Konten dari Pengguna

Perbedaan Pengiriman Kargo dan Reguler dalam Dunia Logistik

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi logistik. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi logistik. Foto: Pexels

Dalam dunia logistik, pengiriman barang membantu pelanggan menerima pesanan maupun memenuhi kebutuhan pelanggan. Dua jenis layanan yang umum digunakan adalah pengiriman kargo dan pengiriman reguler.

Meski sama-sama bertujuan mengirim barang, keduanya memiliki perbedaan signifikan. Artikel ini akan membahas perbedaan pengiriman kargo dan reguler, sehingga pelanggan bisa memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan.

Apa Itu Pengiriman Kargo?

Ilustrasi logistik. Foto: Pexels

Pengiriman kargo digunakan untuk mengirimkan barang dengan ukuran dan jumlah besar. Pada jenis pengiriman ini, penyedia jasa kirim akan memanfaatkan moda transportasi besar seperti kontainer, kapal, dan pesawat terbang untuk mengirim barangnya.

Pengiriman kargo umumnya memerlukan waktu yang lebih lama. Namun, biaya yang diperlukan cenderung lebih murah dibanding pengiriman reguler.

Mengutip buku Manajemen Operasional Bandar Udara karya Arista Atmadjati, ada dua jenis pengiriman kargo yang biasa digunakan, yaitu general cargo dan special cargo, berikut penjelasannya.

  • General cargo: Diperuntukkan bagi barang-barang kiriman biasa, sehingga tidak memerlukan penanganan khusus.

  • Special cargo: Diperuntukkan bagi barang-barang yang memerlukan penanganan khusus. Contohnya, AVI, DG, HUM, PER, PES, PEM, HEA, dan lain-lain.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Ekspedisi Kargo dan Reguler

Apa Itu Pengiriman Reguler?

Ilustrasi logistik. Foto: Pexels

Pengiriman reguler adalah layanan pengiriman barang dalam jumlah kecil atau sedang, biasanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Layanan ini umumnya melayani pengiriman dokumen, paket kecil, atau barang ringan.

Jenis barang yang bisa dikirim dengan metode pengiriman reguler harus berukuran kecil sampai sedang. Beratnya maksimal mencapai 10 hingga 20 kilogram saja.

Pengiriman reguler dapat dilakukan dengan berbagai moda transportasi, seperti truk, mobil, ataupun sepeda motor. Biayanya cenderung lebih tinggi dibanding kargo, tapi paket bisa sampai dalam waktu yang lebih cepat.

Perbedaan Pengiriman Kargo dan Reguler

Ilustrasi logistik. Foto: Pexels

Berdasarkan penjelasan di atas, perbedaan pengiriman kargo dan reguler, di antaranya sebagai berikut:

1. Volume dan Berat Barang

  • Kargo: Cocok untuk barang berukuran besar atau berat, seperti peralatan industri, bahan mentah, atau furnitur.

  • Reguler: Dirancang untuk barang kecil atau ringan, seperti pakaian, gawai, atau dokumen.

2. Biaya Pengiriman

  • Kargo: Biaya dihitung berdasarkan berat total (tonase) atau volume (kubikasi). Biasanya lebih murah per unit berat untuk pengiriman skala besar.

  • Reguler: Biaya dihitung per kilogram dengan tarif yang cenderung lebih tinggi dibanding kargo untuk pengiriman barang berat.

3. Waktu Pengiriman

  • Kargo: Waktu pengiriman lebih fleksibel dan cenderung lebih lama, tergantung pada moda transportasi yang digunakan.

  • Reguler: Memiliki waktu pengiriman yang lebih cepat, terutama jika menggunakan layanan ekspres.

4. Jenis Barang yang Dikirim

  • Kargo: Melayani barang besar seperti mesin, alat berat, kendaraan, atau bahan konstruksi.

  • Reguler: Cocok untuk barang kecil seperti pakaian, produk kosmetik, atau makanan ringan.

5. Moda Transportasi

  • Kargo: Menggunakan truk besar, kapal kargo, atau pesawat khusus.

  • Reguler: Menggunakan kendaraan lebih kecil seperti motor, mobil box, atau pesawat penumpang.

6. Pengemasan

  • Kargo: Biasanya memerlukan pengemasan yang lebih kuat, seperti palet atau peti kayu, untuk melindungi barang selama pengangkutan.

  • Reguler: Pengemasan lebih sederhana, seperti menggunakan kardus atau plastik.

(NDA)