, hingga aset tidak berwujud seperti sewa dan piutang.
Perbedaan Debit dan Kredit serta Penjelasannya (252743)
searchPerbesar
Ilustrasi teller sebuah bank sedang menghitung uang. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Pengertian Kredit

Istilah kredit adalah pencatatan akuntansi untuk akun hutang dan ekuitas yang mengalami peningkatan. Kredit biasanya terletak pada sisi kanan dengan nama latin “credere”. Jika aset atau beban ada pada posisi kredit, artinya ada pengurangan dalam akun tersebut. Sebaliknya jika akun hutang, akumulasi dan ekuitas ada dalam posisi debit artinya akun ini mengalami peningkatan nilai akun tersebut.
ADVERTISEMENT

Perbedaan Debit dan Kredit

Dalam setiap pembuatan transaksi akuntansi, setidaknya kedua akun ini akan selalu terpengaruh. Akun yang dimaksud adalah kolom debit dan kolom kredit. Transaksi tersebut akan dicatat dalam satu akun debit dan satu akun kredit. Tidak ada batasan banyaknya akun yang dicatat dalam setiap transaksi, namun minimal tidak kurang dari dua akun.
Total transaksi yang dicatat dalam debit dan kredit untuk setiap transaksi haruslah sama antara satu dan lainnya, sehingga transaksi dapat dikatakan balance atau seimbang. Jika sebuah transaksi tidak seimbang, maka akan berpengaruh pada laporan keuangan.
Berikut ini adalah rincian mengenai perbedaan debit dan kredit.
  • Debit mengacu pada sisi kiri akun buku besar, sementara kredit berada pada sisi kanan akun buku besar. Dalam rekening penerima akan tercatat dalam akun debit, sementara pemberi dalam akun kredit.
  • Seluruh transaksi keuangan yang masuk maka artinya masuk dalam akun debit pada neraca. Sementara transaksi apapun yang keluar maka dicatat dalam akun kredit.
  • Dalam laporan laba rugi seluruh pengeluaran dan kerugian dicatat dalam debit, sementara untuk pendapatan ditulis dalam kredit.
  • Peningkatan debit disebabkan oleh kenaikan cash, inventaris, mesin, perlengkapan, tanah, bangunan, dan asuransi. Peningkatan kredit disebabkan oleh kenaikan dana pemegang saham, biaya, laba ditahan, utang, dan lain-lain.
ADVERTISEMENT
(AMP)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020