Konten dari Pengguna

Remunerasi: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi remunerasi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi remunerasi. Foto: Pexels

Remunerasi menjadi hal yang jamak ditemukan dalam dunia kerja. Istilah ini memiliki makna sebagai kompensasi yang diterima karyawan atas segala kontribusi yang telah diberikan ke perusahaan tempat bekerja.

Pemberian remunerasi dilakukan apabila karyawan memiliki kinerja bagus dan melampaui target yang sudah ditetapkan. Hal ini penting karena karyawan berperan besar dalam menjalankan roda perusahaan.

Jika karyawan kecewa atau tidak puas, dampaknya bisa memengaruhi produktivitas perusahaan sehingga dapat menurunkan kualitas produk yang dihasilkan dan efek negatif lainnya.

Apa Itu Remunerasi?

Ilustrasi remunerasi. Foto: Pexels

Remunerasi adalah suatu imbalan kerja yang diberikan perusahaan ke tenaga kerja yang telah berjasa terhadap perusahaan dalam membantu mencapai tujuan.

Umumnya remunerasi dapat berupa gaji, bonus, tunjangan dan hal lainnya yang menajdi hak karyawan. Tingkatnya besarnya remunerasi pada setiap perusahaan dapat berbeda-beda.

Faktor yang memengaruhinya di antaranya kemampuan perusahaan, ketempilan tenaga kerja, peranan perusahaan, lamannya bekerja, risiko pekerjaan, gaya hidup, campur tangan dari pemerintah, dan permintaan dan penawaran tenaga kerja.

Remunerasi harus dijalankan sebagai mestinya sesuai dengan sistem kerja yang dipakai perusahaan. Imbalan kerja yang diterima tenaga kerja juga harus sesuai dengan kontribusi yang sudah diberikannya ke perusahaan.

Hal ini dapat digunakan untuk memotivasi karyawan agar mereka menjalankan tugasnya dengan efektif dan efisien dan mendorong karyawan untuk memberikan kinerja yang bagus.

Baca Juga: Gaji Terusan: Pengertian, Dasar Hukum, dan Ketentuan Pembayarannya

Tujuan Remunerasi

Ilustrasi remunerasi. Foto: Unsplash

Dalam buku Human Capital Management As Competitive Advantages in Health Care karya Stefanus Supriyanto, dkk, berikut tujuan dari pemberian remunerasi untuk tenaga kerja.

  • Mendorong terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

  • Untuk memelihara SDM yang produktif, supaya tidak berpindah ke perusahaan lain dan membentuk perilaku yang berorientasi pada layanan serta untuk mengurangi maupun mencegah tindakan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

  • Tercipta persaingan yang positif antara tenaga kerja pada suatu perusahaan.

  • Untuk menghasilkan pendapatan atau keuntungan yang sebesar-besarnya bagi suatu perusahaan dengan memanfaatkan modal seefektif dan seefesien mungkin.

  • Untuk menciptakan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja, sehingga akan berdampak pada peningkatan produktivitas dalam bekerja.

  • Untuk menciptakan tata kelola perusahaan yang baik dan juga bersih.

Contoh Remunerasi untuk Tenaga Kerja

Ilustrasi remunerasi. Foto: Unsplash

Remunerasi dapat berupa berbagai macam. Contoh imbalan kerja yang diterima karyawan antara lain.

  • Gaji: imbalan kerja berupa uang yang bersifat tetap setiap bulan.

  • Tunjangan tetap: imbalan kerja berupa uang yang bersifat tambahan.

  • Honorarium: pendapatan di luar gaji setiap bulan.

  • Insentif: imbalan kerja berupa uang yang bersifat tambahan pendapatan di luar gaji.

  • Bonus atas prestasi: imbalan kerja berupa uang yang bersifat tambahan pendapat di luar gaji, tunjangan tetap dan insentif, atas prestasi kerjanya.

  • Pesangon ataupun pensiun: imbalan kerja berupa uang ketika seseorang memasuki masa pensiun atau berakhirnya jabatan.

(SA)