Perbedaan PPPK Umum dan PPPK Khusus berdasarkan Kriterianya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan PPPK Umum dan PPPK Khusus perlu dipahami CASN yang ingin mengikuti rekrutmen ASN 2023 pada 20 September 2023.
PPPK sendiri adalah individu yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan. PPPK pada rekrutmen ASN ini mencakup PPPK Teknis dan Tenaga Kesehatan.
Untuk mengetahui perbedaan PPPK umum dan PPPK khusus lebih lanjut, simak informasi selengkapnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Perbedaan PPPK Umum dan PPPK Khusus
Mengutip sscasn.bkn.go.id, jenis formasi atau kebutuhan pada pengadaan PPPK Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan Tahun 2023 terbagi menjadi 2 (dua), yakni Khusus dan Umum.
Perbedaan PPPK Umum dan PPPK Khusus berada pada target pelamar yang dapat mengikuti rekrutmen ASN 2023. PPPK Umum merupakan pelamar baru, seperti lulusan SMA/SMK/Sederajat, DIII, S1, dan lainnya.
Sementara PPPK Khusus adalah kategori pelamar untuk Tenaga Honorer eks Kategori II (THK-II) dan Non-ASN. Untuk lebih jelasnya, berikut kriteria pelamar pada formasi atau kebutuhan khusus:
Eks Tenaga Honorer Kategori I (eks THK-II) yang terdata dalam database BKN dan melamar pada instansi pemerintah tempat bekerja saat mendaftar.
Tenaga kesehatan non-ASN yang melamar pada instansi pemerintah tempat bekerja saat mendaftar dan memiliki pengalaman kerja paling sedikit 2 (dua) tahun secara terus-menerus pada instansi yang dilamar.
Instansi Pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota (dalam satu Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK)).
Baca Jugaa: Pengumuman CPNS Kemenag 2023, Buka untuk PPPK dan CPNS
Kebijakan Rekrutmen ASN 2023
Merujuk laman menpan.go.id, terdapat sejumlah arah kebijakan rekrutmen ASN 2023 yang diterangkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, yakni sebagai berikut:
Rekrutmen ASN 2023 berfokus pada pelayanan dasar dengan guru dan tenaga kesehatan menjadi formasi yang paling banyak disediakan, yakni 80 persen formasi.
Memberikan kesempatan rekrutmen untuk talenta digital dan data scientist.
Mengurangi rekrutmen pada formasi yang akan terdampak oleh transformasi digital.
Adapun kebijakan lainnya, yakni sebanyak 80 persen rekrutmen ASN 2023 akan diprioritaskan untuk pelamar dari tenaga non-ASN dan 20 persen lainnya untuk umum.
Dengan kata lain, prioritas pelamar untuk kategori PPPK Khusus pada rekrutmen ASN 2023 lebih banyak dibanding pelamar untuk kategori PPPK Umum.
Rekrutmen ASN 2023 juga akan berfokus pada pelayanan dasar dengan guru dan tenaga kesehatan menjadi formasi yang paling banyak disediakan, yakni 80 persen dari total 572.496 formasi, baik untuk CPNS atau PPPK.
(MQ)
