Konten dari Pengguna

Perbedaan Freelance dan Part Time beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan freelance dan part time. Foto : Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan freelance dan part time. Foto : Pexels

Mengetahui perbedaan freelance dan part time adalah langkah awal yang perlu dilakukan untuk menentukan apa pekerjaan yang tepat sesuai kebutuhan.

Umumnya freelance dan part time memiliki kriteria hingga kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini termasuk mengenai waktu dan jam kerja hingga upah yang diterima. Untuk membantu memahami keduanya, berikut penjelasan selengkapnya.

Perbedaan Freelance dan Part Time

Ilustrasi perbedaan freelance dan part time. Foto : Pexels

1. Freelance

Dikutip dari Skill Roads, pekerjaan lepas atau freelance merupakan salah satu cara bagi orang yang ingin menghasilkan uang tanpa terikat perjanjian kerja di suatu perusahan.

Singkatnya, freelance adalah pekerjaan berbasis proyek dan pekerjaan ini berakhir ketika proyek selesai.

Pekerjaan ini dinilai cocok bagi pekerja yang lebih menyukai bekerja sendiri, merasa mampu menarik klien baru, atau telah mengembangkan jaringan profesional sendiri.

Adapun beberapa keunggulan freelance adalah sebagai berikut:

  • Dapat bekerja dari mana pun dengan jam kerja yang dapat ditentukan sendiri

  • Memiliki kebebasan untuk memilih proyek sesuai tujuan karier

  • Dapat berkomunikasi langsung dengan klien sehingga dapat mendiskusikan semua masalah tanpa melibatkan pihak ketiga

Meski demikian, terdapat kekurangan dari freelance, misalnya, pendapatan yang tak teratur. Karena itu seorang freelancer harus dapat meluangkan waktu dan tenaga untuk mencari klien serta memiliki manajemen keuangan yang baik.

Baca Juga: Apa Surat Lamaran Pekerjaan Harus Bersifat Formal? Ini Penjelasannya

2. Part Time

Sering kali orang menganggap pekerjaan paruh waktu dengan pekerjaan lepas adalah hal yang sama. Namun sebenarnya terdapat perbedaan yang mendasar.

Di sejumlah perusahaan, pekerja paruh waktu masih dianggap sebagai bagian dari tempat bekerja tersebut dan dipertimbangkan untuk mendapatkan tunjangan karyawan.

Jam kerja untuk pekerja paruh waktu atau part time sekitar 30 jam per minggu atau 3 hingga 4 jam setiap harinya. Umumnya mereka terlibat dalam banyak alur kerja, tak seperti pekerja lepas yang mengerjakan proyek tertentu. Selain itu, pekerjaan paruh waktu dapat berupa kerja shift atau sesuai jadwal di sendiri.

Pekerjaan ini dapat dimanfaatkan mahasiswa yang ingin mendapatkan penghasilan di tengah-tengah waktu studi di perkuliahan.

Terdapat kelebihan pekerjaan paruh waktu atau part time, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Jadwal kerja yang fleksibel karena jam kerja paruh waktu tak selalu tetap karena akan tergantung jenis pekerjaan yang dilakukan.

  • Lebih banyak waktu luang untuk mengejar proyek dan aktivitas lain.

  • Membuka pintu peluang kerja baru untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Terlepas dari kelebihan tersebut, part time juga memiliki kekurangan seperti pekerja paruh waktu memiliki banyak tanggung jawab dalam jangka waktu singkat, gaji rendah, dan tunjangan yang lebih sedikit dibanding karyawan penuh waktu.

(SA)